Kutacane,-teropong Barat Com. | Wali Kota Subulussalam, H. Rasyid Bancin (HRB), memaparkan bahwa proyek jalan tembus Subulussalam–Muara Situlen, Aceh Tenggara, sudah masuk dalam draf perencanaan, (dd desain perencanaan).
Lanjutnya bahwa meski begitu, HRB meminta agar masyarakat, dan media terus menyuarakan proyek ini agar menjadi perhatian pemerintah pusat.
Lebih lanjut bahwa Jalan ini dinilai sangat vital karena bisa memangkas waktu tempuh dari Subulussalam ke Kutacane Agara dari 6 jam menjadi sekitar 2 jam saja.ucapnya.dikutip dari sumber informasi yang di himpun media wartawan setempat belum lama ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu papar HRB juga terharu atas komitmen Gubernur Aceh, Mualem, yang siap melanjutkan pembangunan jalan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kedua kabupaten itu baik melantik Bupati Agara Belum lama ini dan begitu juga ujar di wali kota subussalam itu.
Oleh karena itu bahwa ,”tantangan terbesar saat ini adalah izin kawasan, karena sebagian besar jalan melewati hutan lindung, dan Taman Nasional Gunung Leuser setempat,ujarnya.
Masih katanya, bahwa Jalan ini sebenarnya sudah dirancang sejak era Gubernur Ibrahim Hasan, dan masuk dalam program Ladia Galaska. Sayangnya, hingga kini belum juga terealisasi.
Walikota subussalam HRB berharap proyek ini bisa terealisasi pada 2026 mendatang. “Masa ke kabupaten tetangga saja harus lewat provinsi lain?” ucap HRB.menutup komentar nya itu.(kabiro Agara,sdk)