STABAT,Teropong Barat.com – Kontestasi internal PDI Perjuangan Kabupaten Langkat mulai memanas. Fit and Proper Test (F&PT) calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) yang digelar DPC PDI Perjuangan Langkat berlangsung dinamis, Kamis (5/3/2026). Dihadiri langsung oleh Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, dr. Hj. Meriahtha Sitepu, MKM, MARS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fokus utama dalam uji kelayakan ini tertuju pada Daerah Pemilihan (Dapil) 1, yang meliputi Stabat, Wampu, dan Secanggang. Wilayah ini kerap dijuluki “Dapil Neraka” karena persaingan politiknya yang sangat ketat.
Pada Pemilu 2024 lalu, PDI Perjuangan di Dapil ini tercatat meraih 9.726 suara dan mengamankan satu kursi di DPRD Langkat melalui Drs. Pimanta Ginting. Realitas ini menjadi evaluasi serius bagi para kandidat ketua PAC untuk berbenah menuju 2029.
Salah satu kandidat kuat Ketua PAC Stabat, Jun Ginting, menegaskan komitmennya untuk membangun kekuatan kolektif lintas kecamatan.
“Jika dipercaya memimpin, saya akan merangkul ketua-ketua di Wampu dan Secanggang. Kita tidak bisa berjalan sendiri untuk memenangkan pertempuran politik. Lawan di 2029 tentu akan jauh lebih kuat,” ujar Jun Ginting di sela-sela kegiatan.
Meski mengaku masih terus mendalami detail wilayah secara spesifik, Jun optimistis soliditas tim menjadi kunci utama. “Target kita jelas, PDI Perjuangan harus bangkit dan menang di 2029,” tegasnya.
Dukungan pun mengalir dari akar rumput. Kader senior ranting Stabat, Jumino, menyatakan keyakinannya terhadap kapasitas Jun Ginting.
“Bang Jun memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh. Latar belakangnya sebagai pengusaha lokal menjadi modal kuat untuk membawa perubahan, khususnya dalam upaya menambah perolehan kursi di DPRD Langkat dari Dapil 1,” ungkap Jumino.
*Potensi dan Tantangan Elektoral*
Berdasarkan data Pemilu 2024, Dapil 1 menyimpan potensi suara yang masif namun menantang. Di Stabat, terdapat DPT sebanyak 54.717 dengan partisipasi 39.863 pemilih. Wampu memiliki DPT 32.132, sementara Secanggang menjadi yang terbesar dengan DPT 54.957 jiwa.
Angka-angka ini menegaskan bahwa tanpa konsolidasi akar rumput yang solid, potensi tersebut sulit dikonversi menjadi kursi legislatif. Kini, tantangan besar menanti para nakhoda baru PAC PDI Perjuangan di Dapil 1: mampukah mereka merebut dua hingga tiga kursi pada 2029 nanti?
Tentu, jawabannya akan ditentukan oleh kerja nyata dan strategi lapangan yang terukur sejak saat ini.
(Redaksi)

















































