Kades Bukit Alim di Ujung Tanduk: Bongkar Program Titipan, Kini Dia Dilaporkan Warganya

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 9 Mei 2025 - 21:37 WIB

40122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Kepala Desa (Kades) Bukit Alim, Kecamatan Longkip, Kota Subulussalam, tengah berada di ujung tanduk. Setelah berani membongkar program-program titipan Anggaran Pendapatan dan Belanja desanya. Diduga melibatkan dana desa, kini sang Kades justru dilaporkan sendiri oleh warganya ke Inspektorat Kota Subulussalam.

Laporan yang disampaikan Jumat (9/5/2025) oleh Ketua Badan Permusyawaratan Kampong (BPK) Musdin dan beberapa warga ini menyoroti dugaan penyimpangan anggaran Dana Desa tahun 2024-2025. Proyek-proyek yang dipertanyakan meliputi pembangunan gedung tiga pintu (Rp 120.202.000), balai pengajian (Rp 117.992.000), dan perbaikan drainase. Ketiga proyek tersebut diragukan transparansinya, belum selesai, dan diduga menggunakan dana desa secara tidak tepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang lebih mengejutkan, BPK mengaku sama sekali tidak dilibatkan dalam proses pengesahan proyek-proyek desa tersebut. Situasi semakin memanas dengan pernyataan kontroversial Kades yang disebut-sebut mengklaim perbaikan drainase sebagai proyek pribadi, terbebani dengan Program TITIPAN Aparat dan menunjukkan sikap acuh terhadap pemberitaan sebelumnya.

Menanggapi laporan tersebut, Sekretaris Inspektorat Kota Subulussalam, M. Amrin Cibro, S.Sos., M.M., menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut atas perintah Walikota. Namun, BPK memberikan peringatan keras. Jika Inspektorat dinilai lamban atau tidak serius menangani kasus ini, mereka mengancam akan membawa kasus ini ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Musdin, dengan tegas menyatakan, pelaporan ini terpaksa dilakukan karena Kades dinilai telah mengabaikan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku terkait penggunaan Dana Desa. Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan menanti langkah tegas dari pihak berwenang untuk mengungkap kebenaran dan memastikan penggunaan dana desa sesuai dengan aturan yang berlaku. Nasib Kades Bukit Alim pun kini berada di tangan Inspektorat dan proses hukum yang akan berjalan.//Tim Inv**

Berita Terkait

Ziarah Makam Pahlawan, Kejaksaan Negeri Subulussalam Kenang Jasa Pejuang Bangsa
Bijak Bermedsos: Kasus Pencemaran Nama Baik di Subulussalam RJ, Ditutup dengan Damai
CV Lae Saga Group Buat Ulah Lagi, Warga Belukur Makmur dan Kepala Mukim Binanga Justru Dituding Pencuri di Kebun Sendiri
Diduga Dana Ketahanan Pangan Mar-up di Desa Pulo Belen, Warga Minta APH Audit Rekening Desa
Polres Subulussalam Ucapkan Dirgahayu ke-21 untuk Densus 88 Anti Teror Polri
Kejari dan Pemko Subulussalam Pastikan Lokasi Pembangunan Gedung MBG dan Proyek Strategis Nasional
Sengketa Lahan Sawit di Desa Belukur, Masyarakat dan CV Lae Saga Group Saling Kliem, Mukim Binanga Bela Hak Rakyat
Cinta Terlarang & Vonis Hakim Saiful Hanif di Proyek Fiktif Subulussalam yang Sarat Kejanggalan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 13:30 WIB

‎Polres Batu Bara Gelar Zikir dan Doa Bersama, Mohon Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 13:15 WIB

‎Kasat Binmas Polres Batubara Jalin Silaturahmi dengan Yayasan MAS Cipta, Beri Himbauan Positif ‎

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:58 WIB

‎Kapolsek Medang Deras Sambangi Lahan Jagung, Beri Dukungan Petani

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 02:10 WIB

Polres Batu Bara Gelar Jumat Berkah, Salurkan Bantuan Sembako untuk Kaum Dhuafa

Jumat, 29 Agustus 2025 - 21:30 WIB

Silaturahmi Kasat Binmas Polres Batubara dengan Kepala Sekolah SMK Dr. Cipto

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:21 WIB

Polsek Indrapura Gelar Jumat Berkah, Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:47 WIB

Satlantas Polres Batu Bara Gelar Jumat Berkah, Sasar ODGJ dan Pekerja Jalanan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 11:50 WIB

Sat Lantas Polres Batu Bara Tingkatkan Keamanan dengan Patroli Blue Light di Malam Hari

Berita Terbaru