ASN Bijak, Kota Kuat: Kejaksaan Subulussalam Dorong Gerakan Tolak Korupsi Sejak Dini

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 25 Juni 2025 - 14:50 WIB

4037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM | teropongbarat.co –Di tengah tantangan birokrasi modern yang kerap dirundung kecurigaan publik, Kejaksaan Negeri Subulussalam menunjukkan langkah berani dengan menggagas pendekatan pencegahan korupsi yang menyentuh akar: kesadaran moral. Melalui sebuah forum sosialisasi antikorupsi yang digelar di Ruang LPSE Pemko Subulussalam, Senin (25/6/2025), para aparatur sipil negara (ASN) diajak memandang korupsi bukan semata pelanggaran hukum, tetapi sebagai penghianatan terhadap nurani, tanggung jawab, dan masa depan bangsa.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasi Intel Kejari Subulussalam, Delpiandi, SH, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Supardi, SH. Sejumlah kepala SKPK tampak hadir dan terlibat aktif, termasuk Kepala BKPSDM Rano Saraan, SE, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perindagkop, Kepala Dinas Pertanian, Kabag Hukum, serta perwakilan ASN lainnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Subulussalam, H. Muhammad Nasir, yang dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perilaku korupsi bukan hanya melanggar hukum, tapi juga dosa sosial yang menghancurkan masa depan bangsa.”

Pencegahan Lebih Bermakna dari Penindakan

Delpiandi menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kejaksaan Agung, saat ini penekanan terhadap gerakan sistemik pencegahan korupsi menjadi prioritas utama. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan bukan bentuk kelemahan penegakan hukum, justru menjadi kekuatan awal yang paling efektif dalam menutup celah kejahatan.

“Korupsi seringkali bukan lahir dari niat, melainkan dari kesempatan. Menciptakan sistem dan budaya kerja yang bebas dari korupsi adalah tugas kita bersama,” ujar Delpiandi. “Kejaksaan tidak hanya hadir untuk menindak, tetapi juga sebagai mitra dalam perubahan.”

ASN Bukan Sekadar Pegawai, Tapi Motor Etika Publik

Sementara itu, Kepala BKPSDM Rano Saraan, SE, menekankan bahwa ASN hari ini harus dilengkapi dengan tiga kecerdasan utama: emosional, intelektual, dan spiritual.

“Kita tidak boleh mendidik ASN hanya agar takut dihukum, tapi harus menyadari kenapa korupsi merusak tatanan. Penolakan terhadap korupsi harus datang dari pemahaman, bukan semata rasa takut,” tegas Rano.

Baginya, forum ini menjadi cermin bahwa Pemerintah Kota Subulussalam serius membangun birokrasi yang tidak hanya bersih dalam tindakan, tetapi juga bersih dalam pemikiran dan hati nurani.

Dialog Kritis, Tanda Kesadaran Kolektif Bangkit

Forum yang berlangsung hampir dua jam ini tidak berjalan satu arah. ASN dari berbagai instansi terlibat aktif dalam sesi tanya-jawab, menyampaikan kekhawatiran, kendala di lapangan, dan usulan konkret untuk memperkuat budaya antikorupsi. Diskusi yang hidup ini menandakan bahwa kesadaran kolektif sedang tumbuh: bahwa ASN adalah garda terdepan dalam membangun negara yang bersih dan berintegritas.

Langkah Kecil, Dampak Besar

Gerakan ini mungkin tidak langsung menghapus praktik korupsi. Namun, ia menjadi fondasi awal dalam membentuk karakter birokrat baru—yang tidak hanya menjalankan perintah, tapi memahami tanggung jawab etis di balik pekerjaannya.

Sebagaimana disampaikan oleh Delpiandi, upaya pencegahan ini akan terus diperluas dan disinergikan dengan pembinaan hukum lainnya. Kejaksaan bukan lagi sekadar simbol keadilan yang muncul saat pelanggaran terjadi, melainkan bagian dari ekosistem pembangunan karakter ASN yang kuat, jujur, dan berdaya.

“Di era ini, ASN bukan hanya pegawai. Mereka adalah wajah negara. Jika mereka bersih, maka rakyat akan percaya bahwa keadilan dan pelayanan bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan.”

Berita Terkait

CV Lae Saga Group Buat Ulah Lagi, Warga Belukur Makmur dan Kepala Mukim Binanga Justru Dituding Pencuri di Kebun Sendiri
Diduga Dana Ketahanan Pangan Mar-up di Desa Pulo Belen, Warga Minta APH Audit Rekening Desa
Polres Subulussalam Ucapkan Dirgahayu ke-21 untuk Densus 88 Anti Teror Polri
Kejari dan Pemko Subulussalam Pastikan Lokasi Pembangunan Gedung MBG dan Proyek Strategis Nasional
Sengketa Lahan Sawit di Desa Belukur, Masyarakat dan CV Lae Saga Group Saling Kliem, Mukim Binanga Bela Hak Rakyat
Cinta Terlarang & Vonis Hakim Saiful Hanif di Proyek Fiktif Subulussalam yang Sarat Kejanggalan
Penganiayaan Berujung Maut di Penginapan Jambu Alas Kota Subulussalam, Motifnya Belum Diketahui
CV Lae Saga Diduga Caplok Lahan Warga Kampong Belukur, Kepala Mukim Binanga Bela Hak Masyarakat Adatnya

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Memakmurkan Masjid, Personel Koramil 1426-01/Polut Safari Shalat Subuh Berjamaah

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:53 WIB

Semarak Sunmori Merdeka 2025: Gubernur Al Haris Riding Bersama Biker Jambi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:47 WIB

Gubernur Al Haris Kunjungi Sekolah Rakyat Kota Jambi: Pastikan Pelaksanaan Sekolah Rakyat Sesuai Arahan Presiden

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:45 WIB

Gubernur Al Haris Dukung Pembinaan Atlet Muda Jambi Lewat Piala Soeratin

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:43 WIB

Gubernur Al Haris Bahas Infrastruktur Jambi Bersama Bupati/Walikota dan Balai PUPR

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:41 WIB

Dorong Percepatan Program Nasional, Al Haris: Apapun Program Pemerintah Pusat Jambi Harus Terdepan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:38 WIB

Jajal Tol Pijoan-Sebapo-Bayung Lencir, Al Haris Harap Persoalan Lahan di Sumsel Cepat Selesai

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:36 WIB

Gubernur Al Haris Tekankan Percepatan Reforma Agraria di Jambi

Berita Terbaru