SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Pengukuhan pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sampang di hadiri langsung Ketua Umum PSHT Pusat Madiun R. Moerjoko HW didampingi Perwakilan Pusat (Perwapus) PSHT Jawa Timur Hendri Sugeng Santoso, serta Ketua Dewan PSHT Cabang Sampang Yuli Winarko dan Ketua PSHT Cabang Sampang Tamsul.
Selain pengukuhan pengurus, PSHT Cabang Sampang menggelar Rapat Kerja Cabang masa bakti 2024-2029, yang dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 14-15 Juni 2025 di Aula Hotel Wisata Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Pada kesempatan itu, Tamsul selaku Ketua PSHT Cabang Sampang,dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada Pengurus pusat yang sudah berkenan hadiri di acara Pengukuhan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Tamsul beserta pengurus memohon kepada ketua umum agar memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh warga yang ada di Madura khususnya kabupaten Sampang.
Pria asal Sokobanah itu, berharap agar seluruh peserta raker mengikuti seluruh rangkaian acara dengan baik. Sebab, menurut dia, raker merupakan acuan atau pedoman dalam menyusun rencana kerja didalam sebuah organisasi.
“Rapat kerja ini sangat penting bagi kita. Sebab, dari sini kita menciptakan kerangka acuan dan pedoman untuk menjalankan roda organisasi serta dapat melaksanakan program selama satu periode kedepan,” Ungkapnya, Sabtu (14/06/2025).
Selaku Ketua Cabang,Tamsul juga menejelaskan, melalui rapat kerja seluruh pemikiran warga PSHT bisa disampaikan melalui forum. Sebab, hal itu, menggambarkan kondisi riel di lapangan.
jika program, lanjutnya, yang digagas bisa berjalan dan sukses, maka keberhasilan tersebut bukan hanya capaian Ketua Cabang saja melainkan buah kerjasama antar warga juga.
“Sampaikan pemikiran saudara-saudara melalui forum raker, sebab itu menggambarkan kondisi riel di lapangan. Dan PSHT menjadi saluran pemikiran seluruh pengurus untuk membuat suatu kerangka acuan kerja secara bersama-sama.” Imbuhnya.
Sementara, dalam sambutan Ketum Moerjoko HW, menyampaikan bahwa melalui raker, sebuah kepengurusan diharapkan dapat melahirkan suatu program kerja yang baik. Namun, yang tak kalah penting adalah merealisasikan program tersebut.
“Dengan adanya raker, semoga nanti bisa menghasilkan program yang cemerlang untuk 1 tahun kedepan atau mungkin bisa menyusun untuk 5 tahun kedepan,” ucapnya
Ia juga berpesan, segala bentuk usulan dari peserta raker sebaiknya dikaji terlebih dahulu untuk dibahas bersama sebelum diputuskan apakah pemikiran tersebut layak dilanjutkan atau ditolak.
“Juga penting saya kira, Setiap pemikiran dan pendapat agar dikaji secara mendalam. Jangan sampai usulan dari saudara-saudara langsung dipotong atau ditolak”, tegas R. Moerjoko HW
Tentang persoalan hukum yang sempat menjadi perdebatan di keluarga besar PSHT, R. Moerjoko HW, pada sambutannya, juga sempat menyinggung, hal tersebut.
Dirinya juga menegaskan, sudah tidak ada lagi persoalan hukum yang perlu diperdebatkan. Sebab, menurutnya, keputusan persoalan legalitas sudah final.