Wali Kota Terpilih, H. Rasyid Bancin: Hadiri Seminar Nasional & Pelepasan Duta ASFA di Jakarta

- Redaksi

Jumat, 24 Januari 2025 - 13:49 WIB

40183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta | Pimpinan Pondok Modern Daruur Rahmah Sepadan, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin atau HRB menghadiri Seminar Nasional dan Pelepasan Duta ASFA yang digelar di ruang Nusantara V, Gedung DPR/MPR RI, Kamis, 23 Januari 2025.

HRB menjadi salah satu peserta pada acara silaturahim dan seminar nasional bersama sekitar 400an kiai pesantren Salafiyah, Ashriyah dan Muhammadiyah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua dan Wakil Ketua MPR RI, para duta besar negara-negara Islam, beberapa rektor perguruan tinggi, pimpinan-pimpinan ormas Islam, cendekiawan, dan beberapa pengusaha nasional.

 

“Alhamdulillah saya turut mendapat undangan dari ASFA untuk mengikuti seminar dan silaturahmi dengan ratusan kyai dan tokoh nasional,” kata Haji Rasyid Bancin kepada wartawan, Jumat, 24 Januari 2025.

HRB yang juga Wali Kota Subulussalam terpilih mengatakan selain membahas berbagai isu nasional dan tantangan menuju Indonesia emas 2045 seperti judi online dan narkoba, kegiatan ini sebagai ajang membangun hubungan kerjasama sinergis ASFA dengan pondok – pondok pesantren se nusantara.

Dia pun mengaku jika kegiatan ASFA sangat bermanfaat, baik bagi santri maupun penguatan kelembagaan pesantren.

Selain seminar, acara ini juga dirangkai dengan pelepasan duta ASFA. Para penerima beasiswa ASFA yang resmi dilepas sebagai Duta ASFA diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Kontribusi untuk Pendidikan Islam
Sementara Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang turut hadir, mengapresiasi peran besar ASFA Foundation dalam memberikan ribuan beasiswa kepada pesantren dan lembaga pendidikan Islam.

Pada acara tersebut, sebanyak 508 sarjana dari jenjang S1, S2, dan S3 dilepas untuk kembali mengabdi di lembaga masing-masing. Konsep Beasiswa Kader Pesantren yang digagas ASFA bertujuan memperkuat kelembagaan pesantren dan meningkatkan mutu pendidikan.

Para penerima beasiswa diwajibkan kembali ke lembaganya untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh.

Ahmad Muzani menyebut ASFA Foundation tengah membangun “legacy” untuk generasi mendatang. “Apa yang dilakukan ASFA adalah menanamkan dan melestarikan ilmu serta peradaban yang panjang. Kita sedang membuat warisan yang akan dinikmati generasi mendatang,” ungkapnya.

Dalam visinya, Beasiswa ASFA menargetkan mencetak 3.000 doktor, 5.000 master, 10.000 sarjana, dan 1.000 dokter kader pesantren dan lembaga pendidikan Islam. Ketua ASFA Foundation, Syafruddin Kambo, menjelaskan bahwa ASFA tidak hanya bergerak di bidang pendidikan, tetapi juga kemanusiaan dan perdamaian, dengan fokus mendorong percepatan SDM unggul.

“Indonesia memiliki modal demografi yang besar, dan potensi ini tidak boleh disia-siakan. Kami berkomitmen untuk mewujudkan Indonesia Emas,” tegas Syafruddin.

Sejak berdiri pada 2022, ASFA telah memberikan beasiswa kepada 1.810 pelajar, santri, dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan di 99 universitas di Indonesia dan 24 universitas di luar negeri.

Seminar Nasional yang mengusung tema Strategi Percepatan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Unggul untuk Penguatan Pesantren dan Lembaga Pendidikan Islam Menyongsong Indonesia Emas 2045 dihadiri 315 kiai dari berbagai pesantren.

Berita Terkait

Muhammad Ali,S.H. Ketua Umum LPK-GPI Dorong Polda Lampung Segera Tuntaskan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Saudara Kembar Wali Kota Bandar Lampung
Momentum Isra Mi’raj 1447 H, Hanura Langkat Perkuat Sinergi dengan Pemkab dan Santuni Ratusan Anak Yatim
Patroli Kota Presisi Samapta Polres Tulang Bawang Sapu Bersih Titik Rawan, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas di Menggala
Ketua Umum LPK Muhammad Ali. S.H. Mepertanyakan Proses Hukum Soal Dugaan Pemalsuan Ijazah Palsu Eka Saudara Kembar Wali Kota Bandar Lampung
INSTRUKSI KAPOLDA LAMPUNG IRJEN POL HELFI ASSEGAF TIDAK DI PATUHI OLEH PERUSAHAAN PT SGC.
Peringatan Isra’ Mi’raj, Bupati Bantaeng Resmikan Awal Pembangunan Pondok Pesantren As’adiyah Bonto Tangnga
Sengketa Lahan 40 Tahun: Warga Poncowarno Desak Pencabutan Hak Pakai USU
Wabup Bantaeng Hadiri Wisuda Santri DPK BKPRMI Kecamatan Pajukukang dan Serahkan Penghargaan

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 22:40 WIB

Tegas: 11 Tahun Menjabat, M Bahri Tegaskan Tak Akan Lupakan Desa Ara Condong di Masa Reses

Senin, 26 Januari 2026 - 17:12 WIB

Pangdam I BB Tinjau Jembatan Bailey di Langkat, Pemerintah Desa Besilam Bukit Lembasa dan Warga Sampaikan Apresiasi

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:58 WIB

Empat Dekade Sengketa Kebun USU di Langkat, Ganti Rugi Diduga Fiktif, Negara Bungkam

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:47 WIB

Lantik PB HIMALA 2025-2027,Syah Afandin Tantang Mahasiswa Jadi Pilar Solusi untuk Langkat

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:24 WIB

Mutasi di Polres Langkat: Sejumlah Kasat dan Kapolsek Berganti, Personel Purna Bakti Dilepas

Senin, 19 Januari 2026 - 19:14 WIB

Seketariat DPRD dan Kejari Langkat Teken MoU Penanganan Masalah Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:26 WIB

HUT ke- 276 , Yayasan BUTULENU Gelar Lukisan Kebatinan Sosok Raja Kahar dan Datuk Landak

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:17 WIB

MWC Nahdlatul Ulama Wampu Puji Gerak Cepat Polres Langkat Ringkus Terduga Pelaku Pembuangan Bayi

Berita Terbaru