RDP DPRK Subulussalam: Kisruh Dugaan Pencemaran Limbah PT MSB II, Nelayan Menjerit

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 16 Mei 2025 - 20:36 WIB

40199 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam-Aceh, teropongbarat.co. Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam (16/06) terkait dugaan pencemaran limbah PT MSB II berujung kisruh. RDP yang seharusnya menjadi forum mencari solusi, justru diwarnai saling tuding dan minimnya komitmen dari pihak perusahaan.

Ribuan kilogram ikan mati mendadak di DAS Kecamatan Runding dan Sultan Daulat, diduga akibat limbah pabrik kelapa sawit tersebut, telah melumpuhkan mata pencaharian ratusan nelayan dan mengancam kelangsungan hidup masyarakat adat Mukim Binanga.

Nelayan Menuntut Keadilan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat nelayan Desa Muara Batu Batu dan Dusun Bukit Namo Buaya mengalami kerugian besar. Mereka menuntut keadilan dan kompensasi yang layak atas matinya ikan yang diduga disebabkan oleh limbah PT MSB II. Kepala Mukim Binanga, Tamrin Bharat, dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada 9 Mei 2025, menyampaikan tuntutan tegas kepada PT MSB II, termasuk pembayaran ganti rugi adat (“Kegontakhan”), perbaikan habitat sungai, penebaran bibit ikan, dan rehabilitasi hutan lindung (RHL) di sepanjang DAS.

PT MSB II Bantah Tuduhan, Izin Masih Diurus

Humas PT MSB II, Agustizar, menampik keras tudingan tersebut, bahkan menyarankan uji laboratorium. Namun, keterangan mengenai kelengkapan izin perusahaan terkesan tidak transparan, dengan jawaban singkat “masih dalam pengurusan” ketika diminta menunjukkan dokumen legal. Ironisnya, Kepala Dinas Perizinan Satu Pintu dan Asisten I Kota Subulussalam, Lidin Padang, menyindir keras, menyatakan bahwa jika Pemko Subulussalam masih memiliki harga diri, operasional PT MSB II seharusnya dihentikan karena dokumen perizinannya sangat naif. DLHK Kota Subulussalam mengakui belum terpenuhinya izin lingkungan PT MSB II, namun belum mengambil tindakan tegas.

RDP yang Tak Berujung?

RDP di DPRK Subulussalam sendiri tampaknya tak menghasilkan solusi konkret. Tekanan publik terus menguat, dengan aktivis lingkungan dan tokoh adat yang menuding limbah pabrik sebagai penyebab utama kerusakan lingkungan. Ketidakjelasan status izin dan bantahan dari pihak perusahaan semakin memperkeruh suasana.

Sorotan pada Pemerintah

Pertanyaan besar kini tertuju pada Pemko Subulussalam dan Forkopimda: apakah mereka berani menghadapi perusahaan yang diduga melanggar aturan, atau justru akan membiarkan kepentingan korporasi mengalahkan kepentingan masyarakat dan lingkungan? Kasus ini menjadi cermin urgensi reformasi pengawasan lingkungan dan ketegasan pemerintah dalam menindak pelanggaran hukum di Subulussalam. Nasib nelayan dan kelangsungan hidup masyarakat adat Mukim Binanga kini bergantung pada tindakan nyata, bukan hanya wacana dan rapat yang tak berujung.//tim inv. **

Berita Terkait

Ziarah Makam Pahlawan, Kejaksaan Negeri Subulussalam Kenang Jasa Pejuang Bangsa
Bijak Bermedsos: Kasus Pencemaran Nama Baik di Subulussalam RJ, Ditutup dengan Damai
CV Lae Saga Group Buat Ulah Lagi, Warga Belukur Makmur dan Kepala Mukim Binanga Justru Dituding Pencuri di Kebun Sendiri
Diduga Dana Ketahanan Pangan Mar-up di Desa Pulo Belen, Warga Minta APH Audit Rekening Desa
Polres Subulussalam Ucapkan Dirgahayu ke-21 untuk Densus 88 Anti Teror Polri
Kejari dan Pemko Subulussalam Pastikan Lokasi Pembangunan Gedung MBG dan Proyek Strategis Nasional
Sengketa Lahan Sawit di Desa Belukur, Masyarakat dan CV Lae Saga Group Saling Kliem, Mukim Binanga Bela Hak Rakyat
Cinta Terlarang & Vonis Hakim Saiful Hanif di Proyek Fiktif Subulussalam yang Sarat Kejanggalan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:24 WIB

Dandim Takalar Bersama Forkopimda Hadiri Kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak Peringati HUT RI Ke 80

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:21 WIB

Perkemahan Akbar Pramuka MKKS SMK se-Kampar 2025 Resmi Dibuka, Fokus Bangun Karakter dan Silaturahmi Siswa

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:30 WIB

Pengabdian Dosen Ilmu Pemerintahan UNJA, UMKM Kuala Simbur Siap Tembus Pasar Modern

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:25 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi Gelar Pengabdian Di SDN 13 Tanjab Timur

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 10:55 WIB

Babinsa Koramil 1410-03/Tompobulu Dampingi Petani Pantau Pertumbuhan Padi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Memakmurkan Masjid, Personel Koramil 1426-01/Polut Safari Shalat Subuh Berjamaah

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:53 WIB

Semarak Sunmori Merdeka 2025: Gubernur Al Haris Riding Bersama Biker Jambi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:49 WIB

Gubernur Al Haris Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai Kemerdekaan

Berita Terbaru