Walikota Turun Tangan: Skandal Limbah dan Perusakan Hutan di Subulussalam

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 04:45 WIB

40334 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Kekhawatiran atas kerusakan lingkungan di Kota Subulussalam kembali mencuat ke permukaan. Wali Kota Subulussalam, H. Rasyid Bancin (HRB), mengunggah foto dampak limbah pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) di akun media sosial pribadinya, menunjukkan keprihatinan terhadap kondisi lingkungan di kota yang dipimpinnya.

Kunjungan HRB ke PT Mitra Sawit Bersama (MSB) di Kampung Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat pada Senin (10 Maret) lalu, menunjukkan secara langsung dampak buruk dari limbah pabrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Limbah pabrik, jika tidak dikelola dengan baik, akan berdampak sangat serius pada lingkungan,” ujar HRB dalam unggahannya. “Pencemaran air, tanah, dan udara merupakan ancaman nyata yang harus kita hadapi bersama.”

Selain limbah PMKS, LSM Suara Putra Aceh juga mengungkapkan kekhawatiran atas kerusakan hutan dan sumber air di Kota Subulussalam. “Kegiatan perluasan lahan PT Sawit Panen Terus dan PT PAL yang membuka lahan ribuan hektar tanpa izin diduga merusak lingkungan, air, tanah, dan satwa,” kata Pimpinan LSM Suara Putra Aceh.

Lebih lanjut, LSM ini menyebutkan kerusakan pada Balai Benih Ikan (BBI) di Kota Subulussalam diduga akibat perluasan lahan sawit. Kerusakan ini menyebabkan sumber mata air BBI terancam, sehingga fungsi BBI sebagai pusat pembibitan ikan di Kota Subulussalam terancam.

Walaupun Wali Kota Subulussalam telah menyuarakan keprihatinan dan Gubernur Aceh menyatakan akan mengukur ulang HGU, sejumlah aktivis lingkungan merasa tindakan tersebut belum cukup untuk menghentikan kerusakan lingkungan.

“Gertakan sambal belaka,” ungkap aktivis lingkungan. “Mereka berharap tindakan nyata dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan di Kota Subulussalam, sebelum kerusakannya tak terpulihkan lagi.” Jelas Anton Tin Pimpinan LSM Suara Putra Aceh Kota Subulussalam. //tim TB

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru