Bubarkan KPUM FT UTM Bangkalan, Wadek 3 Wajib Bertanggung Jawab

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 23 Desember 2024 - 18:15 WIB

40419 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN _ TEROPONG BARAT _ Polemik yang berkepanjangan menimbulkan sebuah mosi tidak percaya terhadap KPUM FT UTM Bangkalan telah mencuat, dengan tuntutan agar KPUM FT segera dibubarkan dan proses Pemira segera diambil alih dalam waktu 1×24 jam.

Pernyataan sikap yang di tujukan adalah suatu bentuk protes serta mencerminkan kekecewaan yang mendalam dari mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Tronujoyo Madura (UTM) Bangkalan terkait dengan kinerja KPUM FT yang dianggap tidak transparan dan tidak mencerminkan prinsip demokrasi yang sejati.

Yakin, salah satu mahasiswa FT, menegaskan bahwa ajang Pemira seharusnya menjadi wahana demokrasi, bukan sekadar ajang aklamasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mempertanyakan keberadaan KPUM jika pada akhirnya hanya menghasilkan keputusan tanpa melalui proses pemilihan yang sebenarnya.

“Jika itu yang terjadi, maka lebih baik hasil Pemira diumumkan atau langsung dilantik tanpa harus melalui prosedur yang hanya mengarah pada aklamasi”, tegas Yakin, Senin (23/12/2024).

Menurut Yakin, kampus adalah miniatur negara, dan jika miniatur ini rusak, bagaimana dengan negara yang lebih besar, Pernyataan ini menggambarkan betapa pentingnya keadilan dan transparansi dalam sistem pemilihan, karena apa yang terjadi di kampus akan mencerminkan bagaimana sistem di negara ini berjalan.

Dimana pihak Wadek 3 dinilai tidak cukup tegas dalam menangani masalah yang terjadi di KPUM FT UTM Bangkalan, yang sudah berlangsung lama hingga bertahun-tahun tanpa ada langkah konkret untuk memperbaiki keadaan.

Dengan kondisi ini pihak mahasiswa FT menyatakan bahwa jika Wadek 3 tidak dapat menyelesaikan masalah yang terjadi untuk tahun ini (2024), maka mereka akan melakukan demonstrasi besar-besaran sebagai bentuk protes dan tuntutan atas kebobrokan yang ada.

Dengan mosi tidak percaya ini, mahasiswa FT menginginkan adanya perubahan yang nyata dan mendesak agar pemilihan yang akan datang dapat berlangsung dengan adil, transparan, dan sesuai dengan prinsip demokrasi yang sesungguhnya.(AR Red).

Berita Terkait

Kades Cibinong Sambut Baik Rencana Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Wilayahnya
Respon Cepat Pohon Tumbang,Sapar Pemuda Gebang Apresiasi Kinerja Dinas Lingkungan Hidup
Kapolres Bantaeng Hadiri Peresmian Reopening Kolam Renang Andi Pawiloi
Di Tengah Lumpur dan Harapan, Polri Bersama Warga Buka Akses Jalan Kampung Setie Pasca bencana
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong
Optimalkan Lahan Produktif, Lapas Labuhan Ruku Siapkan Program Ketahanan Pangan
Berkomitmen pada Keamanan Kampus, USU Raih Penghargaan Terbaik dari APSI
Polres Kampar Gelar Sosialisasi DIPA 2026, Tandatangani Pakta Integritas, Kapolres: Komitmen Bersama Wujudkan Polri yang Presisi

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:32 WIB

Polres Gayo Lues Bersama Brimob Polda Sumsel Sediakan Air Bersih Siap Minum bagi Pengungsi

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:43 WIB

Kapolres Gayo Lues Buka Akses Jalan Darurat Penghubung Desa Pertik–Desa Ekan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:58 WIB

Masyarakat Blangpegayon Gelar Dzikir dan Doa Bersama di Kantor Camat sebagai Upaya Tolak Bala dan Wujud Kepedulian terhadap Bencana

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:55 WIB

Akses Jalan Rikit Gaib–Pantan Cuaca Masih Terputus, Polisi Lakukan Pengamanan dan Pantau Perkembangan

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:57 WIB

GAKORPAN Temukan Dugaan Fraud Pengelolaan Dana Kapitasi, Laporkan ke Kejari dan Dorong Audit Khusus

Kamis, 8 Januari 2026 - 02:00 WIB

KONI Gayo Lues Fokus pada Aksi Kemanusiaan dengan Distribusi Bantuan ke Empat Kampung Terdampak

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:17 WIB

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 15:57 WIB

Wakapolres Gayo Lues Turun Tangan, Warga dan Aparat Bangun Bendungan Cegah Banjir

Berita Terbaru