TAKALAR – teropongbarat.com|Komandan Kodim (Dandim) 1426/Takalar Letkol Inf Anton Timotius Milala, SE., M.I.P selaku Irup pada upacara peringatan Hari Juang TNI AD Tahun 2025, dengan tema “TNI AD Manunggal Dengan Rakyat Untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju” di Lapangan Makodim Jalan Fitrah Nomor 9, Kelurahan Kalabbirang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar. Senin, 15/12/2025.

Pada upacara tersebut Dandim Takalar membacakan amanat KASAD menyampaikan “di awal kesempatan yang hikmat ini, saya mewakili keluarga besar Angkatan Darat mengucapkan turut berduka dan prihatin dengan adanya kejadian bencana alam di beberapa wilayah, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang telah menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil sangat besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Teriring doa semoga kondisi di daerah-daerah yang terdampak bencana alam dapat segera dipulihkan. TNI Angkatan Darat akan terus bersinergi dengan seluruh pihak untuk melaksanakan berbagai upaya dalam rehabilitasi pasca bencana.
Selaku Kepala Staf Angkatan Darat, mengucapkan “Selamat Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025”, kepada segenap prajurit dan ASN, teriring ucapan terima kasih yang tulus dan penghargaan setinggi-tingginya atas segenap dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan untuk kemajuan dan kejayaan TNI Angkatan Darat. Hari Juang TNI Angkatan Darat merupakan sebuah momentum penting dalam sejarah perjalanan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, yang diperingati untuk mengenang kepahlawanan dalam pertempuran heroik Palagan Ambarawa.
Peringatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk terus menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan serta menggelorakan semangat pengabdian yang tulus didalam nadi setiap insan prajurit TNI Angkatan Darat. Esensi peringatan kali ini selaras dengan tema Hari Juang tahun ini yaitu, “TNI AD Manunggal dengan Rakyat Untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju”.
Sebagai seorang Panglima Besar dan ahli strategi yang memimpin perjuangan bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, Jenderal Besar Soedirman mengajarkan bahwa keyakinan, keberanian, ketulusan, kerja keras dan pengabdian tanpa pamrih adalah inti dari jati diri seorang prajurit. Nilai luhur pengabdian inilah yang menjadi obor serta terus mengobarkan api semangat pantang menyerah dalam jiwa prajurit TNI Angkatan Darat hingga saat ini.
Pada hakikatnya tentara yang berasal dari rakyat akan terus berjuang bersama rakyat sebagai kekuatan pertahanan yang potensial dalam menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia Kebersamaan dan soliditas dalam melewati beragam situasi serta tantangan pada setiap fase perjuangan bangsa yang dilandasi oleh kemanunggalan dengan rakyat niscaya akan menghasilkan optimisme dan kekuatan luar biasa untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa di masa yang akan datang.
Disamping itu, kita harus ingat bahwa TNI Angkatan Darat berkomitmen untuk memegang teguh jati dirinya dalam mewujudkan kehadiran Negara untuk Rakyat. Para peserta upacara yang saya banggakan, Sebelum mengakhiri amanat, pada kesempatan ini perkenankan saya untuk menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, pemerintah daerah, dan segenap pihak yang telah mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat. (Pendim 1426)

















































