Barisan Kuning Anti Korupsi Diterima Humas KPK minta PJ Gub Papua Barat Daya dan Plt Kadis PU Diperiksa

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 26 September 2023 - 22:51 WIB

401,342 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Iwan sebagai Kordinator Barisan Kuning Anti Korupsi kembali sambangi KPK, Selasa (26/9/2023)

Mereka, meminta agar Ketua KPK segera Periksa PJ Gub Papua Barat Daya dan Plt Kadis PU diduga ikut serta mengatur jalannya Tender proyek di Pemda Papua Barat Daya melalui link LPSE Kota Sorong.

Barisan Kuning Anti Korupsi yang eksis menyuarakan pemberantasan korupsi di Tanah Papua, menduga adanya Monopoli proyek yang dilakukan oleh satu orang namun, mempunyai beberapa perusahaan ikut paket a, b dan c modus lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal ini tentunya kami meminta KPK segera melakukan investigasi secara mendalam dari informasi yang di berikan dan bisa membongkar mafia proyek APBD Tahun 2023 Pemda Papua Barat Daya seperti halnya bagaimana KPK sudah beberapa kali tangkap kepala daerah dengan modus seperti ini,” katanya

“Kami juga mendapatkan informasi dari sejumlah tokoh tokoh Pemekaran di Papua Barat Daya bahwa mereka juga tidak hargai sebagai pejuang yang memekarkan Provinsi Papua Barat Daya bahkan Tidak ada Kontraktor Orang Asli Papua yang memenangkan Tender dari LPSE Kota Sorong,” paparnya.

“Sementara yang kami monitor sungguh ironis melihat kondisi ini pantas saja plt Kadis PU Papua Barat Daya yang bukan orang asli papua dan sengaja dipersiapkan,” jelasnya.

“Untuk hal ini jadi Provinsi Papua Barat Daya bukan dirasakan oleh Orang Asli Papua melainkan orang di Luar Papua hanya untuk agenda dan menangkan Perusahaan Asing dan lainnya,” tutup iwan

(SH)

Berita Terkait

Kajari Aceh Tenggara Gelar Konferensi Pers Kasus Jembatan Silayar, Dua Tersangka Ditahan dan Kerugian Negara Miliaran Rupiah Diungkap
Diduga di Manipulasi Data, 7.078 KPM BLT Kesra Kecamatan Robatal Tidak Sesuai KPM
Aktivis NTB Soroti Dugaan Korupsi Dana Aspirasi dan Desak Penegakan Hukum yang Tegas
Bendahara Desa Nepa Diduga Tilep Siltap Perangkat Desa
Kajari Aceh Tenggara Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi Jembatan Silayar, Kerugian Negara Rp2,6 Miliar
Bupati Franc Tumanggor Tinjau Lokasi Pembangunan Dapur SPPG Di Kecamatan STTU Jehe
Tidak Transparan, PJ Kades Nepa Diduga Manipulasi Dana Desa Pekerjaan Betonisasi
Proyek DD Bapelle Robatal Di Dugaan Asal-Asalan, Aktivis Muda Sampang : Penyelewengan DD Jangan Dianggap Sepelle

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:19 WIB

Polres Langkat Tangkap Pria 49 Tahun Bersama 100 Butir Ekstasi di Tanjung Pura

Jumat, 4 September 2026 - 14:15 WIB

Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng

Jumat, 4 September 2026 - 13:54 WIB

Fenomena Desil Bansos: Tokoh Teluk Aru Soroti Ketidaksesuaian Data dan Fakta di Lapangan

Jumat, 4 September 2026 - 13:49 WIB

*Hadiri Penutupan KKNT FH UNA, Bupati Baharuddin Tekankan Pentingnya Kesadaran Hukum dan Generasi Muda Produktif*

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

*Bupati Batu Bara Dorong Penguatan Satu Data Indonesia untuk Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran*

Jumat, 4 September 2026 - 13:20 WIB

Minibus dan Sepeda Motor Tertemper KA Sri Lelawangsa di Binjai,Dua Orang Luka Ringan

Jumat, 4 September 2026 - 07:45 WIB

Patroli Malam Polsek Air Putih Sisir Titik Rawan, Antisipasi Balap Liar, Begal dan Tawuran

Berita Terbaru