Subulussalam, teropongbarat.co — Pejabat (PJ) Desa Mendilam bersama Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Bapak Salmi, dengan tegas membantah pemberitaan yang beredar di media online terkait proyek pembangunan jembatan di Desa Mendilam. Pemberitaan tersebut dinilai tidak akurat, tendensius, dan berpotensi menimbulkan keresahan serta perpecahan di tengah masyarakat.
Bapak Salmi menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan jembatan, termasuk Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar desain, telah melalui prosedur yang benar dan disepakati bersama. Klaim bahwa terdapat masyarakat yang merasa dirugikan atau diadu domba akibat proyek ini sepenuhnya tidak benar. Sebagai warga Desa Mendilam sendiri, Bapak Salmi menyatakan tidak ada permasalahan yang muncul dari pelaksanaan kegiatan pembangunan tersebut.
Pemberitaan yang mengatasnamakan masyarakat Desa Mendilam tanpa dasar fakta yang kuat dianggap menyesatkan dan tidak bertanggung jawab. Terlebih lagi, seluruh kegiatan pembangunan desa didampingi oleh Pendamping Lokal, serta diketahui dan diawasi oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Oleh karena itu, tuduhan-tuduhan yang dilayangkan dalam pemberitaan tersebut dinilai tidak berdasar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
PJ Desa Mendilam dan TPK meminta kepada media online yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi resmi dan bertanggung jawab atas pemberitaan yang telah disebarluaskan. Tindakan yang telah menimbulkan keresahan dan potensi perpecahan di masyarakat ini diharapkan mendapatkan perhatian serius dari pihak media.
Kami berharap ke depannya pemberitaan yang disampaikan kepada publik dapat lebih akurat, berimbang, serta mengutamakan prinsip konfirmasi langsung kepada pihak-pihak terkait sebelum dipublikasikan.
//Tim Investigasi