Sekolah Adat Koto Payung Semurup Tinggi Ziarahi Jejak Masa Lampau: Rumah Gadang Mande Rubiah, Komplek Makam Bundo Kanduang di Inderapura

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 09:46 WIB

40232 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR SELATAN – Minggu, 7 Desember 2025.
Sekolah Adat Koto Payung Semurup Tinggi melakukan napak tilas sejarah ke Rumah Gadang Mande Rubiah dan Komplek Makam Bundo Kanduang di Inderapura, Lunang, Pesisir Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para guru adat, murid adat, serta pegiat budaya untuk menelusuri kembali jejak sejarah dan nilai-nilai adat yang memiliki hubungan erat dengan Kerinci dan Inderapura.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Sekolah Adat Koto Payung Semurup Tinggi disambut hangat oleh penjaga sekaligus penerus garis keturunan Mande Rubiah. Rombongan berkesempatan melihat dari dekat berbagai benda pusaka seperti gong, pedang, serta senjata tradisional lainnya yang masih terawat rapi di dalam Rumah Gadang Mande Rubiah—sosok yang dikenal masyarakat sebagai Bundo Kanduang atau Ratu Kerajaan Pagaruyung yang hijrah ke Lunang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan Sekolah Adat menyampaikan bahwa keberadaan pusaka, rumah adat, serta situs sejarah tersebut menjadi pengingat kuat pentingnya pelestarian budaya, adat istiadat, dan warisan leluhur. Mereka berharap Rumah Mande Rubiah dapat menjadi inspirasi untuk Kabupaten Kerinci dalam mengembangkan Rumah Gedang yang ada di Masyarakat sebagai destinasi wisata religi dan sejarah, sebagaimana pengembangan Rumah Mande Rubiah di Lunang.

Situs Sejarah yang Tak Pernah Tenggelam

Tabir yang tersuruk itu seolah tak berlaku di Rumah Gadang Mande Rubiah. Meski tidak memiliki gonjong yang menjulang tinggi, ukiran rumit, atau pernak-pernik megah khas Rumah Gadang di Darek Minangkabau, bangunan ini tetap berdiri anggun dengan karakter khasnya sendiri. Rumah ini adalah tempat musyawarah, tempat orang berkumpul untuk mengambil mufakat, serta ruang hidup bagi seorang perempuan terpandang.

Mande Rubiah adalah gelar kehormatan bagi perempuan penting, sejajar dengan gelar Bundo Kanduang. Namun jejak sejarah beliau masih banyak bersandar pada kaba Cindua Mato—sastra lisan Minangkabau yang menjadi referensi utama tentang kisah Mande Rubiah. Minimnya sumber baru menjadikan sosoknya misterius sekaligus memikat bagi peneliti, pegiat budaya, dan masyarakat adat.

Pertemuan yang Penuh Kesan

Rombongan Sekolah Adat Koto Payung Semurup Tinggi merasa beruntung saat tiba di Rumah Gadang Mande Rubiah. Penjaga rumah adat itu sedang berada di ruang tamu, seakan mengetahui kedatangan mereka. Silaturahmi pun terjalin, dan rombongan berdiskusi mengenai sejarah serta kepercayaan masyarakat setempat yang meyakini bahwa Mande Rubiah adalah Bundo Kanduang Minangkabau.

Matahari belum sepenuhnya rebah ketika rombongan duduk memandangi rumah adat tua yang masih tampak kokoh. Cat kecoklatan mengkilap, ornamen lama terpajang gagah, meski beberapa bagian dinding dan lantai telah diganti karena usia. Namun wibawa dan aura sejarah bangunan itu tetap terjaga kuat.

Napak tilas ini menjadi pengalaman penting bagi Sekolah Adat Koto Payung Semurup Tinggi dalam memperkuat Pendidikan adat, menambah wawasan sejarah murid adat, serta menjaga kesinambungan nilai-nilai leluhur. Rumah Gadang Mande Rubiah bukan hanya saksi masa lalu, namun juga pengingat bahwa jati diri budaya harus terus dirawat dari generasi ke generasi.

Oleh : Ilham Kurniawan, S.IP.,M.Sos

Berita Terkait

Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum
Lirik Investor Korea Selatan, Pemerintah Kabupaten Langkat Dorong Percepatan Pembangunan Pelabuhan Pangkalan Susu
Pemkab Langkat Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026,Wabup Tiorita: Berikan Data Akurat
Syah Afandin Apresiasi Penyaluran ZIS BAZNAS Langkat Rp224 Juta,Siapkan Zakat Pribadi Rp50 Juta
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bertindak, Seorang Pemilik Sabu Diamankan di Lawe Alas
Perkaya Literasi Daerah, Akademisi Rahmawan Cibro Hibahkan Dua Judul Buku Berstandar HKI untuk Aceh Singkil
Masyarakat Desa Srikayu Meminta APH Usut Tuntas Dugaan Pengelapan Lahan Eks Transmigrasi 
Penuh Haru dan Kekeluargaan, Kanwil Ditjenpas Sumut Lepas Yudi Suseno Menuju Amanah Baru di Jawa Barat

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:47 WIB

Innova Tabrak Truk di Tol Medan–Tebing Tinggi, Enam Orang Alami Luka-luka

Senin, 15 Juni 2026 - 16:16 WIB

Gagal Nyalip Truk, Tiga Pelajar Terluka Tabrak Tronton di Sei Buluh

Senin, 15 Juni 2026 - 07:53 WIB

Tiga pria di Bantaeng Diamankan Tim Cobra Patmor Sat Samapta, Diduga Usai Pesta Narkoba

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:07 WIB

Pelarian Terduga Kasus Penipuan Akhirnya Diciduk Tim URC Polres Pasuruan Kota

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:59 WIB

URC Satreskrim Polres Bantaeng, Optimalkan Patroli Pemeliharaan Kamtibmas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:11 WIB

Polsek Teluk Mengkudu Selidiki Perusakan Tiga Makam di Sialang Buah, Terduga Pelaku Diduga ODGJ

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:24 WIB

Pick Up Terguling di Tol Sergai Akibat Ban Pecah, Tiga Orang Luka Ringan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:07 WIB

Satres Narkoba Sergai Tangkap Pengedar Sabu di Rumahnya

Berita Terbaru