Generasi Mahasiswa Pujakesuma Langkat Desak Menteri Sampaikan Data Akurat kepada Presiden

TEROPONG BARAT LANGKAT

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025 - 00:43 WIB

4071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT,Teropong Barat.com – Generasi Mahasiswa Pujakesuma (Gema Pujakesuma) Kabupaten Langkat mendesak para menteri dan pembantu Presiden untuk menyampaikan data dan laporan yang akurat dan faktual mengenai kondisi di lapangan. Desakan ini disampaikan untuk memastikan Presiden dapat mengambil kebijakan yang tepat, terutama dalam penanganan pascabencana alam.

Ketua Umum Gema Pujakesuma Langkat, M. Nuh, menyatakan bahwa kejujuran dan transparansi data adalah hal krusial.
“Sebagai pembantu Presiden, para menteri harus menyampaikan data dan fakta yang benar dan riil agar Presiden tidak salah dalam pengambilan kebijakan,” kata M. Nuh pada Selasa, (9/12/ 2025).

Nuh menegaskan bahwa kebijakan yang konkret dan solusi atas permasalahan tidak akan tercapai apabila data yang diterima pimpinan negara tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Menurutnya, kolaborasi dan kejujuran data sangat penting untuk menghindari keputusan yang didasarkan pada informasi yang keliru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

*Sorotan Pemulihan Pascabencana*

Gema Pujakesuma Langkat secara spesifik menyoroti klaim pemulihan pasokan listrik di Aceh pascabencana.
“Publik berhak mendapatkan informasi faktual, dan pejabat publik berkewajiban menyampaikan realita apa adanya, bukan klaim semata untuk menyenangkan pimpinan, apalagi Presiden,” tegas Nuh.
Ia mencontohkan pernyataan Menteri ESDM yang menyebut pemulihan listrik di Aceh sudah mencapai 97% dan akan menyala seluruhnya pada malam hari (Minggu).

“Realitas di lapangan menunjukkan bahwa listrik belum sepenuhnya pulih, dan banyak wilayah di Aceh masih mengalami pemadaman atau pasokan listrik belum stabil,” ujarnya.

Organisasi mahasiswa tersebut menilai bahwa pernyataan yang tidak didukung verifikasi data independen berpotensi menyesatkan publik dan Pemerintah mengenai kondisi sesungguhnya di wilayah terdampak bencana.
Pentingnya Verifikasi dan Integritas
Gema Pujakesuma Langkat menekankan bahwa laporan yang disampaikan hanya demi “asal pimpinan senang” dapat memiliki dampak krusial berupa kesalahan dalam pengambilan kebijakan oleh Presiden.

Mereka mendesak Pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk memastikan setiap laporan didasarkan pada data riil dari lapangan. Hal ini bertujuan agar kebijakan tanggap bencana dan rehabilitasi dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan adil.

“Jangan sampai keinginan membuat Presiden senang mengalahkan tanggung jawab moral dan kemanusiaan terutama di masa krisis dan pascabencana,” tutup Nuh, menyerukan agar seluruh elemen pemerintah mengedepankan kejujuran data, integritas, dan keberpihakan terhadap masyarakat korban bencana.

(Redaksi)

Berita Terkait

Sikat Terduga Pelaku Bongkar Rumah , Polsek Tanjung Pura Amankan Pria Berinisial S
Sempat Tertunda Kadis PUTR Langkat Pastikan Aspal Jalan Secanggang Rampung Sebelum Lebaran
Sikat Peredaran Sabu, Polsek Tanjung Pura Gerebek Area Perkebunan di Desa Pekubuan
Abdul Rasyidin Pane Terpilih Aklamasi Pimpin DPC Hanura Langkat Periode 2025-2030,Targetkan 6 Kursi DPRD
Sentuhan Kemanusiaan, Polsek Pangkalan Susu Salurkan Sembako Door- to -Door
PC HIMMAH Langkat Kawal Penyaluran Dana Tunggu Hunian bagi Korban Banjir
Pangdam I/BB Tinjau Jembatan Aramco yang selesai Dibangun di Desa Sei Litur Kab Langkat
Empat Dasawarsa Lebih Empat Tahun: Dedikasi Tanpa Batas dari Sosok Ani Prety

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:59 WIB

Dugaan Pembiaran Bandar Togel “GP” di Magetan, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Minggu, 28 Juli 2024 - 10:03 WIB

Darwis Sinulingga Beserta Keluarga Wisata Rohani Ke Kampung Arab Desa Temboro

Berita Terbaru

BIREUEN

DPP PPP Bantu Obat-Obatan Untuk Korban Banjir Di Aceh

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:21 WIB