Mental Maling Di Lembaga Peradilan Kita Masih Terus Ada

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 24 Juli 2023 - 01:03 WIB

40299 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Sabtu 22/7/23. –  Masih terus adanya mental “maling” (perilaku koruptif) di lembaga peradilan kita, pasti merusak seluruh sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara di negeri ini.

Jamaknya korupsi di pengadilan, termasuk yang terjadi baru-baru ini di Mahkamah Agung (MA) telah mengotori institusi peradilan kita. Perilaku koruptif di MA sangat-sangat memalukan diri kita sendiri. Malu kita. Yang “Agung” itu sudah hancur lebur tidak “agung” lagi, kehilangan kehormatan dan menjadi rendahan. Tampaknya sudah sulit merubah perilaku koruptif menjadi budaya anti korupsi di MA kita untuk menjaga ke-Agung-an institusi MA.

Oleh karena sulitnya merubah perilaku koruptif di institusi peradilan, setidaknya nama lembaganya perlu diganti. Menurut hemat saya, sudah urgen dilakukan perubahan nomenklatur/penamaan lembaga peradilan menjadi sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Pengadilan negeri menjadi Sidang Hukum Kota/Kabupaten.

– Pengadilan Tinggi menjadi Sidang Hukum Propinsi.

– Mahkamah Agung menjadi Sidang Hukum Nasional.

Selain itu, sebutan yang mulia kepada hakim, perlu diganti menjadi juri hukum. Kemudian narasi atas nama Tuhan Yang Maha Esa, dirubah menjadi atas nama penegakan hukum.

Sebab sangat menyedihkan, di lembaga pengadilan kita sering mengemuka atas nama Tuhan Yang Maha Esa serta melekat pula nama yang “Mulia” dan “Agung” tapi masih terdapat ada mental “maling” di dalamnya.

Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membersihkan “maling-maling” di MA. Sebab, MA itu ibarat “kepala ikan” dari keseluruhan lembaga peradilan kita.
Tidak boleh terus terjadi atau dipelihara proses pembusukan
“kepala ikan” tersebut oleh sistem a-budaya di MA.

Saya “memohon” dengan serius agar para pegawai dan atau karyawan dan atau pekerja yang bertugas di MA di semua lini yang masih bermental “maling” sebaiknya segeralah mengundurkan diri dari MA. Sebab, keberadaanmu di MA bisa atau telah merusak ke-Agung-an MA.

(Team)

Berita Terkait

Safari Ramadhan dan Diskusi Publik, DPP LIPPI Soroti Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran, Apresiasi Kinerja Menko Pangan
Ken I. Pramendra: PWI LS Siap Bersinergi dengan Polri Ciptakan Situasi Kondusif Saat Lebaran
PW GPA DKI Jakarta Minta KPF Profesional, Tolak Framing Terhadap TNI
Agus Flores: Sebelum Saya Surati Ke Kapolri, agar Kapolres Boyolali Di Copo, Segera Bersihkan Tambang Boyolali
PA-Malut Akan Kepung Mabes Polri dan Kemendagri, Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Asusila Bupati Halut
Strategi Kepala BGN Dadan Hindayana Beri Insentif per Hari untuk SPPG dinilai Sangat Tepat dan Efisien
Wujudkan Keamanan, Detasemen Perintis Jaga Kondusivitas Wilayah Jakarta Timur dengan Patroli Rutin
Situs Rajaberas 88 Diduga Jadi Sarang Judi Online Ilegal, Aparat Penegak Hukum Didesak Bongkar Jaringan Hingga ke Akar

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:17 WIB

Pantau Arus Mudik dari Udara, Wakapolri Pastikan 2.746 Pos Operasi Ketupat 2026 Siap Layani Pemudik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:52 WIB

Satlantas Polres Batu Bara koordinasi dengan Hutama Karya, siapkan langkah pencegahan kecelakaan di tol jelang mudik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:35 WIB

Jembatan jalan raya penghubung Pasuruan -malang sering terjadi kecelakaan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:21 WIB

BPJS Ketenagakerjaan kepada Tiga Keluarga Penerima Manfaat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:15 WIB

Jelang Idul Fitri Kapolres Probolinggo Cek Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:10 WIB

Polres Probolinggo Hadirkan Pangan Murah dan Layanan Publik: Samsat, SIM Keliling hingga Cek Kesehatan Gratis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:05 WIB

Sidang Pantukhir Cata PK TNI AD Gel I TA 2026 di Kodam XVIII/Kasuari, Seleksi Ketat Menuju Prajurit Sejati 

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:59 WIB

Berbagi Takjil Ramadhan: 3000 Porsi Dibagikan Santri Pon Pes An-Nurul Qodiri.   

Berita Terbaru