“Terima Kasih Polisi 110 Cepat Datang!” Ucap Korban Begal yang Diselamatkan Tim Polsek Bangun di Tengah Hujan Gerimis

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 00:47 WIB

40111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMALUNGUN – Selasa sore (27/1/2026) hujan gerimis membasahi Jalan Asahan, tapi tidak menyurutkan semangat tim Polsek Bangun untuk melindungi masyarakat. Pukul 17.20 WIB, mereka melesat ke lokasi setelah menerima aduan melalui Call Center 110 tentang dugaan begal. RWS (40 tahun), warga Tanjung Balai, yang sedang mengendarai Honda Agya merah BK 1XXX AEB, dikejar orang tak dikenal hingga berlindung di Koramil. “Terima kasih banyak, Pak Polisi! Saya telepon 110, langsung datang. Saya kira tidak akan ada yang menolong!” ucap RWS sambil berjabat tangan erat dengan tim Polsek Bangun yang datang menyelamatkannya.

Kapolsek Bangun, AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., saat dikonfirmasi Selasa malam (27/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, menjelaskan bagaimana tim Polsek Bangun merespons cepat aduan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selasa sore pukul 17.20 WIB, kami terima laporan melalui Call Center 110 Command Center Polres Simalungun dari RWS, warga Tanjung Balai, tentang dugaan perampasan atau begal terhadap mobil yang dia kendarai. Kami langsung kirim tim piket untuk menolong,” ujar Kapolsek Hengky.

Menurutnya, kecepatan respons adalah kunci untuk menyelamatkan korban dari bahaya yang lebih besar.

“Kami tidak buang waktu. Begitu terima laporan, tim langsung berangkat. AIPTU Wibowo AP, AIPTU A. Ginting, AIPDA R. Simanungkalit, dan AIPDA Indo Siahaan langsung meluncur ke lokasi di Jalan Asahan depan Koramil 08, Nagori Pematang Asilom, Kecamatan Gunung Malela. Meski hujan gerimis, mereka tetap jalan,” ungkapnya.

Setibanya di lokasi, tim menemukan RWS yang sudah berada di Kantor Koramil 08 Model dalam keadaan ketakutan tapi aman.

“Pelapor sudah ada di Koramil, ketakutan tapi selamat. Dia sangat lega melihat kami datang. Dia langsung ceritakan kronologi kejadian dengan nada yang masih gemetar,” ujar Kapolsek Hengky.

RWS menceritakan bahwa saat sedang mengendarai mobilnya di Jalan Medan-Kota Pematang Siantar, tiba-tiba distop oleh orang-orang yang diduga debt collector atau mata elang.

“Pelapor ceritakan dia sedang di jalan, tiba-tiba distop oleh orang-orang yang diduga debt collector. Mereka suruh dia berhenti, tapi dia takut. Dia tidak kenal orang-orang itu, caranya juga intimidatif, jadi dia pilih kabur,” ungkap Kapolsek Hengky.

Karena tidak mau berhenti, RWS berusaha melarikan diri. Akibatnya, terjadi kejar-kejaran yang menegangkan.

“Terjadi kejar-kejaran. Pelapor panik, takut, tidak tahu harus ke mana. Dia ingat ada Koramil di sekitar situ, jadi dia langsung masuk ke kompleks Koramil 08 Model untuk berlindung. Dia berharap di situ dia aman,” jelasnya.

Keputusan RWS untuk masuk ke kompleks Koramil ternyata tepat. Orang-orang yang mengejarnya langsung pergi begitu melihat RWS masuk ke area Koramil.

“Begitu pelapor masuk ke kompleks Koramil, orang-orang yang mengejar langsung kabur. Mereka tidak berani masuk. Pelapor selamat karena berlindung di Koramil,” ujar Kapolsek Hengky.

Setelah mendengar cerita RWS, tim Polsek Bangun menyarankan agar dia membuat laporan resmi ke Polsek Bangun supaya bisa diproses lebih lanjut dan pelaku bisa dicari.

“Kami sarankan pelapor untuk buat laporan resmi ke Polsek Bangun. Tapi pelapor bilang dia tidak mau buat laporan. Dia hanya ingin aman dan pulang ke rumah. Kami hormati keputusannya,” ungkap Kapolsek Hengky.

Meski tidak bersedia membuat laporan, RWS mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Kepolisian yang telah merespons cepat aduannya melalui Call Center 110.

“Pelapor sangat berterima kasih. Dia bilang, ‘Pak Polisi, terima kasih banyak! Saya telepon 110, langsung datang. Saya kira tidak akan ada yang menolong. Tapi ternyata polisi cepat sekali datang. Saya sangat berterima kasih!’ Dia sampai berjabat tangan erat dengan semua anggota tim kami,” ujar Kapolsek Hengky dengan bangga.

Ucapan terima kasih yang tulus dari RWS membuat tim Polsek Bangun merasa bahwa pengabdian mereka sangat berarti.

“Ucapan terima kasih dari masyarakat seperti ini yang membuat kami semangat. Kami tahu bahwa apa yang kami lakukan benar-benar bermanfaat dan melindungi masyarakat. Itu sudah cukup bagi kami,” ungkapnya.

Kapolsek Hengky menekankan pentingnya Call Center 110 sebagai sarana masyarakat untuk cepat mendapatkan bantuan dari Polri.

“Ini bukti nyata bahwa Call Center 110 Polri bekerja dengan sangat baik. Masyarakat lapor, kami langsung respons, personel langsung bergerak. Ini yang kami inginkan: respon cepat untuk melindungi masyarakat kapan pun dan di mana pun,” tegasnya.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu menghubungi Call Center 110 jika mengalami atau menyaksikan kejahatan atau membutuhkan bantuan Polri.

“Kepada seluruh masyarakat, jangan ragu hubungi Call Center 110 Polri. Gratis, 24 jam, kami siap melayani. Apapun masalahnya, di mana pun lokasinya, hubungi 110, kami akan datang menolong!” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Kapolsek Hengky juga memberikan apresiasi tinggi kepada tim piket Polsek Bangun yang telah merespons cepat aduan masyarakat meski dalam kondisi hujan gerimis.

“Terima kasih kepada AIPTU Wibowo, AIPTU Ginting, AIPDA Simanungkalit, dan AIPDA Indo Siahaan. Meski hujan gerimis, kalian tetap bergerak cepat untuk menolong. Ini pengabdian sejati. Kalian adalah pahlawan bagi masyarakat!” pungkasnya dengan penuh apresiasi dan kebanggaan. (red)

Berita Terkait

Tim Gabungan Sat Narkoba Polres Simalungun Gelar Razia Thm, Dua Wanita Positif Narkoba Diamankan
Resmob Sat Reskrim Polres Simalungun Gelar Razia Tempat Hiburan Malam, Dua Wanita Positif Narkoba Diamankan
Di Balik Senyum Ramah Aipda Rolan Manik: Sosok Personel Sat Pam Obvit Polres Simalungun yang Tak Kenal Lelah Kawal Keamanan Wisata Danau Toba
Jumat Curhat Kapolsek Silou Kahean Perkuat Keamanan dan Kerukunan Umat di Masjid Al’jihad Nagori Dolok
Sigap Dan Humanis: Polsek Gunung Malela Amankan Odgj Yang Gali Kuburan, Koordinasi Lintas Instansi Untuk Penanganan Terbaik
Polsek Gunung Malela Bongkar Jaringan Kriminal Serbabisa, Kapolres Simalungun Apresiasi Kerja Tim: “Salam Presisi!”
Andres Siringo-ringo Tak Berkutik — Polsek Perdagangan Gerak Cepat Bekuk Tersangka Penggelapan Dump Truck Rp 200 Juta Dan Amankan Barang Bukti
Polsek Gunung Malela Bantah Tuduhan Human Trafficking Di King Spa — Razia Resmi Buktikan Tidak Ada Pelanggaran, Kapolsek Minta Barahati Buat Laporan Resmi Bukan Konferensi Pers

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB