Polisi Salah Tangkap Pimpinan Partai di Pesawat, Pimpinan DPRD Sumut Minta Propam Usut Dugaan Ketidakprofesionalan

TEROPONG BARAT LANGKAT

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 18:58 WIB

40138 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,Teropong Barat.com | Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST, diduga menjadi korban salah tangkap oleh oknum polisi dari Polrestabes Medan pada Rabu (15/10/2025) malam. Peristiwa ini terjadi saat Iskandar berada di dalam Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 193.

Iskandar, yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Komando Bela Tanah Air (KOMBAT), dipaksa turun dari tempat duduknya oleh sekelompok oknum polisi. Ia sempat diperiksa di dalam kabin pesawat, padahal pesawat tersebut akan segera lepas landas dengan rute Kualanamu-Soekarno Hatta.

Terkait insiden tersebut, Pimpinan DPRD Sumut, Ricky Anthony, mengecam tindakan oknum polisi tersebut. Ia menilai aksi itu menunjukkan ketidakprofesionalan, yang berpotensi merugikan warga negara yang tidak bersalah.
“Kami menilai oknum polisi yang terlibat itu tidak profesional. Mereka harus memberikan klarifikasi dan minta maaf secara terbuka. Polri harus meluruskan masalah ini, karena Bapak Iskandar ST menjadi korban salah tangkap,” tegas Ricky Anthony, yang juga menjabat Ketua DPW KOMBAT Sumut, pada Kamis (16/10/2025) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tuntutan Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Ricky melanjutkan, seharusnya polisi melakukan penyelidikan secara profesional sebelum melakukan penangkapan untuk mencegah korban salah tangkap dan kerugian pada pihak lain.
“Penangkapan di tempat umum jangan dilakukan dengan cara-cara yang tidak sesuai prosedur.

Informasinya, penerbangan saat itu pun sampai mengalami delay (keterlambatan) karena ulah mereka. Kami meminta Institusi Polri menindaklanjuti hal ini,” ujar politisi yang biasa disapa RA ini. Ia juga menegaskan bahwa Propam harus memproses dugaan ketidakprofesionalan anggota yang terlibat.

Sementara itu, Iskandar ST membenarkan insiden penahanan sementara di dalam pesawat. Ia menyebut jadwal penerbangan pukul 19.25 WIB tertunda karena insiden tersebut.

“Penumpang sudah di dalam pesawat dan sudah siap lepas landas. Tiba-tiba datang sejumlah polisi berpakaian preman bersama Avsec Bandara Kualanamu dan kru pesawat. Mereka datang untuk menangkap terduga pelaku judi online,” jelas Iskandar.

Kesamaan Nama Diduga Jadi Penyebab
Iskandar menduga salah tangkap ini terjadi karena target polisi memiliki nama yang sama dengannya. Ia menilai cara penangkapan itu menunjukkan kurangnya profesionalisme personel dalam menjalankan tugas.

Setelah menyadari kesalahannya, beberapa oknum polisi segera beranjak pergi. Iskandar menyebut, oknum yang berpakaian preman bahkan tidak ada yang mengaku sebagai polisi. Ia juga menyoroti fakta bahwa gerombolan tersebut telah membawa surat penangkapan.

(Redaksi)

Berita Terkait

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila,Syah Afandin: Jadikan Pancasila Jangkar Moral Bangsa
Hari Lahir Pancasila,Kapolres Langkat: Polri Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa
Bupati Langkat H.Syah Afandin Bawa Langkat Raih WTP, Tegaskan Jangan Cepat Puas
Wujud Kepedulian,DPD Golkar Bersama Anggota DPRD Fraksi Golkar Langkat Sebar Hewan Qurban di Dapil Masing-masing
Bupati Langkat Syah Afandin Jemput Aspirasi Warga Sambirejo, Pastikan Jalan Rp31 M Segera Diperbaiki
Rayakan Idul Adha,DPD PAN Langkat Sembelih 5 Sapi untuk Masyarakat Terdampak Banjir
Maknai Idul Adha, Bupati Syah Afandin: Kedepankan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial
Wakil Bupati Langkat Tiorita Surbakti Shalat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Alun – alun Stabat

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:50 WIB

Pabrik Tetap Mengepul Meski Dilarang Beroperasi, Wibawa Pemerintah Dipertanyakan di Kasus PT Hopson Aceh Industri

Senin, 1 Juni 2026 - 23:25 WIB

Meski Dilarang Beroperasi, PT Hopson Aceh Industri Tetap Produksi, Dugaan Pembangkangan Hukum Kian Terang Benderang

Senin, 1 Juni 2026 - 20:53 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:47 WIB

Limbah Diduga Dipindahkan Setelah Kasus Mencuat, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan dan Aparat Didesak Usut Dugaan Penghilangan Jejak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:28 WIB

Dugaan Pengondisian Lokasi Sebelum Pemeriksaan Puslabfor Mabes Polri, Publik Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum terhadap PT Rosin

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:55 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:27 WIB

TK Negeri 2 Blangkejeren Dorong Kreativitas dan Semangat Belajar Lewat Festival Ceria Anak Bangsa 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:22 WIB

Aktivitas Ilegal PT Hopson Disebut Berulang Kali Terjadi, Di Mana Keberanian Negara Bertindak?

Berita Terbaru