Calon Wali Kota Banda Aceh Nomor 4, T. Irwan Djohan, Dianggap Tak Berpengalaman, Terindikasi dugaan korupsi dan Tak Pro Rakyat

TB

- Redaksi

Senin, 28 Oktober 2024 - 08:36 WIB

40288 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Ketua Forum Pemuda Aceh, Syarbaini, menyampaikan kritik tajam kepada calon Wali Kota Banda Aceh nomor urut 4, Irwan Djohan. Syarbaini menilai bahwa sosok Irwan tidak menunjukkan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat dan kurang berpengalaman dalam menangani persoalan-persoalan di Banda Aceh.

Menurut Syarbaini, selama menjabat sebagai anggota DPRA periode 2019-2024, Irwan Djohan dinilai tidak aktif dalam menyuarakan aspirasi rakyat. “Sebagai wakil rakyat, ia seharusnya bersuara dalam rapat-rapat DPRA terkait berbagai masalah yang dihadapi masyarakat. Namun, selama ini kehadirannya lebih seperti sekadar duduk diam, menerima gaji, dan fasilitas tanpa memberikan kontribusi signifikan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti minimnya kehadiran Irwan dalam membantu masyarakat saat pandemi Covid-19 melanda Aceh. “Ketika situasi sedang sulit, masyarakat sangat membutuhkan uluran tangan. Namun, Irwan Djohan sebagai wakil rakyat justru tak terlihat menunjukkan empati kepada rakyat,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syarbaini juga mengangkat isu tentang kurangnya tanggapan dari Irwan saat ada laporan dugaan penjualan daging anjing dan babi di Banda Aceh. “Saat ada isu yang berhubungan dengan syariat Islam, Irwan justru tak bersuara, seakan menunjukkan bahwa ia kurang peduli terhadap masalah yang ada di masyarakat kota,” katanya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa Irwan juga sempat diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Aceh, termasuk proyek pengadaan kapal Aceh Hebat dan Proyek Multiyears.

Menurut Syarbaini, rekam jejak tersebut memperlihatkan bahwa Irwan tidak memberikan dampak positif yang signifikan bagi Banda Aceh. Ia pun mempertanyakan kepantasan Irwan untuk maju sebagai calon wali kota yang dianggap pro rakyat dan berpihak pada kepentingan publik.

“Seorang calon wali kota harusnya memiliki rekam jejak yang jelas dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Irwan Djohan, menurut saya, belum mampu menunjukkan hal itu,” ujar Syarbaini lagi.

Ia berharap masyarakat bisa menilai sendiri rekam jejak para calon wali kota dan tidak mudah terpengaruh dengan citra yang dibangun tanpa bukti nyata. “Saya mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih pemimpin yang benar-benar pro rakyat dan punya pengalaman nyata,” tutupnya.

Berita Terkait

Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
Desak Audit BBM BPBD Gayo Lues, LIRA Curigai Terjadinya Pemborosan hingga Potensi Penggunaan Fiktif
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:03 WIB

Ketua Umum LPK Muhammad Ali, S.H. Pertanyakan Polda Lampung Soal Dugaan Ijazah Plasu Eka Saudara Kembar Wali Kota Bandar Lampung  

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pengawasan Dana BOS Nasional Diuji,Pengelolaan Rp.2,6 Miliar di SMK Negeri 1 Sei Rampah Jadi Perhatian 

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:40 WIB

Di Antara Rimba dan Air Mata Harapan: Anjangsana TNI Bersama Saudara-saudara kita di ujung timur Indonesia

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:51 WIB

Ambil Langkah Preventif Polsek Gunung Anyar Pasang Alarm Gratis Untuk Warga

Senin, 2 Februari 2026 - 21:29 WIB

Pakpak Bharat backs land acquisition talks for 45 MW hydropower project

Senin, 2 Februari 2026 - 20:08 WIB

Warga Desa Gemurung Laporkan Kepala Desa ke Kejari Sidoarjo Terkait Dugaan Pelanggaran APBDes

Senin, 2 Februari 2026 - 14:22 WIB

Sinergi TNI, Pemdes, dan Sekolah Hijaukan Tosari Hadapi Ancaman Bencana

Senin, 2 Februari 2026 - 12:54 WIB

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 Libatkan 5.020 Personel Gabungan

Berita Terbaru