Anak-Anak SD di Lombok Utara Terpaksa Menunggu Sungai Surut Saat Pulang Sekolah, Jembatan Ambruk Tak Kunjung Diperbaiki

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:14 WIB

4049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropongbarat.com// Lombok Utara, NTB –Kondisi memprihatinkan dialami anak-anak Sekolah Dasar (SD) di Dusun Kebaloan, Desa Batu Rimpang, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara pada 14 Januari 2026 Para siswa terpaksa menunggu berjam-jam di tepi sungai saat pulang sekolah akibat luapan air sungai yang deras, terutama saat hujan turun tanpa henti.

Peristiwa tersebut terjadi di jalur Kebaloan–Batu Rimpang, yang merupakan akses utama penghubung antar desa di Kecamatan Bayan. Ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut, air sungai meluap tinggi sehingga tidak dapat dilintasi oleh para siswa maupun warga.

Anak-anak sekolah terlihat berdiri di tengah hujan, menunggu air sungai surut demi keselamatan mereka. Kondisi ini bukan kali pertama terjadi, mengingat jembatan penghubung di lokasi tersebut diketahui telah ambruk sejak tahun 2017, namun hingga kini belum juga mendapat penanganan serius dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat Dusun Kebaloan dan Dusun Baru Sepolak menyayangkan lambannya respons pemerintah daerah, baik tingkat kabupaten maupun provinsi, dalam memperbaiki infrastruktur vital tersebut. Padahal, jalan dan jembatan ini merupakan akses utama bagi aktivitas pendidikan, ekonomi, dan sosial masyarakat setempat.

Salah seorang warga Kebaloan menyampaikan harapannya agar pemerintah segera menganggarkan perbaikan jembatan tersebut.

> “Seharusnya jalan dan jembatan ini menjadi prioritas utama perhatian pemerintah, karena merupakan jalur penghubung antar desa dan sangat vital bagi anak-anak sekolah,” ujarnya.

Masyarakat berharap pemerintah segera bertindak agar keselamatan anak-anak dan warga tidak terus terancam setiap musim hujan tiba.

Redaksi//

Teropongbarat.com

(Investigasi)

Berita Terkait

Blue Light Patrol Subuh Polsek Denpasar Utara Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
Oknum Kades Kramat Sebut Wartawan Media Online “Bodrex”, Picu Protes Saat Liputan Lelang Aset Desa
HPN 2026, Polres Probolinggo Kota Bersama Media Gelar Silaturahmi Dan Pertandingan Persahabatan
Perkuat Sinergi dengan Pelaku Usaha, Bhabinkamtibmas Sumerta Kauh Sampaikan Pesan Kamtibmas di UD. Darma Pelita
Satpolairud Polresta Denpasar Patroli Malam di Pos Serangan, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat
Ratusan Personel Polresta Denpasar Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala
Resmi Dikukuhkan, Forum PUSPA Bayuangga Diharapkan Perkuat Sinergi Perlindungan Perempuan dan Anak
Respon Cepat Polres Probolinggo Tangani Banjir di Kecamatan Dringu

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:35 WIB

Blue Light Patrol Subuh Polsek Denpasar Utara Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:38 WIB

HPN 2026, Polres Probolinggo Kota Bersama Media Gelar Silaturahmi Dan Pertandingan Persahabatan

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:00 WIB

Perkuat Sinergi dengan Pelaku Usaha, Bhabinkamtibmas Sumerta Kauh Sampaikan Pesan Kamtibmas di UD. Darma Pelita

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:55 WIB

Satpolairud Polresta Denpasar Patroli Malam di Pos Serangan, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:49 WIB

Ratusan Personel Polresta Denpasar Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:38 WIB

Resmi Dikukuhkan, Forum PUSPA Bayuangga Diharapkan Perkuat Sinergi Perlindungan Perempuan dan Anak

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:21 WIB

Respon Cepat Polres Probolinggo Tangani Banjir di Kecamatan Dringu

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:17 WIB

Pelarian Sugianto (21), pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berakhir di tangan petugas. Pemuda asal Desa Kemlagi, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan

Berita Terbaru