Ibu Wali Siswa Memìnta Kapolda Sumut Agar Menindak dan Diproses Secara Hukum Terkait Pemotongan Bantuan Pendidikan

NORMAN SEMBIRING

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 21:23 WIB

40171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miris..!!
Oknum Kepala Sekolah SMA-SMK Yapim Taruna Sei Rotan Diduga Lakukan Pungli Dana Bantuan PIP

Deli Serdang-Sumut-Teropongbarat.com | Pendidikan adalah salah satu aset bangsa Indonesia dalam memajukan kesejahteraan dan kemajuan bangsa.

Salah satu strategi pemerintah dalam memajukan pendidikan adalah dengan menjalankan dan menerapkan program Pendidikan Indonesia Pintar (PIP) ke seluruh Indonesia. Tujuan program Pendidikan Indonesia Pintar (PIP) adalah untuk mencegah ataupun mengatasi anak-anak Indonesia putus sekolah akibat biaya sekolah yang tidak terjangkau oleh masyarakat. Bantuan program Pendidikan Indonesia Pintar (PIP) berupa bentuk uang tunai yang langsung di salurkan ke rekening siswa. Dana tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan maupun kebutuhan pendidikan siswa, seperti membeli buku, alat tulis, transportasi dan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, bantuan PIP di sekolah SMA-SMK swasta YAPIM TARUNA SEI ROTAN (YAYASAN PERGURUAN INDONESIA MEMBANGUN TARUNA) Kecamatan Percut SEI Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara justru sebaliknya oknum Kepala Sekolah inisial “TS” SMA-SMK YAPIM TARUNA SEI ROTAN diduga telah menyalahgunakan kekuasaan dan jabatan dengan melakukan perbuatan Pungli bantuan PIP para siswa.

Saat awak media menerima informasi langsung dari salah seorang wali siswa insial “RP” di kediamannya Jumat, 24 Januari 2025 mengatakan bahwa anaknya yang sekolah di SMA-SMK YAPIM TARUNA SEI ROTAN menerima bantuan program Pendidikan Indonesia Pintar (PIP) dan mendapatkan bantuan sebesar 1,8 juta. Bantuan uang tunai tersebut langsung di potong untuk pembayaran uang sekolah selama 6 bulan kedepan. Dimana biaya uang sekolah per bulan sebesar 250 ribu rupiah jadi total keseluruhannya sebesar 1,5 juta. Kemudian di potong lagi untuk uang Praktek Kerja Lapangan (PKL) sebesar 180 ribu rupiah. Kemudian di potong kembali uang sebagai admin sebesar 110 ribu rupiah. Sisanya sebesar 10 ribu rupiah di berikan kepada anak saya. Yang mengherankan, setiap pencairan bantuan uang tunai Kepala Sekolah ikut ke Bank bersama siswa tanpa didampingi wali siswa. Uang tersebut diambil oleh Kepala Sekolah dari siswa,” terang wali siswa.(23/1/25)

Lanjut, pertanyaan saya apakah benar bila menerima bantuan PIP ada potongan administrasi dan sebesar itukah. Yang saya tahu bahwa bantuan PIP tidak ada potongan sepeser pun,” jelas salah satu wali siswa.

Saat awak media meminta konfirmasi kepada Kepala Sekolah SMA-SMK YAPIM TARUNA SEI ROTAN inisial “TS” terkait hal tersebut melalui telepon seluler namun tidak bersedia memberikan konfirmasi tersebut dan awak media menghubungi melalui WhatsApp pihak Kepala Sekolah SMA-SMK YAPIM TARUNA SEI ROTAN tidak dapat di hubungi bahkan mirisnya lagi Kepala Sekolah inisial “TS” memblokir WhatsApp awak media.

Tidak hanya di situ awak media pun menghubungi Kepala Tata Usaha SMA-SMK YAPIM TARUNA SEI ROTAN inisial “J” meminta konfirmasi terkait hal pemotongan tersebut,” mengatakan bahwa terkait pemotongan bantuan itu bukanlah wewenang dan bukan urusan saya karena saya hanya bertugas untuk mengajukan siswa dalam bantuan tersebut,” terangnya.

Akhirnya keesokan hari nya, awak media pun menghubungi dan mengkonfirmasi Ketua Pengurus Harian Yayasan Perguruan Indonesia Membangun Taruna Sumut-Riau inisial “AS” mengatakan hal ini akan saya jajakin dan pelajarin terlebih dahulu bila mana ditemukan ada tindakan yang merugikan orang tua maupun siswa maka kami pengurus harian Yayasan Perguruan Indonesia Membangun Taruna (YAPIM) Sumut-Riau pasti ambil tindakan tegas.

Saat awak media bersama orang tua siswa mendatangi sekolah SMA-SMK YAPIM TARUNA SEI ROTAN inisial “TS” untuk ketemu dan meminta konfirmasi langsung sangat di sayangkan pihak Kepala Sekolah tindak berada di tempat,” ucap seorang satpam (24/1/25)

“Meminta kepada bapak Kapolda Sumut melalui Unit Saber Pungli agar kasus pemotongan bantuan pendidikan ini segera ditindak dan di proses secara hukum,” ucap seorang ibu wali siswa.”.

” Dan kami selaku orang tua siswa yang menerima bantuan PIP meminta kepada bapak Yayasan Perguruan Indonesia Membangun Taruna agar Kepala Sekolah SMA-SMK YAPIM TARUNA SEI ROTAN inisial “TS” segera dipecat,” lanjut ucap seorang ibu yang tidak mau di sebut namanya.

Hingga berita ini diterbitkan dugaan pungli bantuan PIP oleh kepala sekolah SMA-SMK YAPIM TARUNA SEI ROTAN para siswa masih dalam proses. (TIM)

Berita Terkait

Diduga di Manipulasi Data, 7.078 KPM BLT Kesra Kecamatan Robatal Tidak Sesuai KPM
Aktivis NTB Soroti Dugaan Korupsi Dana Aspirasi dan Desak Penegakan Hukum yang Tegas
Bendahara Desa Nepa Diduga Tilep Siltap Perangkat Desa
Kajari Aceh Tenggara Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi Jembatan Silayar, Kerugian Negara Rp2,6 Miliar
Bupati Franc Tumanggor Tinjau Lokasi Pembangunan Dapur SPPG Di Kecamatan STTU Jehe
Tidak Transparan, PJ Kades Nepa Diduga Manipulasi Dana Desa Pekerjaan Betonisasi
Proyek DD Bapelle Robatal Di Dugaan Asal-Asalan, Aktivis Muda Sampang : Penyelewengan DD Jangan Dianggap Sepelle
Kasus Dana PEN Dinilai Lamban dan Tidak Transparan, MUSPERA Sampang Akan Melakukan Audiensi Ke PROPAM Polda Jatim 

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:00 WIB

Mahasiswa KKM Umuslim giatkan pengajian Anak-Anak desa Jangka Alue U

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:03 WIB

Mahasiswa Umuslim Lakukan Program Mahasiswa Berdampak di Pante Lhong

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:42 WIB

Alumni  Magister Manajemen Uniki dominasi pimpin  Kepala SMA, SMK, dan SLB Se-Kabupaten Bireuen

Sabtu, 24 Januari 2026 - 00:33 WIB

BEM Fakultas Hukum Uniki Gelar Trauma Healing di Desa Dampak Banjir

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:52 WIB

Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Pastikan Anak-anak Bireuen Tetap Belajar

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:18 WIB

Bantu daerah berdampak banjir Dosen Umuslim pasang sistem PLTS Hibrid di Dusun Bivak, Bireuen

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:40 WIB

Dosen Fikom Umuslim terima donasi dari APTIKOM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:21 WIB

DPP PPP Bantu Obat-Obatan Untuk Korban Banjir Di Aceh

Berita Terbaru