Terkesan Menipu dan Berbuat Curang, Orang Tua Pelaku Pencurian Counter Handphone Di Pancur Batu Dilaporkan ke Polda Sumut

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:33 WIB

4027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan |  Dua orang perempuan masing masing berinisial LSMB dan MT yang merupakan tua dari terdakwa pelaku pencurian sebuah toko di Pancur Batu bersama Oknum Pengacara berinsial MR di laporkan ke Mapolda Sumut dalam kasus dugaan penipuan atau perbuatan curang.

Menurut informasi yang kami dapatkan bahwa, Kejadian ini bermula pada tanggal 3 Desember 2025 dimana pelaku pencurian yang melaporkan balik korbannya sepakat untuk berdamai dan membuat perjanjian perdamaian, dalam perjanjian tersebut pihak terlapor menandatangani surat pernyataan bahwa dirinya telah berdamai dengan dua orang pelaku pencurian di tokonya.

Perjanjain tersebut pun ditanda tangani oleh kedua pelaku pencurian dan kedua orangtuanya, Begitu juga dengan pelapor kasus dugaan penganiayan yang berjanji akan segera mencabut laporannya ke Polisi setelah terjadinya kesepakatan perdamaian antara kedua pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seiring dengan berjalannya waktu, Pelapor Kasus dugaan penganiayaan mencabut laporannya, malahan pelapor hanya menyuruh seorang kuasa hukumnya untuk mengirimkan surat pencabutan laporan ke Kantor Polisi tempat klienanya membuat laporan yang diduga terindikasi laporan palsu agar laporannya split dengan korban pencurian yang merugi puluhan juta rupiah.

Bahkan parahnya lagi setelah dicabut, isi dari surat perdamaian tersebut malahan dijadikan nya unutk menjerat korban yang sudah beretikat baik untuk berdamai, Korban pencurian yang dituduh melakukan penganiayaan pun merasa tertipu dan melaporkan hal tersebut kepada Polda Sumut dan meminta agar pelaku segera diproses dan ditangkap.

“Kami sudah melaporkan hal tersebut kepada pihak Polda Sumut dengan nomor laporan Polisi STTLP/B/200/XII/POLDA SUMATERA UTARA beberapa waktu yang lalu, kami sudah beretikat baik untuk melakukan perdamaian tanpa menerima imbalan apa pun dengan pihak pelaku pencurian di toko kami, dan kami pun sudah membuat surat perdamaian, dalam surat perdamaian itu tertulis bahwa pelaku pencurian yang melaporkan kami berjanji akan mencabut laporannya di Polisi, namun tidak kunjung dicabut, pihak kami malahan ditudingnya melaporkan anaknya di kantor polisi terkait dengan undang undang darurat, namun setelah kami cek ternyata bukan pihak kami yang melaporkan hal tersebut laporan itu dibuat oleh Polisi sendiri yang menerima limpahan dari Polsek Pancur Batu, sehingga pihak kami merasa ditipu dan difitnah sehingga melaporkan hal tersebut ke Polda Sumut,” ujar pria yang menjadi sumber awak media

Tak hanya itu, Kami juga meminta Polda Sumut segera memproses dan menangkap dua orang tua pelaku pencurian dan kuasa hukumnya yang terindikasi mempermaikan surat perdamaian dan melakukan perbuatan curang serta memfitnah pihak kami. isi dari perdamaian itu malahan diduga dijadikan untuk menjerat pihak kami di kantor Polisi tempatnya membuat laporan dugaan penganiayaan anaknya yang merupakan seorang pencuri.

“Maka dari itu kami meminta Polisi segera memprosesnya dan menangkapnya, dia ini suka mempermainkan hukum dan perdamaian, pada tanggal 24 Desember 2025 yang lalu juga dia mempermainkan pihak kami, dia sepakat berdamai dengan pihak kami dan membuat surat pencabutan laporan Polisi, bersama pihak kami kedua orang tua pelaku pencurian itu mendatangi kantor Polisi tempatnya membuat laporan dan mengirimkan surat pencabutan laporan Polisi namun beberapa hari kemudian dia malahan mencabut kembali surat yang pencabutan yang sudah ia tanda tangani, dua kali dia membuat perdamaian dan pencabutan laporan Polisi tapi selalu dibatalkannya, dari sini kami menilai memang dia tidak beretikat baik,” tutupnya Rabu, 4 Feberuari 2026.

Hingga berita ini kami tayangkan, belum ada pihak yang kami konfirmasi terkait hal tersebut. (*)

Berita Terkait

Keluarga Korban Yang Djadikan Tersangka Sebut Penyidik Polsek Pancur Batu Ikut Ke Hotel Kristal Untuk Menangkap Pelaku Pencurian, Begini Faktanya !
Kriminalisasi Korban Pencurian di Pancur Batu, Potret Buram Penegakan Hukum
Saksi Palsu Diduga Dihadirkan Untuk Menguatkan Rekayasa ?, Keluarga Korban Pencurian Desak Kapolda Sumut Tangkap Saksi Palsu Yang Merupakan Teman Brigadir SH
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rakornas 2026, Presiden Tekankan Kedaulatan Pangan hingga Ekonomi Daerah
Bupati Pakpak Bharat dukung percepatan pembebasan lahan PLTA Kombih III
Pakpak Bharat backs land acquisition talks for 45 MW hydropower project
Pesta Budaya Oang-Oang Masuk Calendar of Event Sumut 2026
Nama Banyak, Janji Satu: Mhd Safrizal Dilaporkan atas Dugaan Penipuan Masuk Kowad

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:19 WIB

Bupati Langkat Tegaskan Pentingnya Manasik Haji Terintegrasi

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:07 WIB

Bupati Langkat H Syah Afandin Ajak Masyarakat Jadikan Isra Miraj Momentum Perbaikan Diri

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:45 WIB

Kepala Desa Pantai Cermin Apresiasi Realisasi Pembangunan Melalui Pokir Anggota DPRD Sumut

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:38 WIB

Temui Warga Langkat,Johan Wirayawan Bangun Perjuangkan Infrastruktur dan Kesejahteraan Nelayan di Desa Pantai Cermin

Senin, 9 Februari 2026 - 22:06 WIB

Bupati Langkat Dorong Sinergi Realisasikan Pokir DPRD 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 17:35 WIB

Wabup Tiorita Hadiri Capping Day Akbid Langkat Angkatan XXIV

Senin, 9 Februari 2026 - 17:22 WIB

Syah Afandin Ajak ASN Fokus 30 Desa Wisata, Serahkan Santunan dan Damkar di Apel Gabungan

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:41 WIB

Serap Aspirasi di Sidomulyo, Abdul Khair Soroti Infrastruktur dan Normalisasi Sungai

Berita Terbaru