Fajarul Arwalis Kritik Keras Usman Lamreung: Pernyataan Soal Bank Aceh Tak Berdasar Memecah Belah, menyesatkan

TB

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025 - 19:40 WIB

40278 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Aktivis muda Aceh yang juga pemerhati kebijakan publik, Fajarul Arwalis, melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan Usman Lamreung yang menuding mantan direksi dan komisaris Bank Aceh Syariah (BAS) terlibat dalam budaya nepotisme akut. Menurut Fajarul, tudingan tersebut tidak berdasar dan justru berpotensi memecah belah kepercayaan publik terhadap institusi keuangan daerah.

Fajarul menyayangkan sikap Usman yang menurutnya tidak menyentuh pokok persoalan yang sebenarnya sedang dihadapi oleh Bank Aceh, yakni kekosongan manajemen definitif. “Usman tidak fokus pada substansi masalah. Yang lebih penting saat ini adalah bagaimana Pemerintah Aceh segera menunjuk Plt direksi dan mengajukan calon direksi definitif ke OJK,” ujarnya, selasa (22/4/2025).

Ia menegaskan bahwa direksi sebelumnya telah berhasil membawa Bank Aceh Syariah dalam kondisi sehat dan stabil. Oleh karena itu, tudingan bahwa mereka ‘sok bersih’ dan mempraktikkan nepotisme dinilai sebagai pernyataan yang tidak bertanggung jawab. “Apapun bentuknya, direksi lama telah menjalankan fungsi manajemen dengan baik,” tegas Fajarul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Fajarul menyindir kompetensi Usman dalam hal perbankan. Menurutnya, komentar Usman hanya menggambarkan pemahaman yang dangkal dan tidak sesuai dengan realitas dunia keuangan. “Kalau kita lihat dari sisi ilmu perbankan, Usman masih berada di kulit buku. Tak layak melontarkan pernyataan yang menggeneralisasi dan tanpa dasar,” katanya.

Fajarul juga memperingatkan agar isu-isu strategis seperti ini tidak dijadikan bahan politisasi yang dapat merusak citra dan stabilitas perbankan daerah. Ia meminta publik untuk tetap tenang dan percaya pada proses yang sedang berlangsung di tubuh Bank Aceh Syariah. “Kita harus dukung upaya perbaikan manajemen, bukan melempar narasi yang memecah belah,” tambahnya.

Terakhir, Fajarul menyerukan kepada Gubernur Aceh agar segera mengambil langkah cepat untuk menetapkan pelaksana tugas (Plt) dan mengusulkan nama-nama calon direksi definitif yang kredibel. “Langkah ini penting agar Bank Aceh tetap bisa beroperasi secara profesional dan tetap menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
Desak Audit BBM BPBD Gayo Lues, LIRA Curigai Terjadinya Pemborosan hingga Potensi Penggunaan Fiktif
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:49 WIB

Jembatan Presisi Polri di SDN Semulut 70% Siap, Siswa Lebih Aman

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:29 WIB

Kanwil Ditjenpas Bengkulu Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas, Perkuat Pembangunan Zona Integritas

Senin, 2 Februari 2026 - 04:22 WIB

Polsek Pangkalan Brandan Laksanakan Pengamanan Ibadah Umat Kristiani ,Polres Langkat Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:30 WIB

Hari Keempat, Gotong Royong Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:55 WIB

Cegah Risiko Pohon Tumbang, Babinsa Pecalukan Turun Langsung Bersama Warga

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:51 WIB

Babinsa Kelurahan Bonto Rita Gelar Karya Bakti Bersama Kerukunan Keluarga Jawa di Lokasi Perkuburan

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi Apt. Rucita Arfianisa Gelar Reses Bersama Angkatan Muda Muhammadiyah Kerinci dan Pemdes Tutung Bungkuk

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:06 WIB

Astaga Diduga Ambulans Sebesar Rp1 Milyar 250 juta dan Diperuntukkan Sebagai Ambulans Rujukan Dengan Spesifikasi ICU mini Hilang Tanpa Jejak Perlengkapannya.

Berita Terbaru