Prof. Dr. Sutan Nasomal Yakin Presiden RI Belum Tahu Bigbos Mafia BBM Karena Belum Dievaluasi Total

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 05:13 WIB

40105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Kasus kelangkaan BBM kiranya Presiden RI perintahkan yang bertanggungjawab dalam kasus ini agar menyidik menyikat habis pemain kotor Mafia yang masuk link permasalahan kelangkaan BBM yang terjadi saat ini. Yth pak Presiden RI turun tangan atuh biar rakyatmu semangkin sayang mengidolakan karena kepemimpinan Presiden RI selama ini sudah sedikit membantu seperti apa yang diinginkan dimaui Masyarakat Indonesia ” komentar Prof Dr Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional, Ekonom menanggapi materi pertanyaan para pemimpin Redaksi Media Cetak dan Onlen di kantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di Jakarta 10/10/2025 Via Telpon What Shaf

Prof Sutan Nasiomal Kelangkaan BBM Jenis Petramax Banyak Di Wilayah Jabar & Bogor Rakyat Mempertanyakan Profesional Kinerja Pertamina

Sudah dua minggu antrian kendaraan keluar masuk di banyak SPBU mencari BBM jenis Petramax stok kosong.
Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media bahwa perlu perhatian khusus pemaen BBM di pangkas habis. Agar tidak terjadi kelebihan D/O utk pesanan para boss agar harga bisa naik tidak normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak pertamina harus diberikan sanksi berat bila ikut menjadi pemaen serta membuat terjadinya kelangkaan BBM semua jenis yang ada di SPBU.

Bila BBM Pertamina pasokannya dikurangi apalagi kuwalitasnya menurun maka akan berdampak pada beralihnya kendaraan mencari BBM jenis suwasta.

Bagaimana INDONESIA bisa maju pesat dalam pembangunan dan ekonomi bila Masyarakat di bikin pusing karena harus muter muter keluar masuk SPBU mencari BBM jenis Petramax.

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH menghimbau Presiden RI harus mengevaluasi di dalam PERTAMINA siapakah yang mengontrol durasi dan jadwal pengiriman. Kalau perlu satgas migas turunkan semua memeriksa di lapangan.

Perlu di sikat dan di berantas bila ada oknum yang membuat tekor sehingga keperluan Masyarakat tidak terpenuhi.

Narasumber : Prof DR KH Sutan Nasomal

Berita Terkait

TIM PENANGGULANGAN LONGSOR TEMBUS SIBONGKARAS: 12 JAM PERJALANAN DARAT LAWAN MATERIAL LONGSOR
Hujan Deras Picu Serangkaian Longsor di Pakpak Bharat, Akses Antardaerah Terputus
AKPERSI Tegaskan Kesiapan Mendampingi Kejagung Awasi Dana Desa di Tengah Lonjakan Kasus Korupsi Kepala Desa
Camat dan Sekcam Tugala Oyo Terancam PTDH, Bupati Nias Utara Dikecam Tunjuk Plt Kades Bermasalah
Dinilai Melawan Hukum, Camat dan Sekcam Tugala Oyo Didesak Dipecat
IKA UTU Hadiri Rakornas Kadin Indonesia
Ketua Presidium FPII Bangun Kolaborasi Peradi Utama dan Dirjen Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum RI
Ikatan Alumni BEM Nusantara Perkuat Divisi Hukum, Riyan Julianto Jalin Kerja Sama dengan Anthony Andhika Law Firm

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 10:25 WIB

Sindeka, Akses Salak–STTU Julu Sempat Terputus

Sabtu, 29 November 2025 - 08:11 WIB

Akses Lagan–Pagindar Terputus, BPBD Pakpak Bharat Gerak Cepat Tangani 41 Titik Longsor

Rabu, 26 November 2025 - 14:57 WIB

Pemerintah Pusat Telah Mencairkan BLT Kesra Rp 900 Ribu di Bulan November 2025

Rabu, 26 November 2025 - 13:33 WIB

Hujan Deras Picu Serangkaian Longsor di Pakpak Bharat, Akses Antardaerah Terputus

Selasa, 25 November 2025 - 20:39 WIB

Imipas Peduli, Rutan Kelas I Medan Salurkan Bantuan Renovasi Toilet dan Susu untuk Siswa SD & SMP Taruna Karya

Selasa, 25 November 2025 - 19:28 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Peringati Hari Guru 2025

Senin, 24 November 2025 - 02:12 WIB

AKPERSI Tegaskan Kesiapan Mendampingi Kejagung Awasi Dana Desa di Tengah Lonjakan Kasus Korupsi Kepala Desa

Sabtu, 22 November 2025 - 14:54 WIB

Riau Menuju Ruang Digital yang Aman, Kemenko Polkam Gelar Rapat Koordinasi

Berita Terbaru

PAKPAK BHARAT

Sindeka, Akses Salak–STTU Julu Sempat Terputus

Sabtu, 29 Nov 2025 - 10:25 WIB