Pimpinan Ponpes Aitam Assalafi Sukabumi: Hormati Perbedaan Pilihan Warga dalam Pemilu 2024!

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 28 Mei 2023 - 21:36 WIB

40308 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) secara damai merupakan harapan dan keinginan semua pihak. Harapan yang sama disuarakan tokoh agama dari Kabupaten Sukabumi, Ustadz Edi Soheh melalui keterangannya, Minggu (28/5).

Pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Darul Aitam Assalafi Sukabumi ini mengimbau, untuk menghadapi Pemilu 2024 yang tinggal beberapa bulan lagi, masyarakat harus cerdas dalam mengkonsumsi informasi sehingga tidak terhasut berita-berita menyesatkan yang sengaja dibuat dan disebar untuk memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Informasi hoaks dan ujaran kebencian terhadap caleg atau parpol tertentu bisa merusak persatuan dan kerukunan yang selama ini sudah terjaga baik di tengah masyarakat,” ujar Ustadz yang sehari-hari mengasuh sekitar 45 orang santri yang didominasi anak yatim piatu di wilayah Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut ayah dua puteri ini, untuk menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat, para Kyai dan Ustadz di wilayah Sukabumi sudah bersepakat untuk tidak menjadikan masjid, mushola, dan tempat-tempat ibadah untuk kegiatan politik, seperti kampanye maupun kegiatan lainnya terkait pemilu.

“Rumah ibadah hanya untuk kegiatan keagamaan, bukan untuk kegiatan Pemilu maupun Pilkada. Itu kesepakatan kami para Ustadz dan Kyai di wilayah Sukabumi,” tegas Ustadz Edi.

Pemilu yang damai, aman, lancar, dan tertib, lanjutnya lagi, akan terwujud dengan sendirinya kalau semua pihak ikut aktif menjaga lingkungannya dari praktik-praktik kotor yang mungkin dilakukan para kontestan Pemilu, entah itu Caleg maupun partai politik.

“Perbedaan pilihan dalam Pemilu atau Pilpres adalah hak demokrasi setiap warga. Mari kita hormati dan hargai, namun persatuan dan kerukunan harus tetap dijaga,” imbaunya.

Kepada kaum muda atau generasi milenial, Ustadz Edi meminta untuk tidak terprovokasi atau malah menjadi pelaku penyebar berita-berita hoaks dan ujaran kebencian tentang calon presiden, parpol, atau caleg tertentu melalui media sosial.

“Generasi muda yang tiap hari mengonsumsi informasi dari media sosial, mari kita lebih bijak dan cerdas. Jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum jelas kebenarannya, dan jangan pula ikut-ikutan menyebarkan informasi hoaks, karena hal itu dapat merusak persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat,” tutup Ustadz Edi. (Red)

Berita Terkait

Wujud Solidaritras dan Kepedulian, Rutan Pangkalan Brandan Ikuti Aksi Donor Darah Di UPT. Puskesmas Desa Lama
Polres Kampar Upgrade Pelayanan, BRI Beri Tips Komunikasi Efektif, Kapolres: Utamakan Empati, Beri Solusi Cepat & Tepat
Diduga Anggota DPRD Ogan Ilir Miliki SPPG MBG, Awak Media Dilarang Berfoto di Lokasi Dapur Kandis?
Kades Cibinong Sambut Baik Rencana Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Wilayahnya
Respon Cepat Pohon Tumbang,Sapar Pemuda Gebang Apresiasi Kinerja Dinas Lingkungan Hidup
Kapolres Bantaeng Hadiri Peresmian Reopening Kolam Renang Andi Pawiloi
Di Tengah Lumpur dan Harapan, Polri Bersama Warga Buka Akses Jalan Kampung Setie Pasca bencana
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:21 WIB

DPP PPP Bantu Obat-Obatan Untuk Korban Banjir Di Aceh

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:22 WIB

Mahasiswa KKM Pendampingan Menghilangkan Trauma Anak Anak Pasca Banjir Di Desa Blang Cut, Peusangan Selatan

Jumat, 9 Januari 2026 - 01:12 WIB

Untuk Memulihkan Trauma Pasca Banjir, Mahasiswa KKM gelar aneka lomba untuk Anak-Anak.

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:24 WIB

Mapala ALASKA Umuslim Survey DAS Krueng Peusangan

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:38 WIB

KKM Tematik Uniki bersihkan Meunasah Desa Imbudee

Senin, 29 Desember 2025 - 22:29 WIB

Peserta KKM Uniki bersihkan Fasum Desa Leubok Naleung dan desa Puloe Peudada

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:37 WIB

BEM Uniki Bantu Pembersihan Lumpur di Desa Dampak Banjir

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:50 WIB

Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen antarkan peserta KKM UNIKI, ke desa berdampak Banjir

Berita Terbaru

BIREUEN

DPP PPP Bantu Obat-Obatan Untuk Korban Banjir Di Aceh

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:21 WIB