Teganya Nasdem dan PKS, Anies Ditinggal Pasca Pilpres Tak Miliki Parpol Pengusung Maju Pilkada

TB

- Redaksi

Jumat, 30 Agustus 2024 - 20:24 WIB

40155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rahmad (Barisan Setia Anies Baswedan Aceh)

BANDA ACEH – Mantan calon presiden Anies Baswedan yang dinilai sebagai seorang pemimpin karismatik di mata rakyat Aceh terpaksa menelan pil pahit menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024. Pasalnya partai pengusung utamanya di Pilpres lalu seperti Nasdem dan PKS memilih meninggalkan Anies Baswedan pasca kalah Pilpres.

Padahal kita melihat jika kedua partai ini istiqomah dan berpendirian teguh maka kedua partai ini dapat dengan mudah untuk mengusung Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta, karena secara perolehan kursi maupun suara mencukupi syarat untuk maju di Pilkada Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sungguh memilukan ketika pemimpin baik seperti sosok Anies Baswedan harus menerima fakta dibuang oleh PKS dan Nasdem pasca Pilpres sehingga sama sekali tak memiliki kesempatan untuk maju di Pilkada. Walaupun berdasarkan hasil survey dari berbagai lembaga kredibel terlihat jelas secara elektabilitas bahwa Anies kandidat yang sangat potensial untuk memenangkan kembali pilkada Jakarta,” ungkap Rahmad.

“Abis manis sepah dibuang”. Fakta tersebut secara nyata menunjukkan bahwa Nasdem dan PKS selama ini hanya memanfaatkan Anies Baswedan untuk meningkatkan perolehan suara di Pemilu 2024 lalu, pasalnya di beberapa daerah termasuk Aceh yang memiliki fanatisme keagamaan yang kuat tentunya sangat ampuh untuk dijadikan katalisator untuk mendongkrak perolehan suara kedua partai politik tersebut. Khususnya di Aceh, kedua partai ini mendapat Anies efek yang cukup besar di Parlemen mulai DPRK, DPRA hingga DPR RI karena mendukung Anies di Pilpres lalu. Bahkan, Partai Nasdem yang dulunya sempat kehilangan kursi DPR RI di Pemilu 2019 karena isu “penista agama” pasca mengusung Ahok sebagai Gubernur Jakarta pada tahun 2017 dan tragedi PT EMM yang melukai hati rakyat Aceh, berhasil memanfaatkan Anies Effect untuk mendulang suara di Pemilu 2024 dan dapat mengirimkan wakilnya ke Senayan.

“Sungguh sangat tega rasanya, masyarakat Aceh yang fanatik kepada Anies Baswedan karena Islamnya kuat wawasannya yang luas justru kini secara nyata dikhianati oleh Nasdem dan PKS. Sebagai masyarakat Aceh tentunya kita sangat kecewa, maka pantas kita tunjukkan pada Pilkada kali ini untuk bersikap dengan tidak memilih calon kepala daerah yang diusung kedua partai yang telah melukai hati rakyat Aceh. Ketika kedua partai itu tega meninggalkan Anies Baswedan hanya karena pragmatisme kepentingannya, kenapa tidak kita rakyat Aceh menunjukkan bahwa rakyat juga bisa meninggalkan Nasdem dan PKS dengan tidak memilih lagi calon kepala daerah yang diusung kedua partai ini,” tegasnya.

Sebagai rakyat Aceh yang berpegang teguh kepada nilai-nilai dan agama, tentunya kita paham betul bahwa pengkhianatan adalah tindakan yang sangat tidak dibenarkan dan memilukan.

“Untuk itu, para pendukung Anies Baswedan di Aceh hendaknya menunjukkan kepada semua bahwa kita istiqomah dengan sosok yang religius dan berwawasan seperti Anies Baswedan serta menolak sikap pragmatisme Partai Politik yang plinplan dan tidak istiqomah dengan rakyat,” ujarnya.

Berita Terkait

Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
Desak Audit BBM BPBD Gayo Lues, LIRA Curigai Terjadinya Pemborosan hingga Potensi Penggunaan Fiktif
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:40 WIB

RP60 JUTA DARI REKENING MERTUA DIDUGA DIGELAPKAN, R DILAPORKAN KE POLISI

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:19 WIB

Sekolah SDN 2 Way Halim Bandar Lampung Diduga cari keuntungan dengan menjual (LKS) Lembaran Kerja Siswa kedapa wali murid.

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:41 WIB

Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rakornas 2026, Presiden Tekankan Kedaulatan Pangan hingga Ekonomi Daerah

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:03 WIB

Ketua Umum LPK Muhammad Ali, S.H. Pertanyakan Polda Lampung Soal Dugaan Ijazah Plasu Eka Saudara Kembar Wali Kota Bandar Lampung  

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:46 WIB

Cita-Cita di Ujung Timur Papua, Satgas Yonif 521/DY Semangat Menuntut Ilmu di Pedalaman Kurima

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pengawasan Dana BOS Nasional Diuji,Pengelolaan Rp.2,6 Miliar di SMK Negeri 1 Sei Rampah Jadi Perhatian 

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:40 WIB

Di Antara Rimba dan Air Mata Harapan: Anjangsana TNI Bersama Saudara-saudara kita di ujung timur Indonesia

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:51 WIB

Ambil Langkah Preventif Polsek Gunung Anyar Pasang Alarm Gratis Untuk Warga

Berita Terbaru

Oleh .M Alfi Syahrin Ketua HMI Cabang Langkat Periode 2025-2026

POLITIK

79 Tahun Mengabdi:HMI,Umat dan Tanggung Jawab Kebangsaan

Selasa, 3 Feb 2026 - 22:45 WIB