Air Kembali Mengalir, Harapan Tumbuh: Sumur Bor Kapolda Aceh Jadi Sumber Kehidupan Warga Terdampak Bencana di Aceh Tengah

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:42 WIB

4020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah, 11/1/2026 – Di tengah luka yang belum sepenuhnya sembuh akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda pada 26 November 2025 lalu, harapan baru kini mengalir bagi warga Kampung Suku Wihlah Setie, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Sabtu (10/1/2026), bantuan sumur bor dari Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basya, M.M., resmi dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak bencana.

Peresmian sumur bor dilakukan langsung oleh Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufik, S.I.K., M.H., sebagai bagian dari program pemulihan pascabencana yang digagas Polri Aceh. Sebelumnya, akses air bersih di kampung tersebut sangat terbatas akibat kerusakan sarana dan prasarana akibat bencana, membuat warga harus berjuang mencari sumber air yang aman untuk keperluan sehari-hari.

Acara peresmian yang berlangsung di Menasah Al-Mukmin Kampung Suku Wihlah Setie dihadiri oleh pejabat utama Polres Aceh Tengah, Kapolsek Bintang beserta jajarannya, personel BKO Brimob Polda Aceh, aparatur kampung, serta ratusan warga yang menyaksikan momen penting bagi kampung mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufik menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat. “Air bersih adalah hak setiap orang dan kebutuhan utama untuk kehidupan yang layak dan sehat. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat mempercepat proses pemulihan kehidupan warga serta memberikan solusi jangka panjang, baik untuk musim kemarau maupun kondisi darurat mendatang,” ujarnya.

Sumur bor dengan kedalaman sekitar 18 meter tersebut berhasil dikerjakan dalam waktu hanya satu hari oleh tim teknisi yang dibantu personel Polri. Saat diresmikan, air sudah mengalir jernih dengan debit yang memadai untuk memenuhi kebutuhan sekitar 50 keluarga di kampung tersebut.

Peresmian ditandai dengan penyerahan simbolis kunci dan alat pemeliharaan sumur kepada Reje Kampung Suku Wihlah Setie, Mansur Ariga, serta pengecekan langsung kualitas dan debit air oleh Kapolres. Momen tersebut disambut dengan senyum dan rasa syukur yang mendalam dari warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kapolda Aceh dan seluruh jajaran Polri. Airnya sudah mengalir lancar dan jernih, ini benar-benar menjadi sumber kehidupan bagi kami setelah mengalami kesulitan pascabencana,” ucap Mansur Ariga sambil menunjukkan aliran air yang sudah siap digunakan.

Kehadiran sumur bor ini menjadi bukti nyata bahwa Polri berperan tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra dalam pembangunan dan penanggulangan bencana bagi masyarakat.

Setelah acara peresmian selesai, Kapolres Aceh Tengah beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke tiga kampung terisolir di Kecamatan Bintang yaitu Kampung Serule, Atu Payung, dan Jamur Konyel. Di sana, mereka menyalurkan bantuan logistik berupa beras, minyak goreng, serta obat-obatan, sekaligus melaksanakan bakti kesehatan bagi warga lansia dan anak-anak yang membutuhkan perawatan khusus. (Rahmat Hidayat)

Berita Terkait

Akses Jalan Rusak, Polres Aceh Tengah Pastikan Bantuan dan Perhatian Sampai ke Warga Terpencil  
Dari Posko hingga Pintu Rumah, Polri Hadir Pastikan Layanan Kesehatan Warga Terdampak Bencana di Kala Segi Aceh Tengah
Polres Aceh Tengah Jangkau Wilayah Terisolir, Pastikan Kondisi Bayi Viral dan Berikan Layanan Kesehatan Bagi Warga
Kolaborasi Edukatif, Bea Cukai Lhokseumawe dan Satpol PP Aceh Tengah Gelorakan Kepatuhan Cukai
Sinergi Disdag Aceh Tengah dan Bea Cukai Dorong Penguatan SDM Industri Hasil Tembakau Lewat Bimtek di Takengon
Lecehkan Anak di Bawah Umur, Seorang Pria Digelandang Polisi setelah Dilaporkan Ibu Korban
Dinas Koperasi Aceh Tengah dan Bener Meriah, Support Peneliti Koperasi Kopi Gayo
Ulang Tahun ke-22 Pakpak Bharat: “Bangkit” dengan Rendang Keras dan Kue Basa-Basi?

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:32 WIB

Polres Gayo Lues Bersama Brimob Polda Sumsel Sediakan Air Bersih Siap Minum bagi Pengungsi

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:43 WIB

Kapolres Gayo Lues Buka Akses Jalan Darurat Penghubung Desa Pertik–Desa Ekan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:58 WIB

Masyarakat Blangpegayon Gelar Dzikir dan Doa Bersama di Kantor Camat sebagai Upaya Tolak Bala dan Wujud Kepedulian terhadap Bencana

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:55 WIB

Akses Jalan Rikit Gaib–Pantan Cuaca Masih Terputus, Polisi Lakukan Pengamanan dan Pantau Perkembangan

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:57 WIB

GAKORPAN Temukan Dugaan Fraud Pengelolaan Dana Kapitasi, Laporkan ke Kejari dan Dorong Audit Khusus

Kamis, 8 Januari 2026 - 02:00 WIB

KONI Gayo Lues Fokus pada Aksi Kemanusiaan dengan Distribusi Bantuan ke Empat Kampung Terdampak

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:17 WIB

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 15:57 WIB

Wakapolres Gayo Lues Turun Tangan, Warga dan Aparat Bangun Bendungan Cegah Banjir

Berita Terbaru