Opini- Jeritan Rakyat Kepulauan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 3 Desember 2023 - 23:07 WIB

40620 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulauan sapeken sudah tak diperhitungkan, seolah-olah datang jika hanya membutuhkan, dengan berbagai persoalan yang ada di kepulauan kini sudah tak menjadi bahan sorotan. Cemburu sosial akan selalu teriang-iang bagi masyarakat kepulauan, sering membanding-bandingkan antara daratan dan kepulauan ini yang selalu menjadi bahan perbincangan.

Mulai dari persoalan kesehatan hingga pendidikan sudah tak lagi menjadi perhatian, fasilitas kesehatan yang serba kurang hingga menjadi kegelisahan bagi masyarakat kepulauan, kehawatiran yang ada dalam pikiran kini sudah menjadi kebiasaan akibat tidak adanya jaminan.

Terbengkalai tanpa adanya tindakan dari pemerintah, biaya kesehatan yang begitu mahal yang menjadi pertimbangan masyarakat kepulauan, akankah kita akan dibiarkan tanpa adanya sebuah tindakan dari pemerintah, lembaga aparat setempat seakan-akan sudah tak perduli dengan keadaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Biaya operasional yang begitu mahal yang harus dikeluarkan oleh setiap personal demi tercapainya sebuah tujuan, mereka yang tak mampu terpaksa harus pinjam uang untuk biaya carteran. Terjerat dalam situasi seperti ini sehingga kita harus mengeluh sampai lupa diri.

Sektor pendidikan yang masih jauh dibanding dengan daratan, Kurikulum merdeka belajar hanyalah sebuah selogan, diterapkan hanya di daratan dan tidak adanya tidak lanjut bagi pendidikan yang ada di kepulauan. Dinas pendidikan kurang memperhatikan masalah yang ada di kepulauan sehingga susah akan berkembang bagi pendidikan yang ada di kepulauan.

Pembangunan merupakan sebuah impian bagi masyarakat kepulauan, dari beberapa desa yang ada di kabupaten sumenep dalam sektor pembangunan masih banyak desa yang tertinggal. Seharusnya pemerintah tidak bisa diam mendengar keluhan dari masyarakat kepulauan dari segi banyaknya persoalan yang ada tidak satupun tindak lanjut dari pemerintah untuk mengatasi hal tersebut.

Bantuan sosial yang tidak tepat sasaran, sudah menjadi kebiasan karna tidak adanya pengecekan. Bansos berpihak kepada mereka yang kaya, ekonominya yang masih tangguh, sedangkan masih banyak masyarakat kecil yang layak dan pantas untuk mendapatkan bantuan sosial malah di biarkan tanpa di perhatikan.

Pemerintah kabupaten sumenep harus turun ke lapangan, lakukan kunjungan agar bisa menyelamatkan berbagai persoalan yang ada di kepulauan khusunya di kepulauan sapeken. Harapan kita masyarakat kepulauan, bagaimana pemerintah daerah bisa menyelesaikan segala persoalan, segala kasus demi kasus yang terjadi di kepulauan. Sehingga masyarakat bisa bangga, masyarakat merasa di adili oleh pemerintah.

Ketika selama ini masyarakat desa di bohongi di akal akali, maka pemerintah kabupaten sumenep harus hadir dan terjun untuk menjawab segala keluhan berbagai keluhan masyarakat kepulauan wabil khususnya kepulauan sapeken.

Ketika hari ini pemerintah daerah hanya eksis di daratan, perhatian terhadap masyarakat daratan, maka kami mohon lihat kami yang jauh disini, rangkul mereka, yang mana mereka butuh pelukan dari pemerintah, mereka butuh perhatian dari pemerintah sumenep, agar mereka puas, agar mereka mengakui bahwa kepulauan sapeken ada pemerintahnya.

Penulis : Moh. Rofiq Risandi
Aktivis Kabupaten Sumenep

Berita Terkait

Negeri Merdeka, Anak Rakyat Sulit Sekolah
Krisis Tenaga Kerja dan Kegagalan Kapitalisme Mewujudkan Kesejahteraan
Mampukah Kampung Tangguh Mencegah Narkoba di IKN?
Kapitalisme dan Pajak yang Mencekik, Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?
Jejak Emas Ilegal di Kalbar, Dari Sungai Keruh hingga Kantong Pejabat
Dugaan Ijazah Palsu Wakil Bupati Langkat -Gemapala: Ibu Tiorita Harus Ikuti Jejak Barack Obama;
Kejahatan Seksual di Sekolah Makin Marak,Butuh Solusi Tuntas
Tegas !!! HIMMI Langkat Minta Bupati Copot Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Langkat

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:32 WIB

Polres Gayo Lues Bersama Brimob Polda Sumsel Sediakan Air Bersih Siap Minum bagi Pengungsi

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:43 WIB

Kapolres Gayo Lues Buka Akses Jalan Darurat Penghubung Desa Pertik–Desa Ekan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:58 WIB

Masyarakat Blangpegayon Gelar Dzikir dan Doa Bersama di Kantor Camat sebagai Upaya Tolak Bala dan Wujud Kepedulian terhadap Bencana

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:55 WIB

Akses Jalan Rikit Gaib–Pantan Cuaca Masih Terputus, Polisi Lakukan Pengamanan dan Pantau Perkembangan

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:57 WIB

GAKORPAN Temukan Dugaan Fraud Pengelolaan Dana Kapitasi, Laporkan ke Kejari dan Dorong Audit Khusus

Kamis, 8 Januari 2026 - 02:00 WIB

KONI Gayo Lues Fokus pada Aksi Kemanusiaan dengan Distribusi Bantuan ke Empat Kampung Terdampak

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:17 WIB

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 15:57 WIB

Wakapolres Gayo Lues Turun Tangan, Warga dan Aparat Bangun Bendungan Cegah Banjir

Berita Terbaru