Modus BBM Subsidi Isuzu Elf  Diduga Gunakan plat SBBU  serdang Bedagi 

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:41 WIB

4073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serdang bedagai provinsi Sumatera Utara-Modus Dugaan Kejahatan terstruktur dan sistematis penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak ( BBM) Bersubsidi akhirnya Terkuak ke Publik Rabu 21 januari 2026,Sebuah Mobil Isuzu Elf Box tertangkap tangan saat Pengisian BBM jenis Pertalite dengan Modus licik dengan Mengganti Plat nomor kendaraan, Sebuah praktik yang patut diduga telah berlangsung lama dan teroganisir. Fakta lapangan tak terbantahkan hasil dokumentasi investigasi tim media dan lembaga menunjukkan kejanggalan

-Plat nomor Depan : BB 8095 XM

Plat nomor Belakang BK 8471 GY

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua identitas kendaraan berbeda digunakan dalam satu waktu dan satu unit mobil, fakta ini mengarah pada indikasi kuat manipulasi identitas kendaraan, Sebuah modus klasik Mafia BBM Bersubsidi untuk Menipu sistem dan mata masyarakat agar dapat mengisi Berulang kali Rudi dan Riwanto sebagai penggiat Anti korupsi Propinsi Sumatera utara langsung menghentikan dan mengintrogasi Supir Kendaraan Elf Box yang di curigai melakukan pengisian BBM jenis Pertalite Berulang kali di SPBU 13.203.188, jalan Pahlawan pekan Dolok masihul Kecamatan Dolok masihul kabupaten Serdang bedagai provinsi Sumatera Utara.

Terjadi perdebatan sengit Rudi dan Riwanto Dengan supir truk box ELF dengan identitas kendaraan Plat Depan BB 8095 XM dan Belakang BK 8471 GY tersebut,supir truck tersebut tetap membantah Bahwasan nya dirinya baru kali ini melakukan nya dan langsung melarikan diri dengan alasan mobil temannya kehabisan minyak. Rudi menjelaskan dengan nada geram “Bagaimana Kendaraan dengan Plat nomor depan Belakang Berbeda bisa lolos pengisian BBM jenis Pertalite,apakah ada keterlibatan internal operator SPBU dan pengurus SPBU tersebut, kami menduga ada sistem yang terstruktur di SPBU 13.203.188 Dolok masihul tersebut.

Riwanto menegaskan, ” Dalam konteks BBM Bersubsidi, Kelalain adalah Kejahatan apalagi ini saya menduga ada sistem yang di atur dengan sengaja, karena setiap liter Pertalite yang diselewengkan adalah hak rakyat kecil yang di rampas secara terang terangan.

Sambung Riwanto “Dan ini jelas diduga Para Mafia BBM dan Pengurus SPBU atau operator SPBU 13.203.188.jalan Pahlawan pekan Dolok masihul tersebut melanggar UU nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Pasal 55 yang berbunyi: Penyalahgunaan BBM Bersubsidi dapat diancam dengan Pidana penjara 6 tahun dan denda sebanyak Rp.60 miliar.

Kami minta kepada Bapak Kapolda Sumatera utara dan Bapak Kapolres Serdang Bedagai agar segera Tangkap para Mafia BBM Bersubsidi yang di Kabupaten Serdang Bedagai provinsi Sumatera Utara khusus nya di SPBU 13.203.188 jalan Pahlawan pekan Dolok masihul Kecamatan Dolok masihul kabupaten Serdang bedagai, karena BBM Bersubsidi tersebut adalah milik rakyat kecil,Bukan pemilik perusahaan nakal atau para Mafia BBM,dan kami juga meminta kepada kepada pihak pertamina untuk segera lakukan evaluasi jika terdapat kecurangan pada SPBU yang nakal maka hentikan pasokan sementara hingga situasi benar-benar kondusif agar tidak terjadi praktik- praktik curang kedepan nya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi dari dari SPBU 13.203.188 jalan Jalan pekan Dolok masihul Kecamatan Dolok masihul kabupaten Serdang bedagai provinsi Sumatera Utara atau dari Pihak pertamina.

Redaksi//

Terpongbarat.com 

(Investigasi)

Berita Terkait

RSPAD Gatot Soebroto Hadirkan Layanan Screening dan Assessment Kesehatan Mental Profesional
Rakernas XVII APKASI di Batam, Bupati Pakpak Bharat Dorong Sinergi Pusat dan Daerah
Pakpak Bharat Matangkan Perluasan 10.000 Hektare Gambir, Siap Sambut Tim Ground Checking Kementan
Tak Sampai 24 Jam, Tim SAR Gabungan Temukan Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Pangkep
Untuk Wujudkan Lingkungan Bersih Dari Narkoba Maka Polsek Panai Tengah, Polres Labuhan Batu Gelar GSN.
SKANDAL INFRASTRUKTUR AIR,102 PINTU KLEP BWS II SUMUT DI KECAMATAN TANJUNG BERINGIN RETAK, DIDUGA AJANG KORUPSI TERSTRUKTUR
Bupati Pakpak Bharat Audiensi dengan Menkes RI, Ajukan Pengembangan Fasilitas
Publik Apresiasi Menko Pangan Zulkifli Hasan Salurkan 10 Ribu Porsi Makanan Siap Saji bagi Pengungsi Bencana Aceh

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:58 WIB

Polres Lamongan Tangani Laporan Kebakaran Rumah, Dua Penghuni Dilarikan ke Rumah Sakit

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:28 WIB

IDI dan IIDI Cabang Lamongan Terjunkan Tim Medis dan Bantuan Sembako ke Desa Terdampak Banjir 

Rabu, 6 Agustus 2025 - 18:58 WIB

Gugatan Baru Ahli Waris Resmi Diajukan ke PA Lamongan Usai Perkara Waris 16 Tahun Dicabut

Jumat, 25 Juli 2025 - 14:46 WIB

Diduga Kuasai Hotel Tanpa Hak, Manajemen Grand Mahkota Lamongan Dikecam Ahli Waris Sah

Senin, 21 Juli 2025 - 01:10 WIB

Skandal Penegakan Hukum di Lamongan: Judi Jalan Terus, Pelaku Tak Tersentuh, Rakyat Hanya Bisa Mencaci

Selasa, 14 Mei 2024 - 00:56 WIB

Polsek Sukodadi Tingkatkan, Giat Dialogis kamtibmas Dengan warga/Pemuda Serta memberikan Himbauan kamtibmas Diwilayah kecamatan Sukodadi

Senin, 13 Mei 2024 - 23:27 WIB

Polsek Sukodadi Patroli kota presisi blue light antisipasi gesekan antar Perguruan silat 3C Dan guantibmas lainnya di wilkum kecamatan Sukodadi

Berita Terbaru