PIM Aceh Gelar Seminar, Dorong UMKM Kuasai Pasar Global dengan Sertifikasi Halal

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 00:13 WIB

40316 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Organisasi Perempuan Indonesia Maju (PIM) Aceh menggelar seminar bertema “Pendaftaran Sertifikasi Halal: Kunci Sukses UMKM di Pasar Global”. Acara ini diadakan di Plenary Hall UUI pada Senin (10/2/2025) dan dihadiri oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Aceh.

Seminar ini dibuka oleh Ketua PIM Aceh, Prof. Adjunct Dr. Marniati, M.Kes, yang menegaskan pentingnya sertifikasi halal sebagai strategi utama agar UMKM Aceh mampu bersaing di pasar global. Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Asesor Manajemen Mutu Industri Fitriana Djafar, S.Si., M.T., serta Founder dan CEO Halalin, Yuliana Zahara Mega.

Dalam sambutannya, Marniati menyatakan bahwa sertifikasi halal bukan hanya tentang kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga sebagai jaminan mutu bagi produk UMKM agar dapat diterima di pasar internasional. “Sertifikasi halal menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong UMKM Aceh agar lebih kompetitif dan memiliki daya saing tinggi di tingkat global,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fitriana Djafar, dalam pemaparannya, menjelaskan bahwa sertifikasi halal dapat meningkatkan daya saing produk dan memperluas penetrasi pasar. Menurutnya, konsumen saat ini semakin peduli dengan kehalalan dan keamanan produk, sehingga sertifikasi halal menjadi faktor penting dalam membangun citra merek UMKM.

Sementara itu, Yuliana Zahara Mega menyoroti kemudahan dalam proses pengurusan sertifikasi halal bagi UMKM. Pelaku usaha hanya perlu menyiapkan beberapa dokumen utama, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), KTP pemilik usaha, NPWP (jika ada), daftar bahan baku dan supplier, serta memastikan proses produksi tidak bercampur dengan bahan haram.

Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM yang ragu untuk mengurus sertifikasi halal karena menganggap prosesnya sulit. “Padahal, jika dipahami dengan baik, prosedurnya cukup mudah dan manfaatnya sangat besar bagi pengembangan usaha,” tambah Yuliana.

Marniati berharap seminar ini dapat menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM, terutama kaum perempuan, agar lebih berani bersaing di pasar global. “Lebih dari 60% UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan. Oleh karena itu, PIM Aceh akan terus mendukung perempuan-perempuan Indonesia, khususnya Aceh, untuk berkembang dan berdikari dalam dunia usaha,” tegasnya.

Melalui seminar ini, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM di Aceh yang menyadari pentingnya sertifikasi halal dan segera mengambil langkah konkret untuk mendaftarkan produknya. Dengan demikian, UMKM Aceh dapat semakin berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah maupun nasional.

Berita Terkait

Bank Aceh Syariah dan Insan Pers Perkuat Sinergi Lewat Coffee Morning
Desak Audit BBM BPBD Gayo Lues, LIRA Curigai Terjadinya Pemborosan hingga Potensi Penggunaan Fiktif
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Sekjen DPW FANST Respons Counter Polri Nusantara Aceh: “Tangkap Dan Sikat Habis Mafia Illegal Logging Tanpa Pengecualian”
Bantuan Terakhir dari Posko Simpang Mesra PEMA dan ORMAWA UNADA Banda Aceh
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:03 WIB

Ketua Umum LPK Muhammad Ali, S.H. Pertanyakan Polda Lampung Soal Dugaan Ijazah Plasu Eka Saudara Kembar Wali Kota Bandar Lampung  

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:46 WIB

Cita-Cita di Ujung Timur Papua, Satgas Yonif 521/DY Semangat Menuntut Ilmu di Pedalaman Kurima

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:27 WIB

Pengawasan Dana BOS Nasional Diuji,Pengelolaan Rp.2,6 Miliar di SMK Negeri 1 Sei Rampah Jadi Perhatian 

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:51 WIB

Ambil Langkah Preventif Polsek Gunung Anyar Pasang Alarm Gratis Untuk Warga

Senin, 2 Februari 2026 - 21:29 WIB

Pakpak Bharat backs land acquisition talks for 45 MW hydropower project

Senin, 2 Februari 2026 - 20:08 WIB

Warga Desa Gemurung Laporkan Kepala Desa ke Kejari Sidoarjo Terkait Dugaan Pelanggaran APBDes

Senin, 2 Februari 2026 - 14:22 WIB

Sinergi TNI, Pemdes, dan Sekolah Hijaukan Tosari Hadapi Ancaman Bencana

Senin, 2 Februari 2026 - 12:54 WIB

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 Libatkan 5.020 Personel Gabungan

Berita Terbaru