Pengawasan Dana BOS Nasional Diuji,Pengelolaan Rp.2,6 Miliar di SMK Negeri 1 Sei Rampah Jadi Perhatian 

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:27 WIB

4026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropongnarat.com Biro Investigasi Nasional : Tri juliadi  Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara – Pengelolaan Dana BOS ( Biaya Operasional Sekolah) di SMK Negeri 1 Sei Rampah,Kabupaten Serdang Bedagai provinsi Sumatera Utara menjadi perhatian Publik,Sekolah tersebut tercatat menerima dana BOS dengan nilai sekitar Rp.2,6 miliar dalam 2 tahun,pada tahun 2024 SMK Negeri 1 sei Rampah tercatat Menerima anggaran dana BOS sebesar Rp.1,324.800.000 dan pada tahun 2025 sebesar Rp.1.315.200.000.Ditengah Besarnya alokasi anggaran dana BOS hingga mencapai Rp.56,4 triliun setiap tahun yang dikuncurkan oleh pemerintah terhadap 200 ribu lebih Sekolah Negeri dan swasta di Indonesia,faktanya nya tingkat Transparansi administrasi publik sangat minim dan hampir nihil. Tidak ada nya papan informasi dana BOS yang di pasang di setiap sekolah ini menunjukkan tidak transparan nya dalam Pengelolaan Dana BOS di setiap sekolah Negeri atau swasta yang ada di pelosok Negeri ini,momentum ini menjadi perhatian serius Bagi masyarakat khususnya dalam dunia Pendidikan.Salah satu Contoh kecil ini terjadi di SMKN 1 Sei Rampah,tercatat Dalam data resmi pemerintah tahun 2024 anggaran dana BOS, Untuk Belanja sarana dan prasarana Rp.426,261,050.dan untuk Tahun 2025 sebesar Rp.367.843.880,diduga kegiatan tersebut tidak menunjukkan adanya peningkatan sarana dan prasarana di sekolah tersebut,upaya konfirmasi Telah Dilakukan oleh awak media selasa 3 pebruari 2026,namun Kepala Sekolah SMK negeri 1 Sei Rampah tidak memberikan jawaban. Sejumlah pihak menilai perlu adanya keterbukaan informasi terkait Realisasi penggunaan anggaran tersebut,khususnya pada pos belanja operasional sekolahPengamat Kebijakan Pendidikan juga menilai,Bahwa dalam skema anggaran yang besar,pengawasan yang Berlapis menjadi keharusan dan wajib dilakukan,selain pengawasan internal sekolah dan Dinas Pendidikan, peran Aparat pengawas internal pemerintah ( APIP ) dinilai Krusial untuk memastikan Penggunaan dana BOS tersebut sesuai dengan petunjuk Teknis,Tidak Hanya pengawasan internal bahkan pengawasan external juga harus turut memantau atas anggaran dana BOS tersebut agar dana BOS tersebut tidak menyimpang dari koridornya.

Redaksi//

Teropongbarat.com 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

(Investigasi)

Berita Terkait

(Kuat dan Menyoroti Isu): Manager PLN ULP Rembang Diduga Bungkam Media dengan Rupiah, Sebut “Tidak Apa-Apa Kalau Dicopot”
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rakornas 2026, Presiden Tekankan Kedaulatan Pangan hingga Ekonomi Daerah
Ketua Umum LPK Muhammad Ali, S.H. Pertanyakan Polda Lampung Soal Dugaan Ijazah Plasu Eka Saudara Kembar Wali Kota Bandar Lampung  
Cita-Cita di Ujung Timur Papua, Satgas Yonif 521/DY Semangat Menuntut Ilmu di Pedalaman Kurima
Di Antara Rimba dan Air Mata Harapan: Anjangsana TNI Bersama Saudara-saudara kita di ujung timur Indonesia
Ambil Langkah Preventif Polsek Gunung Anyar Pasang Alarm Gratis Untuk Warga
Pakpak Bharat backs land acquisition talks for 45 MW hydropower project
Warga Desa Gemurung Laporkan Kepala Desa ke Kejari Sidoarjo Terkait Dugaan Pelanggaran APBDes

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:00 WIB

Mahasiswa KKM Umuslim giatkan pengajian Anak-Anak desa Jangka Alue U

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:03 WIB

Mahasiswa Umuslim Lakukan Program Mahasiswa Berdampak di Pante Lhong

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:42 WIB

Alumni  Magister Manajemen Uniki dominasi pimpin  Kepala SMA, SMK, dan SLB Se-Kabupaten Bireuen

Sabtu, 24 Januari 2026 - 00:33 WIB

BEM Fakultas Hukum Uniki Gelar Trauma Healing di Desa Dampak Banjir

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:52 WIB

Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Pastikan Anak-anak Bireuen Tetap Belajar

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:18 WIB

Bantu daerah berdampak banjir Dosen Umuslim pasang sistem PLTS Hibrid di Dusun Bivak, Bireuen

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:40 WIB

Dosen Fikom Umuslim terima donasi dari APTIKOM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:21 WIB

DPP PPP Bantu Obat-Obatan Untuk Korban Banjir Di Aceh

Berita Terbaru