Barisan Sepuluh Pemuda Gabungan Elemen Organisasi Aceh Tenggara Menggeruduk Kantor Bupati

Aswadi 5411180

- Redaksi

Sabtu, 25 November 2023 - 18:05 WIB

40999 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropong Barat Jumat , 24/11/2013

Mereka berunjuk rasa memprotes sikap pemerintah yang dinilai tidak serius melakukan penanganan mitigasi bencana dampak banjir bandang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para peserta turut melakukan aksi membakar ban di depan gerbang kantor bupati Aceh Tenggara, karena Pj Bupati tidak mau menemui mereka.

Koordinator aksi, Dahriansyah mengatakan, aksi mereka merupakan bentuk kepedulian terhadap para korban terdampak banjir di sejumlah wilayah Aceh Tenggara. Pihaknya melihat, tidak ada penanganan serta jaminan penanggulangan yang serius, serta terukur dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Aceh Tenggara daerah rawan bencana, setiap tahun kejadian serupa terjadi berulang-ulang, tidak ada sedikit pun upaya pencegahan mitigasi yang dilakukan oleh oleh pemerintah,” kata Dahriansyah dalam orasinya, Jumat (24/11).

Dahriansyah menilai, anggaran daerah hanya difokuskan kepada penanggulangan pasca bencana, sementara untuk pencegahan mitigasi bencana tidak pernah dianggarkan.

Dirinya mencontohkan, upaya mitigasi yang harus dilakukan pemerintah melalui instansi terkait seperti restorasi lahan-lahan kritis, penanaman pohon di bantaran sungai, lahan yang curam dengan kemiringan tinggi dilarang untuk digarap, karena ini menjadi potensi longsor dan banjir bandang.

Selanjutnya Hairul Sukandi Selaku Korlap meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait harus melakukan normalisasi sungai yang memiliki potensi banjir sebelum terjadi musim hujan, dan melakukan pencegahan pembalakan liar atau ilegal logging.

“Pemerintah daerah harus membuat perda atau qanun terkait tata cara pembukaan lahan baru bagi perkebunan, jangan asal buka dan harus memperhatikan keselamatan lingkungan daerah rawan agar dijaga, jangan dirusak,” ucapnya.

Khairil Anuwar Selaku Ketua HmI komisariat FKIP UGL Aceh menegaskan, aksi mereka juga sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk berfikir dalam upaya pencegahan mitigasi bencana, setidaknya ada upaya pengurangan dampak jika terjadi bencana kembali.

Selain itu, kata Embun Selaku Ketua BEM Stkip US Kutacane, pemerintah daerah harus melakukan identifikasi desa-desa rawan bencana serta membuat kegiatan secara spesifik agar dapat mengurangi resiko bencana.

“Kalau ini dilakukan dan diserahkan kepada orang yang ahli dalam bidangnya , insyaallah secara bertahap desa rawan bencana akan termitigasi dari bencana dengan baik,” ungkapnya.

Dahrinsyah meminta, Pj Bupati Aceh Tenggara segera mengembalikan kebahagiaan masyarakat terdampak banjir, serta membuat kebijakan mengganti rumah mereka yang hancur .

“Kami tunggu gebrakan terbaru dari pemerintah daerah untuk mengantisipasi mitigasi banjir, dan mengembalikan kebahagiaan masyarakat agar hal serupa tidak terjadi lagi . Pungkas nya ( Dahrinsyah ).

Berita Terkait

Tilep Dana BLT Rp Miliaran, Jaksa Didesak Seret Kepala Desa Lawe Beringin Horas ke Meja Hijau
Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 50,7 Kg Ganja, Amankan Dua Pelaku
Kejaksaan Dituntut Transparan, Warga Desa Lawe Beringin Horas Curiga Audit Hanya Formalitas
Pajri Gegoh: Unjuk Rasa yang Diduga Ditunggangi Pengedar Narkoba Adalah Pengkhianatan Terhadap Gerakan Rakyat
Polri, TNI dan Pemda Tembus Medan Ekstrem, Pastikan Kehadiran Negara bagi Warga Terisolasi di Pining Gayo Lues
Lamban Pembangunan jalan nasional Ketambe Agara Emak para Korban Banjir Tutup Jalan Nasional Agara menuju gayo lues
Bupati Agara Pantau Penanganan Ruas Jalan Nasional Putus di rumah Bundar Kutacane.
Aneh pihak PA, dan di sebut-sebut kontraktor pembeli jembatan Proyek Silayar Agara lepas dari jeratan Hukum

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 02:09 WIB

Polrestabes Medan Tegaskan Proses Hukum Penganiayaan Kasus Pencurian, Framing Negatif 

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:19 WIB

Sekolah SDN 2 Way Halim Bandar Lampung Diduga cari keuntungan dengan menjual (LKS) Lembaran Kerja Siswa kedapa wali murid.

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:49 WIB

(Kuat dan Menyoroti Isu): Manager PLN ULP Rembang Diduga Bungkam Media dengan Rupiah, Sebut “Tidak Apa-Apa Kalau Dicopot”

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:41 WIB

Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rakornas 2026, Presiden Tekankan Kedaulatan Pangan hingga Ekonomi Daerah

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:03 WIB

Ketua Umum LPK Muhammad Ali, S.H. Pertanyakan Polda Lampung Soal Dugaan Ijazah Plasu Eka Saudara Kembar Wali Kota Bandar Lampung  

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:46 WIB

Cita-Cita di Ujung Timur Papua, Satgas Yonif 521/DY Semangat Menuntut Ilmu di Pedalaman Kurima

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pengawasan Dana BOS Nasional Diuji,Pengelolaan Rp.2,6 Miliar di SMK Negeri 1 Sei Rampah Jadi Perhatian 

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:40 WIB

Di Antara Rimba dan Air Mata Harapan: Anjangsana TNI Bersama Saudara-saudara kita di ujung timur Indonesia

Berita Terbaru

Oleh .M Alfi Syahrin Ketua HMI Cabang Langkat Periode 2025-2026

POLITIK

79 Tahun Mengabdi:HMI,Umat dan Tanggung Jawab Kebangsaan

Selasa, 3 Feb 2026 - 22:45 WIB