PT. Troffi Fajar Timur Sakti Bentuk Yayasan Baru Demi Pertahankan & Mengembangkan Seni Budaya

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:12 WIB

4091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagir Malang, // Teropongbarat.com  Momen penandatangan kerja sama PT. Troffi Fajar Timur Sakti dengan Yayasan Surya Trisno Krahayon Sejati dan peresmian Yayasan Djagat Surya Trisno Sejati yang dilaksanakan pada hari Minggu, 18 Januari 2026 di Dusun Losari, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Malang berjalan lancar dan sukses. Aprisiasi positif diberikan oleh instansi pemerintahan setempat juga dari masyarakat sekitar yang turut hadir menyaksikanya.Giat ini dihadiri Eyang Prof. Jati Kusumo, RM. H. Samsul, Riaman, Jito Akarmojo, Rini Condro Kirono, Java Panji Asmoro, jajaran Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Wagir, tokoh-tokoh masyarakat dari beberapa perkumpulan, baik yang tergabung dalam komunitas umum, sosial, seni budaya maupun pendekar bela diri, juga jurnalis dari beberapa media.

Raden Mas H. Samsul sebagai pendiri PT. Troffi Fajar Timur Sakti yang familier dan sudah dikenal baik ditingkat regional maupun nasional mengadakan acara tersebut bertujuan untuk mengaktifasi kebiasan kumpul dalam percaturan seni budaya Indonesia dan selanjutnya agar dapat saling asih, asah, asuh, serta mampu menumbuhkan minat generasi muda akan seni budaya bangsa Indonesia.“Selama ini saya mendedikasikan diri untuk seni budaya dan UMKM semata untuk orang lain. Tidak penting dan tidak peduli apa latar belakang orang tersebut, yang penting bagi saya adalah bisa bertumbuh dan berkembang demi kemajuan UMKM, seni budaya bangsa kita“, kata Samsul yang disampaikan kepada awak media.

“Seni budaya merupakan bagian penting dari identitas bangsa Indonesia yang perlu dilestarikan karena seni budaya merupakan hasil karya anak bangsa, melambangkan kekuatan, kemegahan, dan ketahanan budaya yang kini merupakan aset generasi penerus”, imbuh RM. H. Samsul

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Yayasan Djagat Surya Tresno Sejati, Bopo Riaman selaku ketua pelaksana menyambut baik keinginan dan kebutuhan masyarakat akan seni budaya yang kekinian dengan menyuguhkan tampilan seni budaya; Seni Reog Surya Bhirowo Gunung Kawi, Turonggo, Bantengan dan Barong.

Acara tersebut bertemakan “Budaya Wilwotikto Menuju Budaya Wilwotikto Kekinian” terangkai dengan urutan acara sebagai berikut; Kirab, pecah kendi, pembukaan, pembacaan ayat suci Al Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan-sambutan, do’a dan penutup.

Sebelum acara berakhir Eyang Prof. Jati Kusumo, tokoh nasional yang pernah menjadi anggota DPR RI memberikan wejangan agar supaya selalu menciptakan situasi bermasyarakan yang kondusif, ayem, tentrem, hidup rukun serta mau gotong royong.

“Pancasila, di sila ketiga adalah gambar beringin, sebagai lambang kebangsaan, sebagai cermin persatuan dan kesatuan bangsa, yang maksutnya adalah agar rakyat harus ayem, tidak boleh susah, satu sama lain harus saling menaungi”, kata Eyang Prof. Jati Kusumo dengan menampakkan wajah yang teduh.

“Lambang banteng mencerminkan semangat hidup bermasyarakat gotong royong, keputusan yang diambil atas musyawarah bersama. Banteng merupakan hewan yang mengedepankan rasa sosial. Saat sudah tua, banteng akan lebih banyak mengasingkan diri, dengan pengertian harus memiliki budaya malu, harus mau memberikan kesempatan kepada generasi penerusnya”, pungkas eyang.

Acara Gelar Djagat Anyar Surya Trisno Krahayon Sejati dikemas dalam suasana yang guyub, rilek, santai, damai dan suguhan hiburan hasil karya seni budaya kekinian yang kerapkali membuat nuansa yang seram, juga komedian yang dapat memancing gelak tawa terpingkal-pingkal. Peserta yang datang dapat menikmati berbagai hidangan yang telah disediakan. Perihal pembiayaan acara tersebut sepenuhnya dibiayai oleh RM. H. Samsul.

Redaksi//

Teropongbarat.com

(Aziz)

Berita Terkait

HARLAH KE: 4 KOMUNITAS NEW SPIRIT MOJOKERTO HILING KE KOTA MALANG. 
FAME DPW JAWA TIMUR BAGIKAN “SEMBAKO & MAKANAN” DI BULAN RAMADHAN
1.500 Anak Yatim, Piatu dan Kaum Duafa Terima Santunan dari IKAWIGA dan BRI di Acara Buka Puasa Bersama
IKAWIGA Bersinergi dengan Perusahaan Garam Milik Alumni Widyagama
Kuasa Hukum Korban, Lydia Retnani SH Desak Hakim PN Kepanjen Malang Transparan Ungkap Kasus Pembunuhan Di Pakis
Gelar Reuni Akbar Lintas Angkatan, Pelantikan Ketua IKAWIGA Fakultas dan IKAWIGA Award
Kolaborasi GSI Records dan Senada Digital Siap Eksplorasi Bakat Bermusik di Jawa Timur
Cendekiawan Dr. Ana Sopanah Sosok Perempuan Berpikir Out of The Box dan Visioner

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:45 WIB

Binter Kolaborasi “Bantaeng Bisa”, Koramil 1410-03/Tompobulu Gelar Patroli Siskamling Bersama Komduk

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:02 WIB

Raih Keberkahan di Bulan Ramadhan,BRI BO Bantaeng Buka Puasa Bersama

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:47 WIB

Kasad Resmikan Jembatan Bailey Sifalago Gomo di Kab Nias Selatan Prov Sumut

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:41 WIB

Lintas Agama di Rogojampi Bersatu Bagikan 4.500 Takjil di Bulan Ramadhan

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:01 WIB

Jelang Idul Fitri 1447 H, Polres Bantaeng Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:38 WIB

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo Resmikan Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo di PTIK: Simbol Penghormatan dan Fondasi Kebijakan Berbasis Data

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kades Situban Makmur Bantah Isu Perzinahan: Kami Menikah Sah Secara Agama

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:18 WIB

Apel  Kapolsek grati Dorong Bhabinkamtibmas Aktif Laksanakan Sambang Warga Jelang Idul Fitri

Berita Terbaru