Ir. Mawardi ST Mewakili Gubernur Aceh H. Muzakkir Manaf Kukuhkan DPD HPJI Aceh: Dorong Inovasi Infrastruktur Jalan Untuk Ketahanan Pangan

TB

- Redaksi

Rabu, 19 Februari 2025 - 00:11 WIB

40128 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Ir. Mawardi, ST, secara resmi mengukuhkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Aceh periode 2023-2027. Acara yang berlangsung di Ballroom The Pade Hotel, Selasa (18/2/2025), turut diwarnai dengan Seminar Nasional bertema “Integrasi Building Information Modelling dan Sistem Jaringan Jalan dalam Perencanaan dan Pengawasan Infrastruktur Jalan dan Jembatan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Wilayah”.

Dalam sambutan yang dibacakan Mawardi mewakili Gubernur Aceh Muallem, disampaikan harapan besar agar kepengurusan baru HPJI Aceh mampu berkontribusi signifikan dalam pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. “Selamat kepada para pengurus baru. Saya berharap kepengurusan ini semakin aktif dalam memajukan infrastruktur jalan dan jembatan di Aceh. Infrastruktur yang memadai adalah kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga ketahanan pangan,” ujar Mawardi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, pembangunan jalan dan jembatan tidak hanya untuk memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga sebagai fondasi dalam mendukung sektor pertanian dan distribusi hasil pangan. Di era modern ini, menurutnya, pemanfaatan teknologi seperti Building Information Modelling (BIM) sangat penting guna meminimalisir kesalahan desain dan meningkatkan efisiensi pembangunan.

“Kita harus memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin agar pembangunan berjalan optimal. Selain itu, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” tambah Mawardi.

Sementara itu, Ketua Umum DPP HPJI, Dr. Ir. Hedy Rahadian, M.Sc., dalam sambutannya menekankan peran HPJI sebagai organisasi yang menaungi seluruh bidang terkait pembangunan jalan. Ia menjelaskan bahwa HPJI bukan hanya berkutat pada sektor Bina Marga, tetapi juga menjangkau bidang perhubungan, kepolisian, kontraktor, dan pengembang jalan.

“HPJI adalah wadah lintas sektor yang bertanggung jawab atas pengembangan dan pengelolaan jalan. Profesionalisme dan standar kerja tinggi harus terus dijaga agar kontribusi nyata dapat dirasakan masyarakat,” ujar Hedy. Ia menambahkan, saat ini HPJI Pusat telah bekerja sama dengan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Indonesia (IJJI) untuk menerbitkan sertifikasi tenaga ahli.

Menurut Hedy, tantangan pembangunan infrastruktur saat ini tidak hanya terkait teknis, tetapi juga menyangkut efisiensi anggaran. Oleh karena itu, ia mendorong HPJI Aceh untuk memanfaatkan peluang pembiayaan alternatif, seperti melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor swasta. “Keterlibatan semua pihak sangat diperlukan. Jangan ragu untuk membuka ruang kerja sama dengan sektor swasta dalam pengembangan infrastruktur di daerah,” tegasnya.

Dalam sambutan virtualnya, Ketua DPD HPJI Aceh yang baru, Ir. Mohd Tanwier, MM, menyampaikan komitmen untuk membawa organisasi ke arah yang lebih baik dan profesional. “Kami akan terus mendukung pembangunan infrastruktur Aceh melalui peningkatan kompetensi anggota dan kerja sama dengan berbagai pihak. Seminar nasional ini adalah salah satu langkah untuk memperluas wawasan dan mencari solusi terbaik bagi pembangunan jalan dan jembatan di Aceh,” katanya.

Tanwier menegaskan, HPJI Aceh akan fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang infrastruktur dengan memanfaatkan teknologi terbaru. Ia optimistis, dengan sinergi dan kerja sama yang solid, pembangunan jalan di Aceh dapat berjalan efektif dan berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Acara pengukuhan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah daerah, akademisi, dan praktisi bidang infrastruktur. Diharapkan, melalui kepengurusan baru dan pemanfaatan teknologi modern, pembangunan jalan dan jembatan di Aceh semakin berkualitas dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
Desak Audit BBM BPBD Gayo Lues, LIRA Curigai Terjadinya Pemborosan hingga Potensi Penggunaan Fiktif
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:46 WIB

Cita-Cita di Ujung Timur Papua, Satgas Yonif 521/DY Semangat Menuntut Ilmu di Pedalaman Kurima

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pengawasan Dana BOS Nasional Diuji,Pengelolaan Rp.2,6 Miliar di SMK Negeri 1 Sei Rampah Jadi Perhatian 

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:40 WIB

Di Antara Rimba dan Air Mata Harapan: Anjangsana TNI Bersama Saudara-saudara kita di ujung timur Indonesia

Senin, 2 Februari 2026 - 21:29 WIB

Pakpak Bharat backs land acquisition talks for 45 MW hydropower project

Senin, 2 Februari 2026 - 20:08 WIB

Warga Desa Gemurung Laporkan Kepala Desa ke Kejari Sidoarjo Terkait Dugaan Pelanggaran APBDes

Senin, 2 Februari 2026 - 14:22 WIB

Sinergi TNI, Pemdes, dan Sekolah Hijaukan Tosari Hadapi Ancaman Bencana

Senin, 2 Februari 2026 - 12:54 WIB

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 Libatkan 5.020 Personel Gabungan

Senin, 2 Februari 2026 - 10:52 WIB

Gaji Tak Dibayarkan, Perangkat Desa Astapah Omben Laporkan Kepala Desa ke Polres Sampang

Berita Terbaru