FPA Minta Kementerian PUPR Lakukan Peninggian Jalan Nasioal di Trumon

TB

- Redaksi

Selasa, 15 Oktober 2024 - 17:00 WIB

40223 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPAK TUAN – Forum Pemuda Aceh (FPA) meminta Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional I Aceh untuk meninjau lokasi terdampak banjir yang terjadi di Jalan Nasional Tapaktuan – Medan, khususnya di Trumon, Aceh Selatan.

Wilayah ini merupakan daerah terparah yang diterjang banjir dan menyebabkan akses transportasi dari tapak tuan ke Sumatera Utara terputus.

Hal ini disampaikan Syarbaini, selaku Koordinator Forum Pemuda Aceh pada ,Selasa (15/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan tanpa alasan. Menurutnya, di Trumon Raya ini merupakan langganan banjir serta pernah terjadi banjir bandang yang mengakibatkan kerusakan cukup parah.

Sehingga, menurutnya Kementerian PUPR melalui balai yang ada di Provinsi Aceh dapat meninjau langsung kondisi dilapangan.

“Kami berharap pihak dari Kementerian PUPR untuk melihat langsung kondisi dilapangan,” ujar Syarbaini.

Oleh sebab itu, FPA meminta Kementerian PUPR untuk melakukan penanganan atau peninggian badan jalan Nasional di daerah yang terdampak banjir ini.

“Jika badan jalan Nasional ditinggikan, transportasi dari barat selatan ke Sumetara utara atau sebaliknya dari Sumatera Utara ke barat selatan Aceh tidak terhenti akibat banjir tersebut” jelasnya singkat.

Syarbaini menilai bahwa peninggian jalan tersebut sangat efektif untuk daerah yang terdampak banjir.

“Semoga harapan kami di Aceh ini dapat didengar dan ditindaklanjuti dengan cepat sehingga masyarakat dapat terselamatkan,” tutupnya.

Sampai tadi malam Belasan truk pengangkut CPO dan sembako tak bisa melintas. Puluhan sopir bermalam di jalanan untuk menunggu air surut. Kemacetan panjang di jalur tapak tuan-medan itu tak terhindarkan. Semua jenis kendaraan tidak bisa lewat di jalan nasioal tersebut. Seperti diceritakan Ardi salah seorang sopir

“Kami sudah empat hari tertahan disini. Dan tidak melanjutkan perjalanan akibat air yang belum surut dan uang makan terus membengkak,” kata ardi, salah seorang sopir yang ditemui dilapangan.

Berita Terkait

Banjir Trumon Diduga Akbibat Ilegal Logging, BarMAS Minta DLHK Aceh Evaluasi Kinerja KPH IX Dan Polisi Kehutanan
Pelaksanaan ANBK Hari ke-2 di SD Negeri 2 Desa Kapa Seusak Trumon Timur Tertib dan Lancar
Miliaran Proyek Instalasi Pengolahan Air di Ladang Rimba Diduga Mark Up, Kualitas Buruk Pekerjaan Jadi Sorotan
SMAN 1 Trumon Timur: Pelopor Transparansi Anggaran di Era Revitalisasi Pendidikan Nasional
Harga Beras Meroket, 800 Ton Beras Miskin Bulog Subulussalam Mangkrak di Gudang Belum Tersalurkan
Dinas Pangan Subulussalam Luncurkan Gerakan Pangan Murah, Redam Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga
PT Laot Bangko di Ujung Tanduk: DPRK Subulussalam Desak Penghentian Operasional
Darul Makmur Tancap Gas: Peningkatan Jalan Usaha Tani, Kambing Otawa Jadi Bintang Baru Desa

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:32 WIB

Polres Gayo Lues Bersama Brimob Polda Sumsel Sediakan Air Bersih Siap Minum bagi Pengungsi

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:43 WIB

Kapolres Gayo Lues Buka Akses Jalan Darurat Penghubung Desa Pertik–Desa Ekan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:58 WIB

Masyarakat Blangpegayon Gelar Dzikir dan Doa Bersama di Kantor Camat sebagai Upaya Tolak Bala dan Wujud Kepedulian terhadap Bencana

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:55 WIB

Akses Jalan Rikit Gaib–Pantan Cuaca Masih Terputus, Polisi Lakukan Pengamanan dan Pantau Perkembangan

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:57 WIB

GAKORPAN Temukan Dugaan Fraud Pengelolaan Dana Kapitasi, Laporkan ke Kejari dan Dorong Audit Khusus

Kamis, 8 Januari 2026 - 02:00 WIB

KONI Gayo Lues Fokus pada Aksi Kemanusiaan dengan Distribusi Bantuan ke Empat Kampung Terdampak

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:17 WIB

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 15:57 WIB

Wakapolres Gayo Lues Turun Tangan, Warga dan Aparat Bangun Bendungan Cegah Banjir

Berita Terbaru