Babinsa Kelurahan Bonto Rita Lakukan Pemantauan Daerah Rawan Banjir di Sepanjang Sungai Kayangan

- Redaksi

Kamis, 12 Juni 2025 - 12:27 WIB

40105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG Teropong Barat.com , – Dalam upaya mengantisipasi potensi bencana akibat curah hujan tinggi, Babinsa Kelurahan Bonto Rita, Serma Syamsuddin, dari Koramil 1410-01/Bissappu Kodim 1410/Bantaeng, melaksanakan kegiatan pemantauan dan monitoring wilayah rawan banjir di sepanjang aliran Sungai Kayangan (Garegea), Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Kamis 12 Juni 2025
P
Pemantauan dilakukan menyusul intensitas hujan yang terus meningkat sejak pagi hari. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, ketinggian air di Sungai Kayangan telah mencapai sekitar ±1,5 meter, dan berpotensi meningkat jika hujan terus berlanjut.

Serma Syamsuddin bersama warga setempat saat ini menetapkan status Siaga 2, sebagai langkah antisipatif apabila terjadi luapan air sungai yang dapat mengancam pemukiman warga di sekitarnya.

“Kami terus melakukan pemantauan perkembangan debit air sungai. Untuk sementara, warga di sekitar bantaran sungai diimbau tetap waspada dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan aliran sungai,” ungkap Serma Syamsuddin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan aparat kelurahan dan pihak terkait untuk mengambil langkah cepat jika situasi memburuk. Posko siaga darurat sementara juga disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan evakuasi.

Warga setempat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang aktif melakukan monitoring langsung di lapangan. “Kami merasa lebih tenang dengan adanya pengawasan dari Babinsa. Setidaknya kalau ada perkembangan situasi, kami bisa cepat bergerak,” ujar salah seorang warga Kampung Kayangan.

Kodim 1410/Bantaeng terus menginstruksikan kepada jajaran Babinsa untuk tanggap dan responsif terhadap situasi cuaca ekstrem guna menjamin keselamatan masyarakat serta meminimalisir dampak bencana alam di wilayah binaan masing-masing. (*/Opick)

Berita Terkait

BRI BO Bantaeng Gelar Silaturahmi dan Sosialisasi QRIS di Kerukunan Keluarga Jawa Bantaeng
Babinsa Kelurahan Bonto Sunggu Bersama Tiga Pilar Hadiri Musrenbang Pemantapan Pembangunan Ekonomi Inklusif
Dapur SPPG Polres Bantaeng Resmi Beroperasi
Touring Dakwah Bikers Ngaji Adventure dan Riders Muslim Bantaeng ke Puncak Gunung Bantaeng: Menyatukan Jalan, Iman, dan Persaudaraan
Pererat Silaturahmi, Babinsa Bonto Maccini Laksanakan Komsos di Dusun Ponrombo
Peringatan Isra’ Mi’raj, Bupati Bantaeng Resmikan Awal Pembangunan Pondok Pesantren As’adiyah Bonto Tangnga
Wabup Bantaeng Hadiri Wisuda Santri DPK BKPRMI Kecamatan Pajukukang dan Serahkan Penghargaan
Jaga Kondusifitas Wilayah, Babinsa Bersama Tiga Pilar Selesaikan Perselisihan Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 20:17 WIB

Wujudkan Pembinaan Humanis dan Berkeadilan, Lapas Narkotika Pematang Siantar Gelar Sosialisasi Hak dan Kewajiban WBP

Senin, 26 Januari 2026 - 19:29 WIB

Perkuat Sistem Keamanan dan Pengawasan, Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Tambah Unit CCTV

Sabtu, 22 November 2025 - 23:03 WIB

Petugas Lapas Narkotika Pematangsiantar Gagalkan Penyelundupan 10 Paket Sabu Lewat Kiriman Paket JNE

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 01:04 WIB

Kapolres Simalungun Ikuti Ziarah Nasional dan Tabur Bunga di TMP Nagur Pematangsiantar Peringati HUT TNI ke-80

Sabtu, 6 September 2025 - 15:14 WIB

Kapolres Simalungun Saksikan Pelantikan 595 Prajurit Baru TNI-AD di Rindam I/BB

Selasa, 19 Agustus 2025 - 00:10 WIB

Pramuka dan Hasil Karya WBP Lapas Narkotika Pematangsiantar Pukau Tamu Undangan di Acara Kenegaraan Pembagian Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa

Minggu, 27 April 2025 - 22:50 WIB

Kabar Penangkapan JS dan J di Studio 21 Pematang Siantar Masih Misterius, Polisi Bungkam

Minggu, 27 April 2025 - 02:56 WIB

DPP KOMPI B Tantang Polres, BNN dan Satpol PP Razia Studio 21 Selama 30 Hari Nonstop 2X Semalam

Berita Terbaru