PT BSI Diduga Abaikan Hak Masyarakat dan Retribusi, YLBH CNI Desak Pemkab Batu Bara Bertindak

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:55 WIB

4046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara, 14-01-2026 – Perusahaan Perkebunan Buana Sawit Indah (BSI) yang berlokasi di Kabupaten Batu Bara dan berbatasan dengan beberapa desa di Kecamatan Datuk Tanah Datar diduga tidak menghiraukan pengajuan lahan di luar Hak Guna Usaha (HGU) untuk kepentingan Koperasi Merah Putih.

Selain itu, PT BSI juga diduga tidak pernah memberikan plasma dan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada desa-desa yang berbatasan dengan perkebunan, meskipun HGU-nya sudah diperpanjang dua periode.

Warga juga mengeluhkan pembuangan limbah BP 3 Limbah dan limbah atas, termasuk asap Pabrik Kelapa Sawit (PKS), yang berdampak buruk terhadap kesehatan, khususnya di Desa Mekar Baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum YLBH Cakrawala Nusantara Indonesia (CNI), Khairul Abdi Silalahi, S.H, M.H, menyoroti terkait retribusi Perkebunan Buana Sawit Indah (BSI) dan mendesak Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan DPRD Kabupaten Batu Bara untuk mengambil sikap terkait retribusi dan limbah perusahaan tersebut.

Khairul Abdi Silalahi, S.H, M.H, berharap Pemkab Batu Bara dan DPRD Kabupaten Batu Bara segera melakukan investigasi dan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran terkait retribusi, pengelolaan limbah, dan pemenuhan hak-hak masyarakat yang terdampak operasional PT BSI. (Tim Media)

Berita Terkait

Jembatan Presisi Polri di SDN Semulut 70% Siap, Siswa Lebih Aman
Kanwil Ditjenpas Bengkulu Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas, Perkuat Pembangunan Zona Integritas
Pakar Pers AKPERSI: Pejabat Publik yang Merekam Wartawan Saat Jalankan Tugas Jurnalistik Bisa di Proses Hukum
Polsek Pangkalan Brandan Laksanakan Pengamanan Ibadah Umat Kristiani ,Polres Langkat Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif
Hari Keempat, Gotong Royong Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut
Cegah Risiko Pohon Tumbang, Babinsa Pecalukan Turun Langsung Bersama Warga
Babinsa Kelurahan Bonto Rita Gelar Karya Bakti Bersama Kerukunan Keluarga Jawa di Lokasi Perkuburan
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi Apt. Rucita Arfianisa Gelar Reses Bersama Angkatan Muda Muhammadiyah Kerinci dan Pemdes Tutung Bungkuk

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:29 WIB

Kanwil Ditjenpas Bengkulu Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas, Perkuat Pembangunan Zona Integritas

Selasa, 3 Februari 2026 - 03:29 WIB

Pakar Pers AKPERSI: Pejabat Publik yang Merekam Wartawan Saat Jalankan Tugas Jurnalistik Bisa di Proses Hukum

Senin, 2 Februari 2026 - 04:22 WIB

Polsek Pangkalan Brandan Laksanakan Pengamanan Ibadah Umat Kristiani ,Polres Langkat Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:30 WIB

Hari Keempat, Gotong Royong Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:55 WIB

Cegah Risiko Pohon Tumbang, Babinsa Pecalukan Turun Langsung Bersama Warga

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:51 WIB

Babinsa Kelurahan Bonto Rita Gelar Karya Bakti Bersama Kerukunan Keluarga Jawa di Lokasi Perkuburan

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi Apt. Rucita Arfianisa Gelar Reses Bersama Angkatan Muda Muhammadiyah Kerinci dan Pemdes Tutung Bungkuk

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:06 WIB

Astaga Diduga Ambulans Sebesar Rp1 Milyar 250 juta dan Diperuntukkan Sebagai Ambulans Rujukan Dengan Spesifikasi ICU mini Hilang Tanpa Jejak Perlengkapannya.

Berita Terbaru