Apkasindo Aceh: Dari Sawit untuk Negeri, Menanam Generasi Pemimpin Masa Depan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:08 WIB

40109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Di tengah geliat ekonomi perkebunan yang menjadi nadi hidup masyarakat pedesaan, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh tampil semakin dinamis. Bukan sekadar organisasi petani, Apkasindo kini menjadi pusat pembelajaran dan laboratorium sosial bagi mahasiswa dan generasi muda Aceh yang ingin belajar langsung dari akar perjuangan ekonomi rakyat.

Ketua Apkasindo Aceh, Ir. Netap Ginting, menegaskan pentingnya transfer pengetahuan dari petani kepada generasi penerus Aceh.

“Kami ingin sawit bukan hanya menghasilkan minyak, tapi juga melahirkan pemimpin. Pendidikan yang baik harus berakar dari tanah, dari pengalaman nyata, bukan sekadar teori. Itulah nilai yang kami tanamkan kepada mahasiswa dan masyarakat tani Aceh,” ujar Netap Ginting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program edukasi yang digagas Apkasindo Aceh kini membuka ruang kolaborasi antara petani dan kampus. Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Aceh ikut terjun ke lapangan: meneliti produktivitas, menganalisis tata kelola sawit berkelanjutan, dan memahami langsung dinamika sosial ekonomi di pedesaan.

Bagi Ir. Netap Ginting, regenerasi petani bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan juga pembentukan karakter.

“Petani muda harus punya ilmu, tapi juga idealisme dan semangat kepemimpinan. Dari sawit, kita belajar kerja keras, kemandirian, dan tanggung jawab sosial. Itulah yang akan membentuk wajah Aceh masa depan,” katanya.

 


Apkasindo Aceh aktif menggelar kegiatan coaching clinic, seminar pertanian berkelanjutan, dan pelatihan literasi ekonomi bagi petani dan mahasiswa. Hasilnya mulai terasa: muncul komunitas petani muda yang berpikir visioner, dan mahasiswa yang melihat sawit bukan sekadar komoditas, melainkan fondasi kemandirian bangsa.

Gerakan ini menjadi bukti bahwa pendidikan tak hanya milik ruang kuliah — tetapi juga tumbuh subur di kebun, di antara batang sawit, dan di bawah naungan semangat gotong royong masyarakat tani.

> “Kami berharap, dari kebun sawit akan lahir pemimpin Aceh yang cerdas, berakhlak, dan paham penderitaan rakyat,” tutup Ir. Netap Ginting.

Dengan semangat itu, Apkasindo Aceh terus menanam bukan hanya pohon sawit, tapi juga benih-benih pemimpin masa depan yang tumbuh dari bumi Aceh untuk negeri.//@nton tin**

Berita Terkait

Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
Desak Audit BBM BPBD Gayo Lues, LIRA Curigai Terjadinya Pemborosan hingga Potensi Penggunaan Fiktif
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:49 WIB

Jembatan Presisi Polri di SDN Semulut 70% Siap, Siswa Lebih Aman

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:29 WIB

Kanwil Ditjenpas Bengkulu Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas, Perkuat Pembangunan Zona Integritas

Senin, 2 Februari 2026 - 04:22 WIB

Polsek Pangkalan Brandan Laksanakan Pengamanan Ibadah Umat Kristiani ,Polres Langkat Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:30 WIB

Hari Keempat, Gotong Royong Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:55 WIB

Cegah Risiko Pohon Tumbang, Babinsa Pecalukan Turun Langsung Bersama Warga

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:51 WIB

Babinsa Kelurahan Bonto Rita Gelar Karya Bakti Bersama Kerukunan Keluarga Jawa di Lokasi Perkuburan

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:45 WIB

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi Apt. Rucita Arfianisa Gelar Reses Bersama Angkatan Muda Muhammadiyah Kerinci dan Pemdes Tutung Bungkuk

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:06 WIB

Astaga Diduga Ambulans Sebesar Rp1 Milyar 250 juta dan Diperuntukkan Sebagai Ambulans Rujukan Dengan Spesifikasi ICU mini Hilang Tanpa Jejak Perlengkapannya.

Berita Terbaru