BANTAENG, Teropong Barat.com, – Kodim 1410/Bantaeng bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng, melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gerai Koperasi Merah Putih yang berada di Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng. Jumat (17/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian program nasional pembangunan 80.000 gerai koperasi secara serentak di seluruh Indonesia dan terhubung dengan Zoom Meeting Nasional yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai daerah.
Sepatah kata dari Komandan Kodim 1410/Bantaeng Letkol Inf Eka Agus Indarta, S.Psi., M.Psi., mengatakan, pembangunan ini merupakan bagian dari program nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia, untuk memperkuat perekonomian masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Hari ini kita bersama-sama melaksanakan ground breaking pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Bonto Tangnga. Harapannya, koperasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat tidak hanya di Desa Bonto Tangnga, tetapi juga di Kabupaten Bantaeng,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Letkol Inf Eka Agus Indarta menegaskan, Kodim 1410/Bantaeng sebagai bagian dari TNI Angkatan Darat, memiliki peran untuk mendukung percepatan berbagai program pemerintah, termasuk pemberdayaan ekonomi melalui koperasi.
“TNI memiliki tugas mendorong agar program pemerintah berjalan cepat dan berakselerasi. Koperasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan,” tambahnya.
Sementara dalam sambutan virtualnya, Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyampaikan bahwa program Koperasi Merah Putih ini merupakan instruksi langsung Presiden Republik Indonesia, yang dijalankan melalui sinergi antara 6 kementerian dan TNI.
“Program ini bertujuan membangun ekonomi desa berbasis gotong royong dan nilai-nilai Pancasila,” jelas Joao Angelo.
Sedang, Menteri Desa, Yandri Susanto, menyampaikan bahwa koperasi desa akan menjadi tempat penampungan hasil pertanian sekaligus pusat kegiatan ekonomi warga.
“Pada tahap awal, pembangunan koperasi dilakukan di 800 desa di seluruh Indonesia,” ungkap Yandri.
Menteri Koperasi RI, Budi Arie Setiadi, turut menambahkan, koperasi desa mampu menjadi kekuatan ekonomi yang dapat bersaing dengan BUMN dan swasta.
Ia menekankan peran koperasi dalam distribusi bahan pokok serta pembelian hasil panen warga dengan harga yang adil.
“Masyarakat desa akan menjadi pelaku utama ekonomi. Dengan dukungan TNI dan sinergi nasional, kita targetkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 8 persen,” tegas Budi Arie Setiadi.

Pembangunan gerai Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi tonggak awal kebangkitan ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

















































