Forkopimda Aceh Singkil Rakor, Isu HGU dan Program MBG Jadi Sorotan Utama

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025 - 19:45 WIB

40156 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkil, teropongbarat.co – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus Aceh Singkil menggelar rapat koordinasi di Oproom Setdakab, Senin (15/9/2025). Pertemuan lintas sektor ini membahas berbagai persoalan daerah dan merumuskan 13 poin penting, dengan dua isu menonjol: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta polemik Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan.

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, menegaskan program nasional MBG mulai menunjukkan progres positif. Sejumlah dapur umum telah beroperasi, melayani kebutuhan makan bergizi untuk anak sekolah. “Program ini kita dorong bersama Sekolah Rakyat agar terus dipercepat. Targetnya, anak-anak kita benar-benar terjamin gizinya,” ujar Safriadi.

Di sisi lain, polemik HGU perusahaan perkebunan kembali mengemuka. Kepala BPN Aceh Singkil, Sudarman Sylvajaya, menegaskan pemegang HGU wajib patuh regulasi. Mengacu Permen ATR/BPN Nomor 18, perpanjangan HGU harus melalui rekomendasi pemerintah daerah dan provinsi.
“Sebelum ada keputusan resmi, perusahaan tetap berhak mengelola lahannya,” tegas Sudarman, sembari mengingatkan agar tidak ada pihak yang memprovokasi masyarakat hingga menimbulkan kegaduhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Safriadi pun sejalan dengan BPN. Ia menegaskan, “Selama surat pembaruan belum turun, perusahaan masih memiliki hak mengelola. Kita harus jaga stabilitas daerah.”

Namun, sikap tegas datang dari Ketua DPRK Aceh Singkil, H. Amaliun, yang menyoroti absennya kewajiban plasma oleh perusahaan pemilik HGU.
“Faktanya, sejengkal pun kebun plasma belum ada di Aceh Singkil. Wajar bila masyarakat menuntut pertanggungjawaban. Perusahaan harus ingat kewajibannya,” ujarnya lantang.

Rakor Forkopimda Plus Aceh Singkil ini menjadi panggung terbuka bagi pemerintah daerah, BPN, dan legislatif untuk menegaskan sikap masing-masing. Publik kini menanti tindak lanjut nyata dari hasil pertemuan tersebut, terutama terkait masa depan HGU yang kerap memicu gesekan, serta keberlanjutan program MBG yang diharapkan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

(Antoni Tinendung)

Berita Terkait

Hidup Sehat Sejak Dini, PT Socfindo Kebun Lae Butar Gelar Edukasi Sanitasi bagi Siswa PAUD
Dorong Kemandirian Ekonomi, PT Socfindo Bekali Warga Aceh Singkil Teknik Produksi Tempe Higienis
Kepedulian PT Socfindo Bangun Kantin Sekolah di SD Negeri 2 Rimo
GEMUKA Lontarkan Kritis Ke Pemerintah Aceh Singkil Rehap Rumah Dinilai tidak Berpihak Kemasyarakat
Pengesahan APBK 2026 Masih Menempuh Jalan Buntu 
DISKOMINFO ACEH SINGKIL GELAR DISKUSI BERSAMA PEWARTA, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI
Kasus Penganiaan Multi Desa Tulaan Sampai Meja Hakim Keluarga Tutut Keadilan
Molornya Sidang Paripurna Untuk Pengesahan APBK 2026 Bukan Kesalahan DPRK Aceh Singkil

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:18 WIB

Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu

Jumat, 17 April 2026 - 22:53 WIB

Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri

Jumat, 17 April 2026 - 18:53 WIB

Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama

Rabu, 15 April 2026 - 16:37 WIB

Eddy Samrah Jadi Aspidum Kejati Aceh di tunjuk Jaksa Agung

Jumat, 10 April 2026 - 23:04 WIB

Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara

Kamis, 2 April 2026 - 14:07 WIB

Paska Hari Raya idul Fitri 2026 Bupati Agara, HM Salim Fakhry Tandatangani SK Plt Asisten III Setdakab.

Kamis, 2 April 2026 - 10:14 WIB

Polres Agara berhasil mengamankan Paruhbaya pengguna Sabu

Rabu, 1 April 2026 - 16:59 WIB

Polres Agara Amankan Oknum Guru, Sabu 0,27 Gram Jadi Barang Bukti

Berita Terbaru