Kinerja Illiza Afdal Menuju 50 Hari Kerja Dikritik: BMA Soroti Syariat Islam Melemah, Pelayanan Publik Buruk

TB

- Redaksi

Minggu, 23 Maret 2025 - 22:37 WIB

40181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Menjelang 50 hari kerja, kinerja Pj Wali Kota Banda Aceh, Illiza Afdal, mendapat sorotan dari berbagai pihak. Ketua Barisan Muda Aceh (BMA), Rahmad Rinaldi, menilai bahwa kebijakan yang dijalankan belum sepenuhnya mencerminkan visi dan misi yang dijanjikan. Ia menyoroti beberapa persoalan yang masih menjadi keluhan masyarakat.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah penegakan Syariat Islam di Banda Aceh yang dinilai melemah. Rahmad mengungkapkan bahwa masih ditemukan masyarakat yang secara terang-terangan melanggar aturan, seperti kedapatan berjualan makanan saat siang hari di bulan Ramadan. Di temukan Satpol PP WH tegasnya.

Selain itu, keluhan juga datang dari pedagang kaki lima yang mengaku mendapatkan oknum pungutan saat menjual takjil di bulan puasa. Menurut Rahmad, kondisi ini sangat bertolak belakang dengan upaya pemerintah dalam membantu perekonomian rakyat kecil. “Seharusnya pemko hadir untuk meringankan beban pedagang, katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmad juga menyoroti tidak adanya tindak lanjut dari Pemko Banda Aceh terkait instruksi Gubernur Aceh mengenai kewajiban salat berjamaah bagi PNS dan masyarakat. “Kalau instruksi gubernur saja diabaikan, bagaimana dengan kebijakan-kebijakan lainnya? Kita melihat hanya sibuk dengan pencitraan semata,” kritiknya.

Rahmad Rinaldi, turut menyoroti kondisi infrastruktur kota Banda Aceh yang dinilai kurang optimal, terutama dalam hal pencahayaan dan keindahan kota. Ia menilai banyak lampu jalan yang tidak berfungsi, sementara pemasangan lampu baru dilakukan tanpa memperbaiki yang lama. “Beberapa titik penting seperti depan Masjid Raya Baiturrahman, Jembatan Pango, dan kawasan Darussalam masih tampak gelap, padahal ini adalah area vital yang seharusnya terang dan tertata dengan baik,” ujar Rahmad. Menurutnya, pemerintah perlu lebih serius dalam mengelola infrastruktur perkotaan demi kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Tak hanya itu, permasalahan air bersih juga menjadi keluhan warga. Menjelang Idul Fitri, masih banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan pasokan air yang layak. “Masalah ini seharusnya bisa segera diatasi, karena air bersih adalah kebutuhan dasar warga,” ujar Rahmad.

Dengan berbagai keluhan tersebut, BMA meminta agar Illiza Afdal lebih serius dalam menjalankan tugasnya. “Bukan hanya sekadar pencitraan, tapi harus ada kerja nyata untuk memperbaiki Banda Aceh. Rakyat butuh pemimpin yang benar-benar bekerja, bukan sekadar tampil di media,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
Desak Audit BBM BPBD Gayo Lues, LIRA Curigai Terjadinya Pemborosan hingga Potensi Penggunaan Fiktif
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:29 WIB

Kanwil Ditjenpas Bengkulu Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas, Perkuat Pembangunan Zona Integritas

Selasa, 3 Februari 2026 - 03:29 WIB

Pakar Pers AKPERSI: Pejabat Publik yang Merekam Wartawan Saat Jalankan Tugas Jurnalistik Bisa di Proses Hukum

Senin, 2 Februari 2026 - 04:22 WIB

Polsek Pangkalan Brandan Laksanakan Pengamanan Ibadah Umat Kristiani ,Polres Langkat Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:30 WIB

Hari Keempat, Gotong Royong Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:55 WIB

Cegah Risiko Pohon Tumbang, Babinsa Pecalukan Turun Langsung Bersama Warga

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:51 WIB

Babinsa Kelurahan Bonto Rita Gelar Karya Bakti Bersama Kerukunan Keluarga Jawa di Lokasi Perkuburan

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi Apt. Rucita Arfianisa Gelar Reses Bersama Angkatan Muda Muhammadiyah Kerinci dan Pemdes Tutung Bungkuk

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:06 WIB

Astaga Diduga Ambulans Sebesar Rp1 Milyar 250 juta dan Diperuntukkan Sebagai Ambulans Rujukan Dengan Spesifikasi ICU mini Hilang Tanpa Jejak Perlengkapannya.

Berita Terbaru