PD AMAN Kerinci Gelar Pendidikan Hukum Kritis Masyarakat Adat untuk Komunitas di Kerinci

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 11:00 WIB

40189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci – Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD AMAN) Kerinci kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas komunitas adat. Pada Sabtu, 28 November 2025, AMAN Kerinci menggelar Pendidikan Hukum Kritis Masyarakat Adat yang diikuti oleh 14 Komunitas Adat di wilayah PD AMAN Kerinci. Kegiatan ini berlangsung di Saung Jiare, Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci.

Kegiatan menghadirkan pemateri utama Endang Kuswardani, S.H.—aktivis perempuan, advokat, Ketua PW AMAN Jambi, dan anggota PPMAN (Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara). Dalam pemaparannya, Endang menekankan pentingnya membaca situasi hukum, memahami hak-hak kolektif masyarakat adat, dan menguatkan daya kritis komunitas dalam menghadapi persoalan struktural yang sering dialami masyarakat adat.

Acara dibuka langsung oleh Ketua PD AMAN Kerinci, Muhammad Hazmin, S.IP. Dalam sambutannya, Hazmin menegaskan bahwa pendidikan hukum kritis adalah fondasi penting bagi penguatan komunitas adat.
“Masyarakat adat perlu memahami posisi dan hak mereka. Tanpa pengetahuan hukum yang kuat, komunitas akan rentan terhadap berbagai bentuk ketidakadilan. Pendidikan seperti ini adalah bagian dari upaya memperkuat gerakan masyarakat adat di Kerinci,” kata Hazmin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hazmin juga menyampaikan perkembangan penting tentang Sekolah Adat di Kabupaten Kerinci. Saat ini, sudah terdapat 5 Sekolah Adat yang berjalan di beberapa komunitas. Ia menjelaskan bahwa musyawarah komunitas tengah berlangsung untuk membentuk sekolah adat di komunitas-komunitas lain yang belum memilikinya.
“Sekolah Adat adalah ruang pewarisan pengetahuan, budaya, dan identitas. Kita dorong setiap komunitas memiliki Sekolah Adat, agar generasi muda memahami akar budayanya dan mampu menjaga wilayah adatnya dengan ilmu dan karakter,” tegasnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi Sosialisasi Struktur Organisasi AMAN yang disampaikan oleh Hadial Putra, M.A. Ia menjelaskan struktur AMAN, sayap-sayap organisasi seperti BPAN (Barisan Pemuda Adat Nusantara), Perempuan AMAN, dan PPMAN, serta otonomi organisasi seperti Sekolah Adat dan pengembangan ekonomi melalui BUMA (Badan Usaha Milik Masyarakat Adat). Produk lokal dari BUMA nantinya dapat dipasarkan melalui pasar AMAN maupun pasar lokal sebagai bentuk penguatan ekonomi komunitas.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PW AMAN Jambi Endang Kuswardani juga menekankan pentingnya kreativitas dalam pengembangan ekonomi masyarakat adat. Ia mendorong komunitas untuk membuat visualisasi video kehidupan adat, mengolah hasil alam menjadi produk bernilai ekonomis seperti souvenir, makanan khas, ramuan herbal, madu, dan lainnya. Ia juga mengajak generasi muda untuk menulis dan mendokumentasikan kehidupan komunitas adat serta kembali ke wilayah adat untuk menjaga kampung dan budaya mereka.

Kegiatan berjalan penuh antusias dan menjadi wadah konsolidasi penting bagi 14 komunitas adat yang hadir. Melalui rangkaian kegiatan ini, AMAN Kerinci menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian budaya, kemandirian ekonomi, serta penguatan pengetahuan masyarakat adat demi menjaga keberlanjutan komunitas dan wilayah adat di Kabupaten Kerinci.

Penulis : Ilham Kurniawan, S.IP.,M.Sos

Berita Terkait

Lapas Labuhan Ruku Gelar Tausyiah Kerohanian Islam bagi Warga Binaan Wanita
Belajar dari Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Susun Strategi Percepatan Energi Terbarukan RI
Evaluasi Program Prioritas Kapolri, Wakapolda NTB Tekankan Peningkatan Kinerja dan Harkamtibmas
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:46 WIB

PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:43 WIB

TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:52 WIB

BPN dan Pemko Subulussalam Didesak Buka Warkah SHM CV Lae Saga, Ada Apa di Balik 517 Hektare Lahan Gambut?

Berita Terbaru