Terombang-ambing di Laut, Dua Nelayan Bulukumba Ditemukan Selamat

- Redaksi

Minggu, 23 Juli 2023 - 14:59 WIB

40486 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG TEROPONG BARAT.CO, – Semalaman terombang-ambing di laut, dua orang nelayan asal Bulukumba akhirnya ditemukan selamat pada hari Minggu (23/7/2023) oleh nelayan Bantaeng.

Kedua nelayan itu bernama Hurairah (53) dan Ambo sakka (53) warga dusun ponre Tu Gambang, Kelurahan Matekko, Kecamatan Gantarang kindang, Kabupaten Bulukumba.

Keduanya ditemukan nelayan bernama Yusriadi (42) di perairan Bantaeng yang terombang-ambing di laut disebabkan perahunya hancur diterpa Anging kencang dan ombak yang besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, perahu nelayan tersebut ditarik mengunakan perahu nelayan lain menuju ke Tempat Pelelangan Ikan Kaili, Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

Kedatangan kedua nelayan disambut baik oleh warga Kaili di pinggir pantai dan langsung dibawa ke Gasebo yang berada di sekitar Pelelangan untuk istirahat.

 

Kapolsek Bissappu Iptu Paulus SE bincang bincang dengan nelayan yang sempat tenggelam

Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara SH, S.IK, M.Si melalui Kapolsek Bissappu Iptu Paulus SE yang berada di lokasi pelelangan ikan mengatakan Kedua nelayan tiba di Pantai Kaili sekitar pukul 07.30 Wita dengan menumpang di perahu milik Yusriadi.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula kedua nelayan itu berangkat melaut pada Sabtu (22/7) sekitar pukul 15.00 WITA.

Namun, setibanya mencari ikan di perairan, kata Iptu Paulus, nelayan itu mengalami kebocoran pada perahunya ditambah dengan Anging kencang dan ombak yang besar sehingga perahu yang ditumpangi oleh kedua nelayan tersebut tenggelam sekitar pukul 03.00 dini hari.

Lanjut Kapolsek menambahkan, Yusriadi pada malam itu sedang tidur diatas perahunya, mendengar suara minta tolong ditambah lampu senter yang menyala tepat didepannya. Dengan sigap mendatangi kedua nelayan tersebut untuk melakukan pertolongan.

Akibat peristiwa tersebut kerugian yang dialami oleh nelayan asal kabupaten Bulukumba ditaksir mencapai Rp. 50 juta, tutup Kapolsek Bissappu Iptu Paulus. (Opick)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Ketua DPD AKPERSI Gorontalo Tegas: Copot Kapolres Jika Penertiban PETI Tebang Pilih
Kuasa Hukum Ahli Waris Surati BPN Kampar: Blokir Akses Balik Nama
Jembatan Presisi Polri di SDN Semulut 70% Siap, Siswa Lebih Aman
Kanwil Ditjenpas Bengkulu Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas, Perkuat Pembangunan Zona Integritas
Pakar Pers AKPERSI: Pejabat Publik yang Merekam Wartawan Saat Jalankan Tugas Jurnalistik Bisa di Proses Hukum
Polsek Pangkalan Brandan Laksanakan Pengamanan Ibadah Umat Kristiani ,Polres Langkat Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif
Hari Keempat, Gotong Royong Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut
Cegah Risiko Pohon Tumbang, Babinsa Pecalukan Turun Langsung Bersama Warga

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:00 WIB

Mahasiswa KKM Umuslim giatkan pengajian Anak-Anak desa Jangka Alue U

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:03 WIB

Mahasiswa Umuslim Lakukan Program Mahasiswa Berdampak di Pante Lhong

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:42 WIB

Alumni  Magister Manajemen Uniki dominasi pimpin  Kepala SMA, SMK, dan SLB Se-Kabupaten Bireuen

Sabtu, 24 Januari 2026 - 00:33 WIB

BEM Fakultas Hukum Uniki Gelar Trauma Healing di Desa Dampak Banjir

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:52 WIB

Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Pastikan Anak-anak Bireuen Tetap Belajar

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:18 WIB

Bantu daerah berdampak banjir Dosen Umuslim pasang sistem PLTS Hibrid di Dusun Bivak, Bireuen

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:40 WIB

Dosen Fikom Umuslim terima donasi dari APTIKOM

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:21 WIB

DPP PPP Bantu Obat-Obatan Untuk Korban Banjir Di Aceh

Berita Terbaru