Skandal Dana Desa & Panwaslih Subulussalam: “Tidak Ada Nego”, Kejaksaan Tegaskan Petunjuk dari BPKP Aceh Sudah Dipenuhi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 13:37 WIB

40444 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | teropongbarat.co. Kejaksaan Negeri Subulussalam memastikan tidak ada negosiasi atau penghentian penyidikan dalam dua kasus dugaan korupsi yang tengah ditangani, yakni Skandal Dana Desa Bukit Alim dan dugaan penyimpangan dana Panwaslih Kota Subulussalam. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Subulussalam, Anton Susilo, SH.

“Tidak ada penghentian perkara di dua kasus ini, apalagi katanya ada ‘nego’. Itu tidak benar. Kita sudah menerima petunjuk yang jelas dari BPKP Aceh untuk perhitungan kerugian negara,” kata Anton kepada wartawan, Kamis (6/11).

Anton menyebut, Kejaksaan telah menindaklanjuti seluruh arahan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh, dan seluruh petunjuk tersebut sudah dipenuhi. Ia juga memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan tanpa kompromi meski ada pihak-pihak yang mencoba melakukan perbaikan administratif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasus Dana Desa Bukit Alim sudah naik ke tahap penyidikan. Walaupun ada upaya dari pihak tertentu memperbaiki administrasi atau fisik, proses hukum tetap jalan. Sebelumnya kita juga sudah beri tenggang waktu pengembalian,” jelasnya.

Dalam kasus Panwaslih Kota Subulussalam, Kejaksaan juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Sekretaris Daerah Kota Subulussalam, Haji Sairun. “Sudah kita periksa. Jadi isu bahwa kasus ini berhenti itu tidak benar,” tegas Anton Susilo di Banda Aceh.

Sementara itu, penanganan dugaan mafia tanah di Kecamatan Longkib dinilai masih rumit. Anton mengatakan, kompleksitas perkara ini muncul karena adanya arahan dari BPKP Aceh untuk melakukan pemeriksaan ulang terhadap lahan seluas ratusan hektare. “BPKP meminta agar tanah itu diinventarisir terlebih dahulu. Kita juga sudah menyurati Inspektorat, tapi hingga kini belum ada balasan,” ujarnya.

Publik sempat menduga adanya praktik “kongkalikong” antara oknum pemeriksa dan pengusaha dalam kasus tanah tersebut. Namun, Anton menegaskan Kejaksaan tidak memberi ruang bagi kompromi hukum. “Penyelidikan boleh berjalan lama, tapi di tahap penyidikan kami sudah temukan potensi kerugian negara. Surat petunjuk resmi dari BPKP Aceh juga sudah kami terima dan kami penuhi,” tegasnya.

Dua kasus besar ini menjadi sorotan publik karena telah berlangsung lama tanpa kejelasan akhir. Kejari Subulussalam menegaskan tidak ada upaya menutup-nutupi kasus dan menolak segala bentuk intervensi dari pihak mana pun. “Tidak ada negosiasi hukum. Siapa pun yang terbukti bersalah akan diproses,” pungkas Anton Susilo.//@nton tin**

Berita Terkait

Desak Audit BBM BPBD Gayo Lues, LIRA Curigai Terjadinya Pemborosan hingga Potensi Penggunaan Fiktif
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan
PW SEMMI ACEH Mendesak Aparat Penegak Hukum Untuk Mengusut Tuntas Mafia Mafia Minyak Di Aceh

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 21:41 WIB

Bupati Pakpak Bharat dukung percepatan pembebasan lahan PLTA Kombih III

Senin, 2 Februari 2026 - 21:29 WIB

Pakpak Bharat backs land acquisition talks for 45 MW hydropower project

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:02 WIB

Nama Banyak, Janji Satu: Mhd Safrizal Dilaporkan atas Dugaan Penipuan Masuk Kowad

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:56 WIB

Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah,Bupati Karo Hadiri konsultasi Publik RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:55 WIB

Bupati Karo Hadiri Pelantikan Rektor USU Periode 2026–2031

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:25 WIB

PTPN IV dan Unand Matangkan Hilirisasi Gambir di Pakpak Bharat

Rabu, 28 Januari 2026 - 01:05 WIB

Selamat Bertugas Kapolsek Sunggal, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Sunggal Dorong Sinergi Kamtibmas dan Penegakan Hukum

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:53 WIB

Rakernas XVII APKASI di Batam, Bupati Pakpak Bharat Dorong Sinergi Pusat dan Daerah

Berita Terbaru

KARO

Niat Klaim Asuransi, Kakak Bunuh Adik Kandung 

Senin, 2 Feb 2026 - 22:42 WIB