Plt Sekda Aceh: BRA Kunci Menjaga Perdamaian Aceh

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 16 April 2025 - 00:15 WIB

40139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir Syamaun, mengingatkan seluruh unsur Badan Reintegrasi Aceh untuk benar-benar memahami wewenang badan itu. Ke depan, BRA harus merancang kegiatan jangka panjang yang menjadi bagian terpenting dari proses perdamaian.

“Rapat koordinasi ini penting. Karena BRA harus hadir untuk memastikan peace building benar-benar hadir di Aceh,” kata Nasir saat menyampaikan sambutan menggantikan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, pada Rapat Koordinasi Badan Reintegrasi Aceh dengan Satuan Laksana dan Penghubung Badan Reintegrasi Aceh Kabupaten/Kota di Banda Aceh, 15 April 2025.

Dalam literatur manajemen konflik, kata Nasir, dikenal istilah siklus konflik. Siklus ini dimulai dari konflik, berlanjut ke fase penghentian konflik, dan dilanjutkan dalam fase menjaga damai atau peace keaping.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hanya ada satu fase lagi yang benar-benar dijaga untuk memastikan damai berlanjut. Fase itu adalah peace building atau membangun dan mempromosikan perdamaian dalam masyarakat. Jika siklus ini tidak dipastikan, maka besar kemungkinan siklus ini akan berulang. Apalagi orang Aceh, kata Nasir, cenderung keras dalam menyikapi hal-hal berbau ketidakadilan. Itu menjadi kultur.

“Saat ini kita berada pada tahap peace building dan hanya satu garis menuju konflik lagi,” kata Nasir.

Karena itulah fase peace building ini harus berhasil. Prosesnya harus dikawal, diperbaiki dan dijaga. BRA, kata Nasir, adalah bagian penting dari fase peace building. Badan ini diamanahkan tanggung jawab besar untuk memastikan Aceh tidak kembali ke fase konflik. BRA punya tanggung jawab besar untuk menjaga perdamian.

Nasir juga mengingatkan agar BRA benar-benar menjadi lembaga yang dapat menyerap aspirasi korban konflik, bekas kombatan Gerakan Aceh Merdeka, serta bekas tahanan dan narapidana politik Aceh. Proses penyerapan bottom up ini tidak sulit karena seluruh penghubung BRA di daerah adalah ketua Komite Peralihan Aceh yang bersinggungan langsung dengan seluruh korban konflik, bekas kombatan, dan tapol/napol Aceh.

Nasir juga mengingatkan agar pimpinan BRA dengan ketua penghubung harus bersinergi. Sehingga generasi Aceh ke depan dapat hidup lebih layak dan lebih baik.

Kepala BRA, Jamaluddin, dalam laporan, mengatakan rapat ini digelar sebagai bagian dari persiapan BRA menghadapi peringatan 20 tahun damai Aceh. Rapat ini juga digelar untuk menyatukan pemahaman seluruh unsur BRA.

“Dalam pertemuan ini akan ada diskusi untuk memahami peran kita sebagai orang BRA. BRA perlu menajamkan pikiran dan menyamakan visi dan misi,” kata Jamaluddin. (Rilis)

Berita Terkait

Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
Desak Audit BBM BPBD Gayo Lues, LIRA Curigai Terjadinya Pemborosan hingga Potensi Penggunaan Fiktif
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:29 WIB

Kanwil Ditjenpas Bengkulu Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas, Perkuat Pembangunan Zona Integritas

Selasa, 3 Februari 2026 - 03:29 WIB

Pakar Pers AKPERSI: Pejabat Publik yang Merekam Wartawan Saat Jalankan Tugas Jurnalistik Bisa di Proses Hukum

Senin, 2 Februari 2026 - 04:22 WIB

Polsek Pangkalan Brandan Laksanakan Pengamanan Ibadah Umat Kristiani ,Polres Langkat Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:30 WIB

Hari Keempat, Gotong Royong Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:55 WIB

Cegah Risiko Pohon Tumbang, Babinsa Pecalukan Turun Langsung Bersama Warga

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:51 WIB

Babinsa Kelurahan Bonto Rita Gelar Karya Bakti Bersama Kerukunan Keluarga Jawa di Lokasi Perkuburan

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi Apt. Rucita Arfianisa Gelar Reses Bersama Angkatan Muda Muhammadiyah Kerinci dan Pemdes Tutung Bungkuk

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:06 WIB

Astaga Diduga Ambulans Sebesar Rp1 Milyar 250 juta dan Diperuntukkan Sebagai Ambulans Rujukan Dengan Spesifikasi ICU mini Hilang Tanpa Jejak Perlengkapannya.

Berita Terbaru