Semangat Lokal dan Nilai Kemenkeu Menyatu dalam Program CAKRA DONYA Bea Cukai Lhokseumawe

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 17:34 WIB

4069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe (06/11/2025) – Bea Cukai Lhokseumawe terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai budaya organisasi Kementerian Keuangan. Melalui kegiatan bertajuk “Internalisasi Budaya Organisasi Kementerian Keuangan dan Pengenalan CAKRA DONYA”, para pegawai diajak menumbuhkan semangat kebersamaan dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 6 November 2025 di Aula Samudera Pasee, Lhokseumawe.

Acara internalisasi ini dipandu langsung oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Vicky Fadian. Dalam penyampaiannya, Vicky menegaskan pentingnya memahami serta menerapkan nilai-nilai budaya organisasi dalam setiap aspek pekerjaan. “Budaya organisasi bukan sekadar slogan, melainkan arah perilaku dan sikap dalam bekerja serta melayani masyarakat,” ujarnya di hadapan seluruh pegawai.

Momentum ini juga menjadi ajang pengenalan program CAKRA DONYA yang merupakan akronim dari “Cerminkan Budaya Kolaboratif, Dukung Ekspor Melalui Sinergi Nyata”. Program tersebut merupakan inovasi Bea Cukai Lhokseumawe dalam menginternalisasikan nilai-nilai budaya Kemenkeu melalui pendekatan lokal yang berakar pada filosofi Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CAKRA bermakna roda penggerak, melambangkan semangat yang terus berputar untuk perubahan positif dan peningkatan kualitas diri maupun organisasi. Sementara DONYA, yang dalam bahasa Aceh berarti dunia, menggambarkan budaya organisasi yang nyata dan berdaya guna. Filosofi ini mengandung makna bahwa setiap pegawai Bea Cukai Lhokseumawe adalah bagian dari roda perubahan yang hidup — bergerak menuju organisasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pelayanan.

Melalui program ini, Bea Cukai Lhokseumawe juga menekankan pentingnya komunikasi efektif dan sinergi antar pegawai. Internalisasi CAKRA DONYA diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif, serta menumbuhkan budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan, dan Kesempurnaan. (RED)

Berita Terkait

Kemenkeu Mengajar 10 Hadir di Dayah Ulumuddin, Bukti Santri Punya Peluang yang Sama Membangun Negeri
Kolaborasi Akademik: UIN dan Bea Cukai Lhokseumawe Tinjau Perdagangan Pakaian Bekas
Perkuat Sinergi dan Koordinasi, Bea Cukai dan Lanal Lhokseumawe Tingkatkan Kolaborasi Pengawasan Laut
Ketum Apkasindo Buka Rakerwil Aceh: “Bangun Kepekaan, Jaga Solidaritas Petani Sawit Aceh”
Operasi Gabungan Bea Cukai Aceh Berhasil Bongkar Truk Pembawa 3,87 Juta Batang Rokok Tanpa Pita Cukai
Peran Dinamis APKASINDO Aceh: Dari Sawit Menuju Regenerasi Pemimpin Masa Depan
Proyek Drainase Jalan Elak Belum Rampung, Warga Alue Awe Terpaksa Tempuh Jalur Memutar
Geuchik Uteunkot: Forum Peduli Gampong Tidak Resmi, Pemeriksaan Dana Desa Hanya Wewenang Inspektorat

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:35 WIB

Blue Light Patrol Subuh Polsek Denpasar Utara Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:38 WIB

HPN 2026, Polres Probolinggo Kota Bersama Media Gelar Silaturahmi Dan Pertandingan Persahabatan

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:00 WIB

Perkuat Sinergi dengan Pelaku Usaha, Bhabinkamtibmas Sumerta Kauh Sampaikan Pesan Kamtibmas di UD. Darma Pelita

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:55 WIB

Satpolairud Polresta Denpasar Patroli Malam di Pos Serangan, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:49 WIB

Ratusan Personel Polresta Denpasar Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:38 WIB

Resmi Dikukuhkan, Forum PUSPA Bayuangga Diharapkan Perkuat Sinergi Perlindungan Perempuan dan Anak

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:21 WIB

Respon Cepat Polres Probolinggo Tangani Banjir di Kecamatan Dringu

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:17 WIB

Pelarian Sugianto (21), pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berakhir di tangan petugas. Pemuda asal Desa Kemlagi, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan

Berita Terbaru