Trienggadeng – Terpilihnya Muzakir Manaf (Muallem) dan Fadlullah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dalam Pilkada 2024 membawa haru bagi mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Trienggadeng. Salah satu tokoh, Fikri, yang dikenal dengan sebutan KOREM, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kemenangan pasangan tersebut.
“Nyoe kamoe lagee kadiwoe roh perjuangan lom. Ungkap bg korem”
“Kemenangan Muallem adalah kemenangan seluruh masyarakat Aceh,” ujar KOREM dengan penuh emosional. Ia menegaskan bahwa momentum ini menjadi tonggak penting dalam sejarah Aceh, mengingat ini pertama kalinya seorang panglima perjuangan menduduki pucuk pimpinan pemerintahan Aceh sejak perdamaian diteken hampir 20 tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fikri juga menambahkan bahwa kemenangan ini bukan hanya milik kelompok tertentu, tetapi simbol dari persatuan masyarakat Aceh. “Ini membuktikan bahwa semangat perdamaian yang telah kita bangun selama ini tidak sia-sia. Muallem mewakili harapan rakyat Aceh untuk membawa Aceh ke arah yang lebih baik,” katanya.
Ia juga menyerukan kepada masyarakat Aceh untuk terus mendukung pemerintahan baru dengan semangat kebersamaan dan kerja sama. Menurutnya, masa depan Aceh yang lebih sejahtera hanya bisa terwujud jika seluruh elemen masyarakat bersatu.
Terpilihnya Muzakir Manaf, mantan Panglima GAM, menjadi momen yang dirayakan oleh berbagai kalangan, khususnya para mantan kombatan yang melihatnya sebagai realisasi cita-cita perjuangan.
Di sisi lain, banyak pihak berharap agar pasangan ini dapat membawa perubahan nyata dalam pembangunan Aceh, termasuk dalam aspek ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Dengan semangat perdamaian yang telah terjalin, masyarakat Aceh kini menatap masa depan dengan harapan baru di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf dan Fadlullah.