Batu Bara – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Lapangan Lapas Labuhan Ruku, Rabu (4/2). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan.
Peringatan Isra Mi’raj ini dihadiri oleh Kepala Lapas Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara, serta perwakilan dari TNI, Polri, Kejaksaan, dan tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah, dilanjutkan dengan laporan panitia yang memaparkan maksud dan tujuan pelaksanaan peringatan Isra Mi’raj di lingkungan Lapas Labuhan Ruku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kalapas Labuhan Ruku menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Ia menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperdalam pemahaman agama serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
Kalapas juga menjelaskan makna Isra Mi’raj sebagai peristiwa perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dan mengajak seluruh jajaran dan warga binaan Lapas Labuhan Ruku untuk senantiasa menunaikan ibadah salat lima waktu secara berjamaah.
Acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Anugerah Cahyadi. Dalam ceramahnya, Ustadz Anugerah Cahyadi mengajak para hadirin untuk tidak merasa diri sebagai manusia yang tidak berharga akibat dosa, karena Allah SWT tetap mencintai hamba-Nya yang ingin bertobat.
Ustadz Anugerah Cahyadi juga mengingatkan tiga hal penting yang perlu dilakukan sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadan, yakni meminta maaf kepada kedua orang tua, meminta maaf kepada sesama seperti saudara dan teman, serta meminta maaf kepada suami atau istri.
Tausiah disampaikan dengan penuh semangat dan diselingi candaan ringan sehingga suasana menjadi hangat dan penuh keakraban.
Kegiatan peringatan Isra Mi’raj kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para juara lomba azan, tartil Al-Qur’an, pop song islami, serta berbagai perlombaan lainnya yang telah dilaksanakan sebelumnya di Lapas Labuhan Ruku.
Diedit oleh Rahmat Hidayat

















































