Uji Rendemen Sawit Di Aceh : Apkasindo Dampingi PPKS Pastikan Keadilan Harga TBS Petani

REDKASI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Minggu, 16 Februari 2025 - 21:39 WIB

40347 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, Teropong Barat.com/Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh berkolaborasi dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) melakukan pengujian rendemen minyak sawit mentah (CPO) dan inti buah segar (TBS) di Aceh. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat dinas Perkebunan Aceh kepada PT Riset Perkebunan Nusantara dan PPKS (16/02/2025).

Pengujian rendemen sawit di Aceh Singkil dan Kota Subulussalam melibatkan Peneliti Pemuliaan Tanaman PPKS, Fadilah Siteppu, SP; Ketua Apkasindo Aceh, Ir. Netap Ginting; DPD Apkasindo Kota Subulussalam, Rozi Akbar Siregar, SP; Sulisman, M. Sc serta tim dari PPKS Medan. Giat pengujian ini juga diikuti Dinas Perkebunan Propinsi Aceh dan Kabupaten Kota.


Rozi Akbar dari PPKS menjelaskan bahwa pengujian dilakukan pada TBS dari kebun kelapa sawit berusia 3-30 tahun, dengan target 266 sampel di Aceh. Hasil pengujian akan disosialisasikan kepada Dinas Perkebunan Provinsi Aceh dan lembaga petani, termasuk Apkasindo Aceh, untuk menjadi acuan penetapan harga TBS bagi petani mandiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beberapa kabupaten/kota di Aceh menjadi lokasi pengambilan sampel, antara lain Aceh Singkil, Kota Subulussalam, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara,” jelas Rozi kepada awak media.

Apkasindo Aceh: Akurasi dan Representasi Data Uji Rendemen Sawit.

Ir. Netap Ginting, Ketua DPW Apkasindo Aceh, menekankan pentingnya akurasi dan representasi data dalam uji rendemen sawit yang dilakukan bersama PPKS. Beberapa poin penting yang diperhatikan:

Sampel Representatif: Sampel TBS harus mewakili seluruh kebun, mencakup berbagai varietas dan tingkat kematangan.

Metode Ekstraksi Tepat: Metode ekstraksi yang digunakan harus standar dan akurat, misalnya metode Soxhlet.


Pengukuran Akurat: Penggunaan alat ukur terkalibrasi dan akurat untuk mengukur berat sampel, volume minyak, dan rendemen sangat penting.

Pencatatan Rinci: Semua data relevan, seperti jenis buah, varietas, tingkat kematangan, dan metode ekstraksi, harus dicatat secara detail.

Analisis Data Terpercaya: Analisis data yang komprehensif menghasilkan rendemen yang akurat dan dapat diandalkan.

Apkasindo Aceh juga mendorong kemitraan petani sawit mandiri dengan memperhatikan masa panen, pola perawatan, dan standar benih. Hal ini diharapkan dapat menyesuaikan harga TBS petani di Aceh dengan harga yang ditetapkan pemerintah Aceh.

“Dengan memperhatikan poin-poin tersebut, hasil uji rendemen sawit akan bermanfaat untuk penentuan harga TBS petani bermitra, karena rendemen TBS salah satu faktor rumus perhitungan harga TBS.

Apkasindo Aceh mendorong petani Sawit Swadaya harus Bermitra dengan PMKS dalam penjualan TBS nya, sesuai dengan Amanah Permentan 01 Thn 2018 yang telah di Revisi dengan Permentan no 13 Thn 2024, bahwa Ketetapan harga TBS hanya berlaku bagi petani Plasma dan Petani Bermitra.

Sewaktu kami mendampingi Tim Uji Rendemen TBS Petani ke kebun hampir 90% petani panen TBS mentah dan masih bayak TBS jenis Dura, pantas lah PKS selama ini mengklem Rendemen petani hanya 15 %-18%, maka dari itu kami DPW APKASINDO ACEH Menyarankan Petani Memanen sesuai SOP perkebunan terdapat Brondol 2 di piringan sawit dan Menanam Bibit yang bersertifikat. // Tim Liputan TB

Berita Terkait

Peringatan Hari Guru Nasional di Pesantren Birrul Walidain Lae Bersih Berlangsung Khidmat
PT ASN Tuai Protes dari Warga, Diduga Rampas Tanah Warga dan Lahan Kombatan GAM di Tanah Tumbuh.
Dana PEN Kota Subulussalam Dipersoalkan Kombatan GAM, Diduga Penyimpangan Prosedural dan Menghambat Pembangunan
Kombatan GAM Subulussalam, Perkebunan Sawit Tanpa Kendali: Ketika Regulasi Dilanggar, Warga Aceh Menjadi Korban
Dinas Perindagkop Gelar Peningkatan Kapasitas KMP, Dua Desa Dinilai Kurang Mendukung Regulasi
Apkasindo Aceh Hadiri Kunker BAM DPR RI, Sorotan Tertuju pada Masalah HGU PT Laot Bangko dan PT SPT
Kajaksaan Negeri Subulussalam Lantik Pejabat Eselon V, Dorong Kinerja dan Inovasi Baru
PT Pula Sawit Jaya Bangun Simbiosis Mutualisme dengan Warga Sultan Daulat, Patuh Regulasi dan Aktif Berbagi

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 09:06 WIB

TIM PENANGGULANGAN LONGSOR TEMBUS SIBONGKARAS: 12 JAM PERJALANAN DARAT LAWAN MATERIAL LONGSOR

Sabtu, 29 November 2025 - 08:11 WIB

Akses Lagan–Pagindar Terputus, BPBD Pakpak Bharat Gerak Cepat Tangani 41 Titik Longsor

Rabu, 26 November 2025 - 13:33 WIB

Hujan Deras Picu Serangkaian Longsor di Pakpak Bharat, Akses Antardaerah Terputus

Selasa, 25 November 2025 - 19:28 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Peringati Hari Guru 2025

Jumat, 21 November 2025 - 21:09 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Percepat Pengembangan Hortikultura Lahan Kering Lewat Program HDDAP 2025

Kamis, 20 November 2025 - 22:01 WIB

Gebrakan Literasi! BINDELLA PAKPAK Menang Juara Harapan III Tingkat Sumut

Rabu, 19 November 2025 - 19:44 WIB

Bupati Pakpak Bharat Hadiri Penandatanganan MoU Pidana Kerja Sosial se-Sumatera Utara

Sabtu, 15 November 2025 - 15:07 WIB

Bupati Pakpak Bharat Bagikan Bibit untuk Puluhan Kelompok Tani

Berita Terbaru