Ajak Warga Tetap Sabar, 140 Titik Longsor Terdata di Pakpak Bharat
Pakpak Bharat — Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor turun langsung meninjau lokasi longsor di Desa Simerpara, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut, Senin. Ia datang bersama Kapolres Pakpak Bharat AKBP Pebriandi Haloho serta Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto.
Di lokasi, rombongan bertemu warga yang sedang membersihkan material longsor dan banjir yang melanda desa tersebut beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mohon Bersabar, Kami Terus Berupaya”
Dalam dialognya, Bupati Franc meminta masyarakat tetap tabah menghadapi bencana yang menimpa.
“Saya berharap kita semua bersabar atas musibah ini. Segala upaya sedang kami lakukan untuk membantu bapak-ibu sekalian,” ujar Bupati.
Franc mengungkapkan, bencana tanah longsor tidak hanya terjadi di Simerpara, tetapi hampir di seluruh wilayah Pakpak Bharat.
“Dari catatan kami, ada sekitar 140 titik longsor yang perlu segera ditangani. Dengan peralatan dan sumber daya yang terbatas, kami mohon semua bersabar. Mudah-mudahan cobaan ini segera bisa diatasi,” tambahnya.

Alat Berat Dikerahkan, TNI–Polri & Relawan Terus Bekerja
Untuk mempercepat penanganan, pemerintah mengerahkan sejumlah alat berat di Desa Simerpara. Personel TNI-Polri, BPBD, Tagana, dan berbagai relawan juga terus bekerja bahu-membahu bersama warga.
Mereka fokus membersihkan material longsor, memperbaiki bangunan terdampak, termasuk rumah ibadah yang ditargetkan segera dapat digunakan kembali.

Wilayah Rawan Longsor
Simerpara menjadi salah satu titik terparah terdampak longsor akibat curah hujan tinggi beberapa waktu terakhir. Kondisi topografi Pakpak Bharat yang berbukit dan curam membuat wilayah init ergolong rawan bencana tanah longsor.//ujungmaster24,..

















































