Pakpak Bharat, 28 November 2025 — Setelah sempat terisolasi akibat rangkaian longsor yang memutus akses utama, Desa Sibongkaras akhirnya berhasil dijangkau oleh Tim Penanggulangan Bencana Longsor yang dikirim Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. Misi ini menjadi titik terang bagi warga yang selama beberapa hari terakhir menghadapi keterbatasan mobilitas dan logistik.
Plt. Asisten Administrasi dan Pembangunan, Zeplin A. Purba, SE, MM, yang turun langsung ke lokasi, menuturkan beratnya perjalanan menuju Sibongkaras.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah sampai di Sibongkaras, bertemu masyarakat di sana dan syukur kepada Tuhan mereka dalam keadaan baik. Kami berangkat pukul 09.00 pagi, berjalan kaki dari Napatumbuk sampai Sibongkaras, dan pulang juga dengan berjalan kaki. Kami tiba kembali di Napatumbuk pada pukul 21.00,” jelasnya.
Menurut laporan tim, terdapat 13 titik longsor di sepanjang jalan Kuta Tinggi menuju Sibongkaras. Bersama anggota Batalyon TP 906, tim bekerja membuka akses menggunakan peralatan seadanya.

“Kami membuat jalan alternatif memakai kayu, karena tenaga manual saja tidak cukup. Alat berat kini sudah tiba dan mulai bekerja untuk menormalisasi material longsor yang menutup jalan,” tambah Zeplin.
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menegaskan bahwa daerah-daerah terisolasi akibat longsor akan menjadi prioritas utama penanganan pemerintah daerah.

Dengan mulai terbukanya akses dan beroperasinya alat berat, diharapkan jalur menuju Sibongkaras dapat kembali normal dalam waktu dekat—membuka ruang bagi percepatan distribusi bantuan serta pemulihan aktivitas masyarakat setempat.//ujungmaster24..






















